HARIAN KOMENTAR

Syahnakri: Isi perjanjian itu sangat mengecewakan
MoU Aceh Damai Resahkan Para Jenderal


Isi perjanjian dalam MoU Aceh Damai, tidak saja membuat resah kalangan 
politisi kita. Namun para jenderal (purna-wirawan) pun ikut khawatir.
''Isi perjanjian RI-GAM itu jelas sangat mengecewakan dan sangat 
mengkhawatirkan,'' ungkap mantan Wakasad, Let-jen (Purn) Kiki Syahnakri 
kepa-da Komentar seusai Diskusi Dialektika di Gedung DPR RI, Jakarta, 
kemarin (19/08).

"Ini menyakitkan," kata lu-lusan AKABRI tahun 1971 se-raya mengharapkan, 
agar jangan sampai hal ini menjadi pintu gerbang menuju disintegrasi yang 
dikhawatirkan para pur-nawirawan. Menurut Kiki, ber-dasarkan hasil kajian 
Lemhan-nas, isi perjanjian RI-GAM itu melanggar 16 Undang-undang yang ada di 
Indonesia, seperti UU No 3/2004, yang mengatur BI, UU 34/2004 tentang TNI, 
UU 32/2004 tentang Otonomi Dae-rah, dan UU 33/2004 tentang Perimbangan 
Keuangan.
"MoU itu, sudah menggoyah-kan sendi hukum positif kita," tegas mantan 
Pangdam Uda-yana ini seraya menambahkan, apa yang diberlakukan di Aceh sudah 
menebar ketidakadilan. Dia mencontohkan, anggota GAM diberikan kompensasi 
la-han 3 hektare, sedangkan peme-rintah tidak memperhatikan nasib TNI dan 
masyarakat.
Ditanya soal keinginan sejum-lah purnawirawan untuk meng-ingatkan SBY, Kiki 
mengatakan, sejauh ini belum dilakukan. Dan cuma dirinyalah yang berani 
bi-cara ke publik. Namun, Kiki me-ngindikasikan kekhawatiran purnawirawan 
cukup tinggi. ''Saya juga monitoring di sana, para prajurit yang ada di Aceh 
juga khawatir,'' bebernya. Ke-khawatiran itu, kata dia ber-alasan, karena 
prajurit dididik dan didoktrin untuk menjaga keutuhan wilayah, dan itu 
me-mang fungsi dan tugas pokok-nya itu.
"Saya kira bintara saja bisa menafsirkan isi MoU itu, penuh dengan trik dan 
kita terlalu longgar," tukasnya. Katanya ju-ga, Menlu GAM, Malik Mahmud 
tidak satu potongpun menyebut dan komit dengan NKRI. Dia juga turut 
menyesalkan karena belum ada purnawirawan me-nyikapi perjanjian itu.

''Paling-paling yang bersuara keras ke publik, saya sendiri. TNI itu low 
battery," katanya sam-bil tertawa.

Disinggung apakah SBY kecolongan, Kiki tidak menyebut secara eksplisit 
demikian. Tapi dinilainya, tim perunding pemerintah dan DPR diliciki. 
"Barang kali juru runding itulah yang mesti bertanggung jawab. Pokoknya 
pemerintahlah," ja-wabnya.

Kiki sendiri bertanya-tanya, ada skenario apa sebenarnya di-balik 
penandatanganan MoU RI-GAM, apalagi isinya tidak per-nah diungkapkan ke 
publik. Didesak penandatangan pemerintah itu, karena ingin menghancurkan GAM 
secara politik, Kiki menilai kemunculan GAM itukan karena ada pera-saan 
ketidakadilan, baik secara ekonomi maupun secara politik. ''Jadi kalaupun 
TNI sudah ber-hasil mereduksi seluruh senjata GAM, belum tentu bisa selesai 
sepanjang rasa keadilannya secara ekonomi belum terpenu-hi.''(zal)

 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h8t0p9i/M=362343.6886681.7839642.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124497099/A=2894352/R=0/SIG=11fdoufgv/*http://www.globalgiving.com/cb/cidi/tsun.html";>Help
 tsunami villages rebuild at GlobalGiving. The real work starts now</a>.</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke