IMHO, ide tersebut meski terlihat 'benar' tetapi sangat rentan terhadap 
isu ekslusifisme/ketertutupan. Ekstrimnya hanya mau menerima kebenaran 
dari kelompoknya sendiri. Padahal ada yang bilang (Ali bin Abi Thalib?),
jangan lihat siapa yang bicara, tapi lihatlah yang dibicarakannya.

Lalu soal hikmah yang bisa tersebar di semua kalangan manusia,
meskipun adalah kewajiban bagi umat Islam (dalam hadits?) untuk 
mengumpulkan dan disebarkan/diamalkan untuk kebaikan umat manusia. 
Bukan 'pelit' memegang ilmu (pengetahuan dan informasi) dan kebaikan 
untuk kalangan sendiri saja. 

Bagi umat lain jangan marah, kalau saya tidak menyebutkan agama lain. 
Ini kan wajib bagi umat Islam. Untuk umat agama lain ya mbuh, 
saya kurang paham.

Meskipun dalam soal akidah saya setuju jelas ada batasannya, 
tidak bisa dikatakan semua agama sama - khususnya di akhir jaman.
Kesamaan memang dimungkinkan hanya dalam area tertentu (irisan) -
nilai" universal.

AFAIK, itu sebabnya ada ayat 'Lakum diinu kum wa liya diin'.
Yang jelas menyiratkan dan menyuratkan ada perbedaan di antara 
agama. Tinggal bagaimana kita menyikapi perbedaan tersebut tanpa 
merusak hubungan baik yang harusnya ada.

Termasuk menerima adanya resiko terjadi konflik/perang apabila 
ada kezhaliman atas suatu kaum (mis: apa yang terjadi di Bosnia, 
Palestina-Israel, etc). Jadi, kalau ada pembantaian atas suatu kaum, 
jangan cuma menyerukan perdamaian atau meminta korban untuk 
memaafkan. 

Berikan konsekuensi setimpal atas kejahatan tersebut - golongan 
pelakunya harus diperangi juga, dsb. Kausalitas atau determinisme 
jangan sampai dipungkiri/diingkari demi jargon 'sikap yang lebih mulia'
saja.. Harus ada empati dan simpati terhadap para korban 
kezhaliman manapun.

Sorry klo kepanjangan. :D
Wallahu a'lam.. CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

------
Pada tanggal 8/22/05, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> 
> pemahamannya, 'jangan doakan orang kafir" itu karena jalan
> dan keimanannya berbeda,  jadinya sangat lucu ada orang
> yang mendo'akan orang yang tidak seiman dan sejalan ...
> 
> karena do'a itu tujuan yang sebenarnya adalah mengharapkan
> jalan hidup dan keimanan yang dilakukan oleh orang lain itu
> bisa diterima oleh sang Pencipta, dan sebagai imbasnya orang
> yang mendo'akan hidupnya akan segaris (in line) dengan
> keimanannya dan tujuan pengabdian terhadap agamanya
> 
> so salah (dosa ) besar kalau mendo'akan orang yang tidak
> seiman (kafir) untuk bisa meniti jalan kehidupan yang sama
> padahal keyakinannya berbeda  .... cuma kalo mendo'akan
> agar mendapat petunjuk jalan yang benar  ..  itu mungkin saja ...
> 
> 
> salam,
> yustam
> 
> 
> just curious aja neh...
> 
> katanya "jgn doakan orang kafir"..., tp klo "orang kafir" berdoa untuk
> orang lain (khususnya orang yang  "tidak kafir" boleh dunk..?)...larangan
> nya kan cuma untuk orang yang notabene gak dikategorikan "kafir "...
> 
> 
> 
> 
> 
>              Alpha Bagus
>              Sunggono
>              <[EMAIL PROTECTED]                                          To
>              com>                      [email protected]
>              Sent by:                                                   cc
>              [EMAIL PROTECTED]
>              ups.com                                               Subject
>                                        Re: Ant: Bung Nizami, Apa yang
>                                        Dikau Takuti ??? Re: [ppiindia]
>              08/22/2005 02:48          Jangan doakan Orang Kafir
>              PM
> 
> 
>              Please respond to
>              [EMAIL PROTECTED]
>                   ups.com
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Betul sekali  ....
> 
> Kalo butuh contoh adalah pembantaian Amerika
> terhadap negara di timur tengah,
> 
> akhirnya akan menuai anugerah bagi para
> kapitalis minyak, sehingga banjir minyak,
> harga minyak melambung, kekayaan melambung,
> mungkin juga membuat anugerah bagi rakyat america.
> 
> 
> On 8/22/05, Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Lhoooo? benci itu anugerah siapa? yaang menganugerahi siapa? kalau orang
> membunuh sesama karena benci, ini akibat anugerah dong mBak?
> > Salam
> >
> > danardono
> >
> > Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
> > Iya mas Boby, cinta kasih dan benci itu suatu anugerah kok. Tinggal
> > gimana memanagenya. Kapan kita boleh benci, sejauh mana kita benci.
> > Kapan kita cinta, sejauh mana kita mencintai. Itu namanya
> > proporsional. Itu namanya buku petunjuk hidup.


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
<font face=arial size=-1><a 
href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h6ee93o/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124712654/A=2896129/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail";>DonorsChoose.
 A simple way to provide underprivileged children resources often lacking in 
public schools. Fund a student project in NYC/NC today</a>!</font>
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke