Apik tenan bung bobby:-), setuju. kedewasaan dalam beragama (apapun) memang penting ya. Ketimbang sekadar mencari perbedaan dan menonjolkan kebenaran ekslusif semata.
Barakallah. At 12:51 AM 8/22/05 -0700, you wrote: >A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >Bung Robertus, menurut kepercayaan Islam, orang di >luar Islam termasuk Kristen/Katolik masuk neraka >karena mempersekutukan Tuhan. > >Bobby B reply: >Bung Nizami, itu interpretasi anda mengenai Islam. Silakan saja anda >menginterpretasi spt itu. Ada umat Islam lain yang berpendapat lain. >Mengakui kebenaran ada juga di tempat lain buat mereka dan saya bukan >berarti mempersekutukan Tuhan tetapi mengakui Tuhan yang mampu berada di >mana-mana. Tuhan bisa naik Mercy di Jerman dan dalam waktu yg bersamaan >dia juga bisa naik Bajay di kampung kumuh di Jakarta. Buat kami pendapat >anda itu lucu, seolah-olah Yang Maha Kuasa kok cuman bisa berada di satu >agama saja? Begitu saktikah agama-agama lain sehingga Tuhan tidak bisa >menembus "tembok-tembok" agama-agama lain????? > >Aku lebih suka berhati-hati jika mau menentukan moral seseorang ataupun >menentukan ia masuk neraka atau surga. Jurus interpretasi spt itu akan >membawa kita pada kesimpulan bahwa bermilyar-milyar manusia akan masuk neraka. > >Jangan angkuh begitu dong. > >A Nizami: >Nah menurut orang Kristen/Katolik apakah orang Islam >yang mati dalam keIslaman masuk surga? > > >Bobby B wrote: >Menurut saya yg Katolik biasa aja (bukan intelektual bukan teolog cuman >salesman mesin), dan Konsili Vatikan Ke 2 jawabannya BISA. Menurut Konsili >Vatikan ke 2, orang dari suku terpencil dan terisolasi pun bisa masuk >surga. Apalagi mati dalam KeIslaman! Bukankah Islam itu sama dengan >Kedamaian dan Keadilan? > >Tetapi kalau Islam dalam arti berjanggut, berjidat biru (itu kan sama >dengan Riya?) lalu ngebom sana sini, aku pribadi masih sangsi. > >Tapi kalau seperti Munir misalnya aku lebih yakin, yang mengatakan bahwa >Islam adalah agama untuk menolak penindasan pada siapapun. Bagi Munir >Sholat adalah sebuah deklarasi perjuangan spt itu. Dan aku rasa Munir >benar, karena cinta itu tidak mengenal ras atau golongan, makanya rahmatan >lil alamin, sebenarnya kata yg snagat tepat, karena pribadi yang mencintai >itu mencintai seluruh alam, tidak sektarian, tidak berdasar KTP dll. > > >A Nizami wrote: >Coba jawab yang jujur. > >Bobby B reply: >Bung Nizami, saya tidak mau berlagak sbg orang yg jujur dan suci. Tapi di >sini saya gak bisa bohong, karena informasi yg saya berikan bisa anda cek >di internet, maupun di buku-buku. > >A Nizami wrote: >Sebab saya sering mendapati >orang agama anda yang bilang semua agama sama benar >dan baiknya, tapi ujung2nya mengajak ummat Islam masuk >ke agama mereka. Padahal kalau benar, kenapa bukan >mereka atau anda saja yang masuk Islam. > >Ayo, masuk Islam jika anda yakin bahwa semua agama >sama benarnya...:D > > >Bobby B repy: >Logika sampeyan ciamik. Kalau semua sama kenapa masih ngajakin masuk >Krsiten, la mbok masuk Islam saja. > >Pertama-tama saya selalu merasa terhormat kalau ada manusia beragama lain >yang sopan dan penuh hormat mengajak saya masuk agamanya. Ini saya rasakan >suatu kehormatan. Bayangkan saya diajak masuk club yang paling >dicintainya.. walah..walah apalah saya ini. Dengan pemikiran seperti ini >juga saya mengatakan rasa haru dan terima kasih buat Bung Nizami atas >ajakannya masuk Islam. > >Namun..bukannya saya munafik, namun sementara ini saya telah terlanjur >betah dengan agama saya, saya belum bisa pindah agama. Jika saya sekarang >memaksakan diri untuk itu, namanya saya membohongi diri sendiri dan Bung >Nizami. Ini bukan sikap yg terhormat. > >Sayang memang di agama Kristen (tentu saja) masih banyak yang memiliki >kerangka berpikir lain. Yang bangga jika bisa menundukkan orang lain >memasukkan agamanya. Terus mereka juga dengan seenaknya merendahkan agama >lain. Sorry for that, tetapi begitulah manusia cepat bangga dan takhabur >sok berjasa. > >Jadi jelas semua agama tidak sama, baik dari segi agamanya maupun dari >pemeluk/manusianya. Agama Yahudi, Kristen dan Islam yg paling mirip. >Hindu, Buddha lahir di India. Dari manusianya, pasti juga lain-lain dalam >jenjang keimanannya, ada yg masih TK ada dah S1, S2 seterusnya. Jadi jelas >sekali bahwa agama itu saling berbeda tapi juga di dalam pengikut2 agama >yg sama jg terjadi perbedaan. > >Lalu apa yang sebenarnya dimaui kaum pluralis ini dengan mengatakan semua >agama sama? Saya kalau gak salah pernah baca bahwa gerakan spt itu >disebabkan karena keletihan dan kekecewaan atas peperangan dan kekerasan >yg dilakukan atas nama Agama. > >Namun jika kita coba baca buku-buku serius yg mengadakan studi banding >antara agama-agama maka ternyata memang agama-agama itu punya persamaan. >Persamaannya semua agama itu mengandung upaya-upaya manusia untuk >berkomunikasi dengan sang Pencipta. Semua agama mengandung uraian >ayat-ayat pengalaman manusia bersentuhan dengan Yang Tak Bernama. Dan ada >ahli yang berpendapat bahwa pada jenjang pencarian yang tertinggi, tampak >sekali adanya persamaan-persamaan pada manusianya. >-Mereka tampaknya telah memutuskan untuk mencintai daripada membenci, >-mereka tidak agresif karena mereka telah kehilangan ketakutan, >-mereka tidak norak membalas "kejahatan" yg dialami dengan urakan, mereka >tidak membalas tapi mengajak untuk menuju kebaikan >-mereka tidak suka berlebihan menggunakan simbol-simbol keagamaan/pamer, >tidak berlagak suci dan dibuat-buat (otentik) >-mereka mampu melihat hal-hal substansial >-mereka mempunyai sistem moral yang lebih canggih dan mampu menembus >jaman, sistem moral mereka tidak sekedar "boleh-tidak boleh" tapi menembus >inti permasalahan, jadi tidak terjebak pada logika on-off Aristoteles. >-Logika mereka sering terkesan paradox dan aneh, namun sering kali >mengagetkan para murid yang belum tercerahkan. > >Contoh: >Maulana Jalaluddin Rumi, " Segala yang dapat kamu pikir itu fana. Yang >tidak dapat terpikirkan, itulah Tuhan!" (M II 3107) > >Lao Tse, "Yang bicara tidak tahu, yang tahu tidak bicara" > >Thomas Aquino, "Puncak dari pengetahuan adalah ketidak tahuan" > >Ketiga tokoh berbeda agama (Islam, Tao, Kristen) ini mengatakan satu hal >yg sama walaupun berasala dari aliran berbeda, tahun yg berbeda, dan dari >tempat yg berbeda. Mereka mengatakan hal yg sama mengenai Tuhan. > >Mungkin ini yang dimaksud kaum Pluralis bahwa agama sama pada puncaknya. > >Bagaimana Bung Nizami, anda mau memilih yang mana? Anda mencari kedamaian >sejati atau anda mau terus mencari perbedaan-perbedaan fana? Jika demikian >maka orang Yahudi yang memang lebih awal beragama daripada Islam dan >Kristen, bisa mengatakan, >"kalian Kristen dan Islam bagi kami tidak jauh beda dengan Ahmadiyah. >Setelah mengambil Nabi Musa kami, kalian menyisipkan dan menomor satukan >Nabi kalian masing-masing". > > >Segitu dulu mau nyambut gawe lagi >Wassalam >Bobby Budiarto Andri P. Nugroho Graduate Studies in Strategy and Defence The Australian National University [EMAIL PROTECTED] +61 2 612 56436 [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hm7tc3e/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124762918/A=2896125/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail">Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education</a>!</font> --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

