Dr John Setiawan, Thank you very much for the infomration. Wishing you all the best.
Sincerely yours, ----- Original Message ----- From: "Johny Setiawan" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, August 23, 2005 2:46 PM Subject: [ppiindia] Dr. Johny Setiawan & jejak-2 manusia indonesia di Jerman > Yth. rekan-rekan di PPI India, > > saya melihat ada pertanyaan yang dilontarkan oleh Sdr. Ambon, > tertanggal 7 Agustus 2005. > namum ternyata belum ada yang menjawab. > > From: "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> > Date: Sun Aug 7, 2005 6:05 pm > Subject: Re: [ppiindia] Dr. Johny Setiawan & jejak-2 manusia indonesia di > jerman [EMAIL PROTECTED] > > Apakah yang namanya Dr Setiawan itu mengaku dirinya orang Indonesia? > > Yth. Sdr. "Ambon" di tempat, > > Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah: > > ya, saya adalah Warga Negara Indonesia, > silahkan lihat referensinya ke: > http://www.mpia.de/homes/setiawan/profile.html > > > hormat saya, > J. Setiawan > > > > > > > > > ----- Original Message ----- > From: "imuchtarom" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Sunday, August 07, 2005 6:39 AM > Subject: [ppiindia] Dr. Johny Setiawan & jejak-2 manusia indonesia di > jerman > > >> >> >> sampuraseun, >> >> perkenankan saya kirimkan fotokopi tulisan postingan >> dari teman mancing saya yang rumahnya juga di pinggir >> kali ... kali bengawan Rhein, tepatnya di kota bisnis >> Duesseldorf ... Tanpa beliau sadari, saya termasuk >> salah satu fans dari kolumnis pinggir kali bengawan >> Rhein ini :) >> >> *** >> >> mengenai Dr. Johny Setiawan, salah satu tokoh (astronom >> Indonesia) yang prestasinya dalam menemukan planet baru >> di luar tata-surya kita, perkenankan saya menambahkan >> bbrp. link di bawah ini: >> >> >> 1. Link Max-Plank Institute do Heidelberg (where he works): >> >> <http://www.mpia.de/homes/setiawan/hd11977_indonesian.html> >> >> 2. Link artikel National Geograohic edisi Jerman: >> >> <http://www.nationalgeographic.de/php/magazin/redaktion/2003/06/ >> redaktion_geographica.htm> >> >> 3. Link artikel Kompas sbg. salah satu media massa yang memuat >> >> <http://kompas.com/kompas-cetak/0507/29/humaniora/1934996.htm> >> >> 4. Link agak 'teknis' bagi yang ingin agak lebih mengetahui >> instrumen yang digunakan oleh tim Dr. Setiawan di dalam >> penemuan planet tsb. : >> >> <http://obswww.unige.ch/.../VLT-PLA-AOS-15759-0003_ Issue0. >> 1_reference_setiawan.pdf> >> >> ===( ihm )=============================================== >> >> >> ------------------------------------------------------ >> From: ed >> Date: Sun Aug 7, 2005 1:05 am >> Subject: Grenengan Akhir Pekan: Berjejak di Jerman.... >> ------------------------------------------------------ >> >> >> Assalamu alaykum wr. wb. >> >> Grenengan Akhir Pekan: Berjejak di Jerman.... >> >> Duesseldorf, dini hari Sabtu, 06 Agustus 2005. Ingatan >> dan lamunan saya mengantarkan saya untuk "menggreneng" >> lagi. Kali ini grenengan saya jatuh ke suatu peristiwa >> kecil yang juga terjadi di hari Sabtu sekitar tiga >> tahun berselang, tepatnya 12 Oktober 2002. >> >> Kala itu, seorang lelaki warganegara Jerman turun dari >> Lufthansa yang mendarat di Cengkareng. Ia segera >> menuju hotel dan bermaksud sejenak melepas penat. >> Tiba-tiba, deringan telepon bertubi-tubi menyentakkan >> istirahatnya. Karib kerabat dan koleganya di Jerman >> menanyakan kabar tentang dirinya. Sebagiannya bahkan >> mendesak agar lelaki itu segera berkemas dan bergegas >> meninggalkan Jakarta, pulang kembali ke kampung >> halamannya. >> >> Apa pasal? "Beberapa jam lalu bom meledak di Konsulat >> Filipina, Manado dan di Kuta, Bali," kata lawan >> bicaranya di seberang sana. Terhadap permintaan dan >> anjuran agar mengurungkan niatnya tinggal beberapa >> hari di Indonesia, lelaki itu menjawab ringkas. "Saya >> percaya nasib," demikian ia menukas. "Saat ini bom ada >> di mana-mana. Relatif, tidak ada lagi tempat yang aman >> di dunia," tambahnya. >> >> Lelaki itu, Karl-Ruedeger Siebert namanya, tetap >> "keukeuh" dan ngotot meneruskan tinggal selama >> seminggu di Indonesia seperti ia rencanakan semula. Ia >> ingin sekali hadir dalam acara peluncuran karya >> tulisnya, sebuah buku tentang suka duka manusia Jerman >> di Indonesia. Karya tulis itu sendiri aslinya berasal >> dari proyek multi media Redaksi Siaran Bahasa >> Indonesia Radio Jerman, Deutsche Welle, yang berjudul >> "Jejak Orang Jerman di Indonesia". Rudi, demikian >> lelaki itu biasa dipanggil, saat itu menjabat sebagai >> Pemimpin Redaksi Seksi Siaran Bahasa Indonesia. >> >> Sejumlah tokoh Jerman yang memainkan peranan penting >> dalam hubungan (manusia) Jerman-Indonesia ia tampilkan >> dalam proyek multimedia itu. Profil dan riwayat hidup >> mereka disajikan dalam paket siaran berbentuk feature >> radio. Versi radio dari proyek multimedia itu telah ia >> siarkan menjelang ahir tahun 2002. Untuk versi >> cetaknya ini, ia membuatnya dalam dwibahasa, >> Jerman-Indonesia. >> >> Edisi bahasa Jermannya ia beri judul "Deutsche Spuren >> in Indonesien" dan kemudian diterbitkan oleh Penerbit >> Horlemannn, Bad Honnef. Sementara, penerbit Katalis, >> Jakarta--yang juga dikenal sebagai pemegang hak cetak >> beberapa buku pelajaran Bahasa Jerman di Indonesia, ia >> percayai sebagai penerbit edisi Indonesianya yang ia >> beri judul "Berjejak Di Indonesia: Kisah Hidup 10 >> Tokoh Jerman". Di Indonesia, ia melakukan dua kali >> kegiatan peluncuran buku, di Goethe Institut Jakarta >> dan di Goethe Institut Bandung. >> >> Sepuluh tokoh dalam rentang awal abad 17 hingga abad >> 21 ia rangkum dan ia perkenalkan melalui buku itu. Ia >> menulis profil mulai dari Gubernur Jendral VOC Gustav >> Wilhelm van Imhoff sampai ke Romo Franz Magnis-Suseno, >> pakar etika politik terkemuka Indonesia saat ini. Ia >> menulis juga kisah tentang Sang Penemu Kina, Junghuhn >> atau kisah pelestari "Hikayat Melayu Hang Tuah" yang >> nyaris punah, Hans Overbeck. Diceritakan juga olehnya >> pengusaha sukses Batavia, Emil Helfferich, yang >> membangun Taman Makam Tentara Jerman di Arca Domas >> Bogor. Tak ketinggalan, ia menulis tentang rohaniwan >> yang namanya saat ini diabadikan sebagai nama >> perguruan tinggi di Medan, Ludwig Nommensen. >> >> Di dalam buku itu Rudi juga mengungkapkan peranan >> pemusik dan pelukis Walter Spies. Spies adalah orang >> yang menyebarkan citra Pulau Bali sebagai Pulau Dewata >> ke masyarakat dunia sekitar tahun 1920-an. Masih ada >> beberapa nama yang ia tulis, semisal kisah tentang >> Werner Joachim Meyer, seorang dokter militer; serta >> Max Dauthendey, sastrawan dan pelukis yang popular di >> awal abad 20. >> >> Melalui buku itu, Rudi berusaha mengungkap sejarah dan >> keterlibatan manusia Jerman di suatu belahan dunia >> yang bernama Indonesia. Sayangnya, ia justru tidak >> memuat tentang manusia Jerman yang memopularkan kata >> "Indonesia" itu sendiri. Bukankah nama "Indonesia" >> untuk gugusan kepulauan Nusantara juga erat kaitannya >> dengan ahli etnologi Jerman, Adolf Bastian? >> >> Mengingat hal di atas, saya menggreneng lagi, >> mungkinkah sekarang kita melakukan yang sebaliknya? >> Bisakah kita juga menggagas tentang manusia Indonesia >> yang juga "Berjejak di Jerman"? Hati kecil saya >> menjawab "warum nicht, mengapa tidak?" >> >> Selain Habibie, saya sudah mendengar sejumlah nama >> orang Indonesia yang sukses berkiprah di berbagai kota >> di Jerman ini. Ada dokter Syaiful Rangkuti dan dokter >> Suparwata di Kassel dan Muenster. Keduanya adalah >> kardiolog yang cukup tersohor di kota masing-masing. >> Ada lagi selentingan kabar tentang orang Indonesia >> yang dikenal dalam dunia per-linux-an di Jerman ini. >> Sayangnya memori saya tidak sempat merekam namanya. >> Bahkan baru-baru ini, Dr. Johny Setiawan, astronom >> Indonesia yang bekerja di Institut Astronomi Max >> Planck, berhasil menemukan sebuah planet ekstrasolar! >> >> Agaknya kita bisa bersama-sama mencari tahu untuk >> menambahkan nama-nama lain, sehingga nanti selain >> "Berjejak di Indonesia", juga ada buku dengan judul >> "Indonesien Spuren in Deutschland" yang mejeng di >> Amazondotde....... >> >> { Spuren = jejak - catatan 'redaksi' } >> Schoenes wochenende >> >> wassalam >> ed > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12h2isqg9/M=362343.6886681.7839642.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1124834027/A=2894350/R=0/SIG=10tj5mr8v/*http://www.globalgiving.com">Make a difference. Find and fund world-changing projects at GlobalGiving</a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

