kaya' bukan orang asia...
namanya aja udah kultur....
kultur...

On 8/26/05, Rio Wardhanu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mbak lina wrote:
> Gimana gerakan mata copet, beda gak?...:-)))
> 
> 
> >>> inilah tipikal Indonesia Asli : hanya biasa mengomentari...
> salam,
> rio
> --- In [email protected], "iszblack" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >
> > orang asia melihat dengan cara berbeda
> >
> > [EMAIL PROTECTED]
> > sales support automobile
> > sunter II
> >
> > isuzu, toyota, daihatsu, honda, suzuki
> > beli mobil kredit plus discount
> >
> >
> >
> > Orang-orang Asia ternyata melihat dunia dengan cara berbeda
> dibanding
> > orang Amerika Utara atau orang Barat. Demikian hasil penelitian
> para
> > ilmuwan dari Universitas Michigan.
> >
> > Para peneliti menemukan, ketika diperlihatkan sebuah foto, para
> siswa
> > Amerika Utara yang berlatar belakang Eropa memberi perhatian lebih
> > pada objek di bagian muka foto, sementara siswa dari China
> > menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengamati latar belakang
> > pemandangan dalam foto dan mempelajari gambar secara keseluruhan.
> >
> > Para peneliti yang dipimpin Hannah-Faye Chua dan Richard Nisbett,
> > mengikuti gerakan mata para siswa - 25 orang Eropa Amerika dan 27
> > orang China - untuk menentukan bagian apa yang mereka lihat dalam
> > foto dan berapa lama mereka fokus pada satu titik tertentu.
> >
> > "Hasilnya, mereka ternyata melihat dunia dengan cara berbeda,"
> kata
> > Nisbett, yang yakin perbedaan ini berakar pada masalah budaya.
> >
> > "Orang Asia hidup dalam dunia sosial yang jauh lebih kompleks
> > dibanding orang Amerika," ujarnya. "Mereka lebih memperhatikan
> orang
> > lain dan lingkungannya dibanding kita (orang Amerika). Kita lebih
> > individualis."
> >
> > Temuan ini dipublikasikan dalam Proceedings of the National
> Academy
> > of Sciences edisi Selasa.
> >
> > Kunci dalam kebudayaan China adalah harmoni, keselarasan, demikian
> > kata Nisbett. Sedangkan di Barat kuncinya adalah bagaimana
> menemukan
> > cara untuk menyelesaikan sesuatu, sehingga orang Barat kurang
> > memperhatikan hal-hal lain. Orang Asia melihat sesuatu secara
> > keseluruhan, sedangkan orang Barat fokus pada satu hal.
> >
> > Ini, menurutnya, kembali pada kehidupan ekologi dan ekonomi ribuan
> > tahun lalu.
> >
> > Di jaman China kuno, para petani mengembangkan sebuah sistem
> > pertanian irigasi. Petani padi harus bekerja sama untuk berbagi
> air
> > dan memastikan tidak ada yang merugi atau berbuat curang.
> >
> > Kebiasaan orang Barat, di lain pihak, berkembang sejak jaman
> Yunani
> > kuno, dimana orang-orang menjalankan pertanian individu, menanam
> > anggur dan minyak zaitun, lalu mengelolanya sebagai bisnis pribadi.
> >
> > Dari sini sudah terlihat bahwa perbedaan persepsi itu telah muncul
> > sejak 2.000 tahun lalu.
> >
> > Aristoteles, misalnya, lebih fokus ke obyek. Ia melihat batu
> > tenggelam di air karena gravitasi dan berat jenisnya besar,
> sedangkan
> > kayu terapung karena berat jenisnya lebih kecil dari air. Namun
> > peneliti ini tidak terlalu memperhatikan air.
> >
> > Sedangkan orang China menganggap segala sesuatu berkaitan dengan
> > lingkungan sekitarnya. Itulah sebabnya mereka lebih memahami
> > gelombang dan magnetisme jauh sebelum orang-orang Barat.
> >
> > Nisbett menggambarkan ini dengan suatu ujian dimana ia meminta
> orang-
> > orang Jepang dan Amerika memandang foto pemandangan bawah air lalu
> > melaporkan apa yang mereka lihat.
> >
> > Hasilnya, orang-orang Amerika akan langsung fokus pada objek-objek
> > paling mencolok dan yang bergerak paling cepat, seperti tiga ikan
> > trout yang berenang. Sedangkan orang-orang Jepang lebih banyak
> > bercerita bahwa mereka melihat arus air, warna air yang hijau, ada
> > bebatuan di dasar, baru kemudian menceritakan ikannya.
> >
> > Orang-orang Jepang itu memberi informasi latar belakang 60 persen
> > lebih banyak dibanding orang Amerika. Mereka juga memiliki
> informasi
> > mengenai hubungan antara latar belakang dengan objek-objek lain
> dua
> > kali lebih banyak dibanding peserta Amerika.
> >
> > Dalam tes lain, para peneliti mengikuti gerakan mata orang Asia
> dan
> > Amerika ketika mereka melihat suatu gambar.
> >
> > Orang Amerika segera melihat objek di latar depan - seekor macan
> > tutul di hutan - dan mereka memandangnya lebih lama. Orang China
> > lebih banyak menggerakkan matanya, terutama ke latar belakang.
> > Pandangan mereka maju dan mundur antara objek utama dengan
> latarnya,
> > seolah mencari hubungan dan keselarasannya.
> >
> > Nah, kembali ke masalah budaya, penelitian selanjutnya menunjukkan
> > bahwa budaya memang mempengaruhi cara pandang seseorang. Ketika
> para
> > peneliti menguji orang-orang Asia yang dibesarkan dengan cara
> Barat,
> > maka mereka berada pada posisi tengah-tengah antara cara orang
> Asia
> > memandang dengan cara Amerika. Mereka kadang bahkan lebih condong
> ke
> > cara Amerika saat memperhatikan gambar.
> >
> > Ini menunjukkan bahwa budaya mempengaruhi proses persepsi seperti
> > bagaimana seseorang mengendalikan gerakan matanya. Artinya,
> bagaimana
> > seseorang melihat dunia ternyata tergantung pada cara mereka
> > dibesarkan dan dari mana mereka berasal.
> 
> 
> 
> 
> 
> ************************************************************************
> ***
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
> ************************************************************************
> ***
> ________________________________________________________________________
> __
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
> otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke