http://www.padangekspres.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=766


      Demoralisasi Penegak Hukum 
      By adminpadek 
            Selasa, 30-Agustus-2005, 02:56:40 0 clicks   
     
     
            Penangkapan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri 
Cibinong Hendra Ruhendra pada pekan lalu karena diduga memiliki sabu-sabu, 
ekstasi, dan senjata api kembali mencoreng wajah institusi penegak hukum di 
negeri ini. Ternyata, tetap saja ada jaksa yang nakal.  
     
     


      Apa yang bisa kita pahami dari kejadian seperti itu? Pertama, institusi 
kejaksaan dan kepolisian akan terus mengalami demoralisasi yang memperburuk 
krisis kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. 

      Masyarakat akan semakin pesimistis institusi kejaksaan dan kepolisian 
bisa benar-benar menjadi ranjau penyapu kejahatan yang bersih, bermoral, serta 
berwibawa. 

      Bagaimana mungkin mau menyapu bersih kalau sapu yang digunakan ternyata 
berlepotan kotoran? Bagaimana mungkin institusi penegak hukum bisa bertugas 
memberantas kejahatan jika aparat internal kejaksaan dan kepolisian masih 
sering terlibat kejahatan? 

      Bisa saja muncul dalih begini, kejahatan bisa terjadi di mana pun. 
Pelakunya bisa menimpa siapa saja. Tidak peduli yang bersangkutan itu aparat 
penegak hukum yang seharusnya menjadi garda depan pemberantas kejahatan atau 
bukan. 

      Namun, persoalannya menjadi lain jika kejahatan yang diduga melibatkan 
aparat institusi penegak hukum itu sering terjadi. Justru, masih seringnya 
aparat penegak hukum terlibat kejahatan tersebut bisa menjadi kampanye yang 
memperburuk institusinya. 

      Kedua, masih adanya penangkapan anggota kejaksaan dan kepolisian karena 
yang bersangkutan diduga terlibat pemakaian atau kepemilikan narkoba (narkotik 
dan obat-obatan berbahaya) serta senjata api makin membangun opini publik bahwa 
seretnya pemberantasan narkoba dan senjata api gelap itu disebabkan aparat 
internal. Karena itu, masyarakat akan mudah menuduh -meski tuduhan tersebut 
belum tentu benar- bahwa banyaknya narkoba dan senjata api gelap disebabkan 
para pemakai, pemilik, pengedar, serta pedagangnya dibekingi anggota kejaksaan 
atau polisi. 

      Opini, tuduhan, dan persepsi buruk masyarakat terhadap moral aparat 
penegak hukum itu bisa saja bersifat menggeneralisasikan. Yakni, bermental 
buruk. Hal itu bisa menjadi pandangan umum yang mengadili bahwa semua aparat 
penegak hukum . Padahal, masih banyak atau sebagian besar di antara mereka yang 
masih bermental serta bermoral bagus. Masalahnya, opini yang 
menggeneralisasikan tersebut bisa meningkatkan krisis kepercayaan masyarakat 
terhadap kejaksaan serta kepolisian. Dampak buruk yang mengkhawatirkan, krisis 
kepercayaan itu bisa mendorong masyarakat untuk menciptakan hukum dan 
pengadilan sendiri menurut ukuran keadilan mereka. 

      Jika terjadi, hal itu akan menciptakan hal yang sering disebut banyak 
orang sebagai dark justice (pengadilan jalanan). Karena tak percaya terhadap 
kinerja dan moral penegak hukum, masyarakat akan mengadili para pelaku 
kejahatan yang ditangkapnya menggunakan caranya sendiri. *** 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke