Mendirikan tempat ibadah, idealnya memang harus
lihat-lihat situasi dan kondisi lingkungannya dulu.
Kalau misalnya, didalam masyarakat mayoritas beragama
Hindu, maka sebaiknya umat Islam jangan coba-coba
bikin masjid banyak-banyak. Bikin mesjid boleh saja
asal kalau memang teramat butuh, tidak "mengusik
ketentraman" penduduk lokal dan minta izin dulu kepada
masyarakat lokal. Dalam bahasa Orde Baru, kita harus
"ramah lingkungan". Lagipula untuk apa bikin mesjid
banyak-banyak, kalau umatnya tidak terurus. Lebih baik
dananya untuk membangun umat, seperti membangun
sekolah, rumah sakit, dll. 
(Sok Tahu loe San)


 --- Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Ada yang tau gak? gimana sih bunyi SKB dua menteri
> itu?
> 
> wassalam,
> --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> > HARIAN KOMENTAR
> > 30 August 2005 
> > 
> > 
> > Wapres minta stop kekerasan penutupan gereja
> > Cabut SKB Pendirian Rumah Ibadah  
> > 
> > 
> > Penutupan gereja di beberapa daerah di Jawa Barat
> dikecam sejumlah 
> anggota DPR RI dari FKB dan FPD. Mereka mengecam
> tindak kekerasan 
> dan main hakim sendiri yang dilakukan sekelompok
> orang yang 
> mengatasnamakan agama. Selain itu, SKB dua menteri
> tentang pendirian 
> rumah ibadah agar dicabut. 
> > 
> > "Ini jelas pelanggaran hak azasi manusia.
> Indonesia itu bukan 
> negara Islam, tapi ber-dasarkan Pancasila yang
> menghormati kebebasan 
> ber-agama sebagaimana dijamin UUD 1945," ungkap
> anggota DPR dari FKB 
> Effendi Choirie (Gus Choi) dalam jumpa pers di Press
> Room DPR, Jalan 
> Gatot Soe-broto, Jakarta, Senin (29/08).
> > 
> > Islam sebagai agama yang me-ngayomi umat manusia,
> ditegas-kannya, 
> tidak mengajarkan ke-kerasan. Karena itu, jika
> peme-rintah tidak 
> segera mengatasi dan mengantisipasinya, ulah
> sekelompok orang itu 
> akan me-ngancam pluralisme di Indonesia.
> > 
> > Untuk menghindari hal se-rupa, Gus Choi mengimbau
> agar Surat 
> Keputusan Bersama (SKB) dua menteri mengenai
> perizinan pembangunan 
> tempat ibadah segera dicabut. Pemerintah di-minta
> tegas membuat 
> peraturan yang tidak diskriminatif dan bersifat
> adil. "Masak orang 
> Islam buat masjid di mana-mana bo-leh, orang lain
> dipersulit," 
> katanya.
> > Sikap kelompok-kelompok ekstrim ini dinilainya
> sangat membahayakan 
> Indonesia dan Islam di mata dunia internasio-nal.
> Kejadian ini akan 
> membuat Islam dikesankan sebagai aga-ma yang penuh
> kekerasan dan 
> Indonesia sebagai negara terbe-sar umat Islam-nya
> akan diku-cilkan 
> oleh dunia internasional. 
> > 
> > Hal senada disampaikan ang-gota DPR RI dari FPD
> Boys Saul. Dia 
> khawatir jika pemerintah tidak segera mengantisipasi
> hal itu, maka 
> kondisi serupa akan bermunculan di sejumlah dae-rah.
> Sebelumnya, 
> Jacobus Ma-yong Padang dari FPDIP sempat memprotes
> aksi penutupan 
> gere-ja tersebut dalam sidang pari-purna peringatan
> HUT Ke-60 DPR. 
> Dia menilai penutupan ge-reja bisa menganggu
> keutuhan NKRI. Protes 
> serupa juga disam-paikan Victor Leiskodat dari FPG.
> > 
> > Pada bagian lain, Wapres Jusuf Kalla mengimbau
> supaya tindakan 
> kekerasan dengan cara pemaksaan penutupan gereja
> tidak terulang 
> kembali. "Karena kita adalah satu bangsa yang harus
> menjaga 
> kerukunan umat beragama. Kepada ormas Islam juga
> diimbau agar tidak 
> men-jadikan kekerasan sebagai pe-nyelesaian
> masalah," ujar Wapres 
> Jusuf Kalla.
> > 
> > Hal ini diungkapkannya di depan puluhan ormas
> Islam di antaranya 
> NU, Muhammadiyah, Al Irsyad, MMI dan DDII usai
> menghadiri acara 
> sosialisasi MoU RI-GAM di Gedung PP Muhammadiyah,
> Jalan Menteng 
> Raya, Jakarta, Senin (29/08).
> > 
> > Dalam kesempatan itu Wapres juga menjelaskan
> peristiwa masa lalu 
> tentang pembakaran masjid di lingkungan mayoritas
> Kristen seperti di 
> Papua dan pembakaran gereja di lingku-ngan dengan
> mayoritas muslim 
> seperti di Makassar beberapa waktu lalu.
> > 
> > "Saya berharap peristiwa-pe-ristiwa tersebut tidak
> boleh ter-ulang 
> lagi," pintanya. Di tempat yang sama Ketua Umum PP
> Muhammadiyah Din 
> Syamsudin mengatakan, tokoh Islam dan Kristen harus
> duduk bersama 
> untuk membahas soal penye-baran agama. Mengingat
> peris-tiwa di 
> Bandung itu tidak dapat dilihat dari penutupan
> gereja saja namun 
> mengacu kepada SKB dua Menteri.
> > 
> > "Selama ini umat Kristen kebe-ratan dengan SKB dua
> menteri 
> tersebut. Soal ini juga harus dibahas kedua belah
> pihak," jelasnya. 
> Din juga mencontoh-kan penerapan SKB dua menteri
> yang terjadi di 
> Bali. Umat Islam yang minoritas di sana yang akan
> mendirikan masjid, 
> juga harus melihat jumlah umat Islam di daerah
> tersebut.
> > 
> > "Sehingga pada saat dilakukan peribadatan tidak
> mengganggu umat 
> Hindu yang mayoritas di Bali," tutur pria yang juga
> menjabat sebagai 
> Wakil Ketua MUI ini.(dtc) 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke