Maaf, saya kurang setuju dengan pernyataan Anda :

"...tetapi karena persentasinya kecil sekali, maka dampak perusakannya juga
relatif kecil."

Menurut saya tidak berbanding lurus seperti itu. Ambil contoh untuk kasus
"pencuri" BLBI, saya kira semua orang tahu siapa yang melakukan, dan
dampaknya?  Begitu besar bagi kerusakan ekonomi Indonesia tercinta ini.

Salam,




----- Original Message -----
From: "Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, August 30, 2005 5:34 PM
Subject: Ant: Re: Re: [ppiindia] Re: FPI Tutup Paksa 23 Gereja (Belajar dari
Yustam)


> Ya, mas, tentu saja preman preman dan korruptror dari agama lain juga sak
abrek abrek, tetapi karena persentasinya kecil sekali, maka dampak
perusakannya juga relatif kecil.
>
> Kalau mutu sumber daya manusia sudah baik, maka, bangsa ini pasti akan
bangkit kembali. Namun ini adalah masalah nurani dan moral sosial, bukan
kesalahan akidah. Kalau semua kekuatan agama bergamdengan memakmurkan negeri
ini, meningkatkan moral warga, pasti kita akan maju, tetapi kalau
sebaliknya, agama dipakai sebagai ajang gebuk gebukan, menunjukkan
kekuasaan, ya kita akan makin terpuruk.
>
> Salam
>
> danardono
>
>
>
>
> Samudjo <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
> Numpang kritik,
> Zaman perang salib sudah lama usai
> Dunia internasional berupaya untuk menciptakan dunia yang lebih aman
> Setiap kaum seharusnya bisa mengajukan suatu petisi dengan damai
> Mengenai keberatannya terhadap tindakan kaum yang lain
> Kemudian diputuskan dalam suatu pengadilan yang fair
> Yang belum berjalan di Indonesia sampai sekarang adalah law enforcement
> Yang ada adalah pengadilan yang bikin bingung
> Para Hakim menurut pendapat saya, kurang menyadari bahwa
> Sebagus-bagus putusan pengadilan adalah putusan yang diterima oleh kedua
> belah pihak
> Contoh:Pilkada DEPOK
> Buntut-buntutnya adalah main hakim sendiri
> Hanya karena mayoritas penduduk beragama Islam
> Maka pelaku main hakim sendiri mayoritas Islam juga
> Suatu saat Kaum Muslim kena batunya juga: Peristiwa Sampit
> Jadi hikmahnya dari penutupan paksa ini (kalaupun ada)
> Kita dorong jajaran yudikatif untuk berbuat lebih baik bagi bangsa ini
> Semoga !
> Samudjo
> ----- Original Message -----
> From: "Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Tuesday, August 30, 2005 3:58 PM
> Subject: Ant: Re: [ppiindia] Re: FPI Tutup Paksa 23 Gereja (Belajar dari
> Yustam)
>
>
> > Saya kira, agak ter-gesa gesa kalau menganggap seseorang yang mengkritik
> Islam adalah Islam-phobia, atau sebaliknya, mengkritik agama apapun,
adalah
> karena phobia. Phobia bukanlah hal yang sesuai dengan kenyataan, namun,
> sikap yang geram melihat perkembangan hidup antar agama yang kian
meruncing
> akibat sikap sikap yang boleh dianggap cukup fanatik.
> >
> > Perkembangan sebuah agama disuatu negeri bukanlah ukuran toleransi dari
> agama yang lain, namun adalah gejala normal dalam kehidupan beragama dalam
> masyarakat multibudaya. Juga perpindahan dari agama lain ke Islam, adalah
> biasa dan wajar wajar saja. kalau diperhatikan strata pemeluk Kristen yang
> rata rata lebih tinggi dari rata rata penduduk, tidaklah mengherankan
adanya
> pergerakan agama ini (pendidikan, finansial, skills, dll). Juga
perpindahan
> dari umat Buddha menjadi Kristen cukup besar. Namun inipun bukan ukuran
> toleransi atau bukan, namun fenomena sosiologis.
> >
> > Kalau anda pergi ke Minahasa, dimana disetiap meter ada gereja, maka
anda
> akan tetap menemui keramahan penduduk Kristiani disana terhadap umat
Islam.
> Bahwa mesjid lebih sedikit daripada gereja di Minahasa, misalnya, adalah
> normal, karena umat Islam adalah tamu disini. Anda benar, bahwa resistensi
> dimanapun adalah wajar. Namun tak perlu di-besar besarkan.
> >
> > Bagi saudara kita Kimhok, mungkin tak banyak faedahnya, apabila saudara
> kita ini lebih membaca theori mengenai Islam, sebab membaca keadaan
> dilapangan lebih memberikan kita gambar yang sebenarnya.
> >
> > Gambar sebenarnya, adalah, bangsa kita kian terpuruk, kian tua bangsa
ini,
> walau 99% bangsa ini umat Islam yang cukup religious. Apakah bangsa ini
kian
> meningkat citranya, apabila umat Islam sendiri kian giat membahas
ajarannya
> sendiri? Saya kira tidak, karena bangsa ini naik aatu terjun citranya
> berdasarkan perilaku manusia, bukan pengetahuan mengenai akidahnya (yang
> pasti tidak buruk).
> >
> > Salam
> >
> > Danardono
> >
> >
> >
> > Samsul Bachri <[EMAIL PROTECTED]> schrieb:
> > Rupanya Sdr. Kim Hook ini adalah Islamfobia. Sejak lama orang Islam itu
> > sangat toleran. Terbukti Kristen berkembang pesat di Indonesia. Kalau
gak
> > toleran mana bisa sih berkembang seperti itu. Masalah resistensi
mayoritas
> > itu sudah menjadi hal yang biasa dalam hubungan mayoritas~minoritas.
Saya
> > pernah tinggal selama 3 tahun di wilayah yg mayoritas Kristen di
> Kalimantan
> > Barat. Sulit sekali menemukan musola atau msjid disana. Yang ada adalah
> > kapel di setiap kampung. Dan untuk mendirikan Mesjid, adalah bukan hal
> yang
> > mudah.Jadi resistensi itu mah hal biasa. Rupanya Anda perlu belajar apa
> itu
> > Islam, jadi perbanyaklah membaca artikel ke-Islam-an dari sumbernya.
Bukan
> > dari oposannya.
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: "kim3hook" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[email protected]>
> > Sent: Saturday, August 27, 2005 4:55 PM
> > Subject: [ppiindia] Re: FPI Tutup Paksa 23 Gereja (Belajar dari Yustam)
> >
> >
> > > --- In [email protected], "bambang_mulyatno"
> > > <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > >
> > > > > Siapa bilang pembangunan mesjid di Eropa dan Amerika gampang?
> > > >
> > > > Di Belanda, kalau minoritas muslim mau membangun rumah ibadah, harus
> > > > ada persetujuan dari masyarakat sekitarnya. Kalau ada keberatan dari
> > > > warga sekitarnya, Gemeente (pemerintah kotapraja) tidak akan
> > > > mengeluarkan izin membangun (IMB). Hasilnya, di beberapa kota mereka
> > > > bisa mendirikan rumah ibadah, namun di kota-kota lainnya sama sekali
> > > > tidak bisa karena ada keberatan dari warga.
> > > >
> > > > BM
> > >
> > > Harus ada perstujuan dari masyarakat, itu wajar-wajar saja.
> > >
> > > Nah persetujuan masyarakat itu justru disini kena batunya, Kristen di
> > > Indonesia. Di Belanda dan pada umumnya dinegara Barat, di Jepang,
> > > di Korea, di Thailand dst manusianya mempunyai toleransi yang tinggi.
> > >
> > > Mereka pikir, selama agama dan bangunan tempat menyembah
> > > tuhan itu tidak melanggar tata cara lokal, ya tidak menjadi masalah.
> > > Orang koq boleh atheis, boleh beragama, itu menjadi masalah.
> > > Iya kan ?
> > >
> > > Nah justru di lingkungnan Indonesia ( dan negara Islam pada umum
> > > nya), sangat keberatan dg adanya bangunan tempat suci agama
> > > yang lain. Mereka berikan alasan macam-macam utk menghalang-
> > > halanginya, ya contohnya seperti di Bandung itu. Atau di Arab Saudi,
> > > jangnankan membangun gereja, menenteng Bible saja sudah bisa
> > > masuk bui.
> > >
> > > ITU NYATA ! ITU BISA DIBUKTIKAN ! BUKAN TEORI !
> > >
> > > Bagusnya kalau ada  orang Kristen yang memberikan data-data dan
> > > kehidupan sehari-hari bagaimana kehidupan mereka di Indonesia ttg
> > > betapa dipersulitnya sebagai orang Kristen, di milis ini untuk
> > > menerangkannya.
> > >
> > > ____________________
> > > http://indonews.free.fr
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
>
***************************************************************************
> > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju
Indonesia
> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
> > >
> >
>
***************************************************************************
> > >
> __________________________________________________________________________
> > > Mohon Perhatian:
> > >
> > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
> otokritik)
> > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > > Yahoo! Groups Links
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
***************************************************************************
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
> >
>
***************************************************************************
> >
__________________________________________________________________________
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >
> >
> >
> > SPONSORED LINKS
> > Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
> >
> > ---------------------------------
> > YAHOO! GROUPS LINKS
> >
> >
> >     Visit your group "ppiindia" on the web.
> >
> >     To unsubscribe from this group, send an email to:
> >  [EMAIL PROTECTED]
> >
> >     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
> >
> >
> > ---------------------------------
> >
> >
> >
> >
> >
>
****************************************************************************
> *******
> >
> > It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the
west;
> > they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard
> against
> > misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolle
d.
> >
> > Sidharta Gautama
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> >
>
***************************************************************************
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
> >
>
***************************************************************************
> >
__________________________________________________________________________
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
>
> DISCLAIMER: The information contained in this communication is intended
solely for the use of the individual or entity to whom it is addressed and
others authorized to receive it. It may contain confidential, legally
privileged information or otherwise protected by law from disclosure and is
intended solely for the use of the addressee. If you are not the intended
recipient you are hereby notified that any disclosure, copying, distribution
or taking any action in reliance on the contents of this information is
strictly prohibited and may be unlawful. Unless otherwise specifically
stated by the sender, any documents or views presented are solely those of
the sender and do not constitute official documents or views of  PT Apexindo
Pratama Duta Tbk. If you received this email in error, please immediately
notify the sender or our email administrator at [EMAIL PROTECTED] and
delete it from your system. Thank you.
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
>
***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
> SPONSORED LINKS
> Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn
>
> ---------------------------------
> YAHOO! GROUPS LINKS
>
>
>     Visit your group "ppiindia" on the web.
>
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
>
>
> ---------------------------------
>
>
>
>
>
****************************************************************************
*******
>
> It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west;
> they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard
against
> misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled.
>
> Sidharta Gautama
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
>
***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke