http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/9/1/n1.htm


Belum Ada Skenario Jatuhkan Presiden


Jakarta (Bali Post) -
Pihak intelijen menilai anjloknya nilai tukar rupiah sangat mungkin 
dimanfaatkan untuk menjatuhkan kredibilitas pemerintah. Namun, sejauh ini 
intelijen belum menyimpulkan adanya skenario menjatuhkan pemerintahan Presiden 
Yudhoyono. ''Sampai saat ini kami melihat ini masih murni masalah ekonomi. 
Kalau masalah ini tidak mampu ditangani dengan baik, kemudian dimanfaatkan oleh 
orang-orang yang tidak senang dengan pemerintah, bisa saja,'' ujar Kepala Badan 
Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar, Rabu (31/8) kemarin.

Menurut Syamsir, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pasti ada 
batasnya. Sampai berapa rupiah akan melemah, ia mengatakan tidak memiliki 
indikator. ''Tetapi yang jelas ada batas tertentu rupiah melemah,'' katanya.

Syamsir juga mengatakan, pihaknya telah mengingatkan Presiden sebelum menaikkan 
harga BBM kembali. Presiden diminta memperhitungkan dampak sosial yang ada di 
masyarakat. Kenaikan BBM tidak bisa sekaligus karena harus juga memperhitungkan 
kepentingan dan kebutuhan rakyat.

Anjloknya rupiah juga menjadi keprihatinan Dewan. Usai rapat konsultasi 
pimpinan Dewan dengan pimpinan fraksi, DPR memutuskan meminta langkah kongkret 
pemerintah untuk mengimplementasikan kebijakannya. Misalnya membatalkan 
sejumlah kunjungan ke negara lain yang dianggap tidak perlu. ''Jika kondisi 
sudah membaik, kunjungan-kunjungan bisa dilakukan lagi,'' ujar Ketua DPR Agung 
Laksono usai memimpin rapat.

Selain itu, Agung mengatakan bentuk-bentuk kebijakan yang akan dilakukan 
pemerintah akan dibicarakan  melalui komisi terkait yaitu Komisi VII yang 
membidangi BBM, Komisi XI yang membidangi masalah keuangan  dan Panitia 
Anggaran.

Anggota Komisi XI DPR Drajat Wibowo menambahkan, melemahnya rupiah merupakan 
akibat dari melemahnya ekonomi makro.  Selain itu, juga dipengaruhi adanya 
krisis kepercayaan dan ditambah kegiatan spekulatif antara lain memborong 
dolar. (kmb4)




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke