Setuju dgn bung Eka. Yg membuat keadaan ekonomie gawat bukan SBY tetapi adalah Mega dgn politik memusuhi IMF/WB dan super national a'la Soekarno. Akibat dari polisi yg tidak pintar ini investment tidak ada -dan Indonesia hanya hidup dari bunga masa lampau. Sekarang minyak sudah balance negatip dan industri bakal mendapat bertambah kesulitan. Kurang lebih 60-70% dari ongkos2 produksi diIndonesia atau rata2 dari negara dunia ketiga adalah energie. Indonesia tidak invest didalam bidang energie dan pertamina adalah perusahaan bangkrut yg dipimin manager2 yg mau cari penghasilan utk diri sendiri. Memang rupiah nilainya makin lama makin menurun karena ekport import balance adalah negatip. Bahan penghidupan sehari2 - sandang-pangan harus di-import. SBY hanya baru 1 tahun presiden. Ini keadaan adalh warisan dari Mega sendiri. Kritik mudah - apakah dia memberikan solutionnya atau tidak. Kalau tidak lebih baik dia shut-up- memalukan sebab dia sebetulnya mengkkkritik dirinya sendiri. Andreas
eka zulkarnain <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Hahaha Megawati...memangnya wqaktu kamu menjadi presiden RI mampu menjalankan tugas lebih baik. Nah, waktu kamu dikritik saja, kamu malah marah-marah dan menangis. Eehhh...sekarang mengkritik. Sewaktu kamu menjadi presiden, berapa bupati atau kepala daerah yang berada di atas maupun di bawah levelan itu diseret ke pengadilan? Hahahaha Megawati adalah mantan presiden yang Maling Teriak Maliingggg.... Maaf ibu Megawati..kamu tidak lebih baik dari SBY, malah berlevel-level berada di bawahnya --- Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/9/5/p1.htm > > > Mega Kritik Yudhoyono > PDI-P Tetap Dukung Pemerintah --- > > Jakarta (Bali Post) - > Lagi-lagi Megawati mengkritik Presiden Susilo > Bambang Yudhoyono (SBY). Kinerja pemerintah > dianggapnya lamban. Kabinet Indonesia Bersatu tidak > memiliki formula yang tepat dalam mengatasi krisis > ekonomi. Buktinya, pemerintah tak mampu bekerja > cepat membendung menurunnya nilai tukar rupiah > terhadap dolar AS. > > Namun, Ketua Umum PDI Perjuangan ini enggan > berkomentar mengenai reshuffle kabinet. Tetapi, > semua itu dimungkinkan kalau kondisi ekonomi makin > terpuruk. ''Tetapi saya tidak mau berandai-andai. > Terserah pemerintah sebagai pengambil keputusan,'' > kata Megawati usai membuka Konferda DPI-P di > Imperial Aryaduta, Karawaci, Tangerang, Minggu (4/9) > kemarin. > Menurutnya, tim ekonomi Presiden Yudhoyono harus > secepatnya meningkatkan kinerjanya. Alasannya, > indikasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) > dalam waktu dekat ini dapat berimbas langsung > terhadap rakyat kecil. Dengan menaikkan harga BBM, > berarti harga sembilan bahan pokok juga dengan cepat > melambung tinggi. Sementara pendapatan masyarakat > hingga kini belum membaik. > Mengenai sikap partainya, Mega menyatakan janjinya > akan tetap konsisten dan terus mengkritisi kinerja > kabinet serta segala kebijakan ekonomi yang > dikeluarkan Yudhoyono-Kalla. Pasalnya, Kabinet > Indonesia Bersatu ini tidak memiliki formula yang > tepat dalam mengatasi krisis ekonomi. Buktinya, > nilai mata uang rupiah makin mendekati level 12 ribu > per dolar AS. > Kendati demikian, PDI-P tetap akan mendukung > pemerintah. Sementara soal ambisi untuk menempatkan > orang-orangnya di jajaran kabinet Presiden > Yudhoyono, akan diserahkan sepenuhnya kepada > kebijakan partai. ''Tetapi semuanya harus mendapat > persetujuan partai, mulai Fraksi PDI-P DPR hingga > level pengurus ranting,'' seloroh Mega. (kmb3) > > > > > [Non-text portions of this message have been > removed] > > Eka Zulkarnain __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] SPONSORED LINKS Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "ppiindia" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help tsunami villages rebuild at GlobalGiving. The real work starts now. http://us.click.yahoo.com/T8WM1C/KbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

