Hemat saya pengusiran JIL dan pembubaran JIL itu kurang efektif bila dilakukan 
individu2 masyarakat. Efektif kalau yang melakukan pemerintah.  Namanya ide dan 
pemikiran yang sudah melekat dikepala sulit dihilangkan kecuali dengan brain 
washing (cuci otak) dengan pemikiran islam kembali. Kalau diusir mereka masih 
bisa pindah cari tempat lain. Klo di bubarin mereka masih bisa bikin lembaga 
baru atau membuat organisasi underground untuk menyebarkan paham mereka. Yang 
seharusnya diserang adalah ide-ide dan pemikirannya. Dibongkar keburukan 
ide-ide liberalisme islam yang diusung, sehingga umat memahami ini lho 
pemahaman islam liberal dan seharusnya begini menurut Islam. Kadang kita keliru 
memahami sesuatu misalnya kita ndak setuju JIL, tapi  lha ko ide-idenya 
diterima dengan lapang dada entah kita sadari atau tidak. Bahkan berkontribusi 
dalam penyebarannya. Sungguh sangat kontradiktif banget.
 
Kita perlu mengingat bahwa jasad

[EMAIL PROTECTED] wrote:
kasian sekali dikau...
ulil....
.............
kasian sekali dikau JIL...
....
terusir mulu...
...
makanya... garap dulu itu daerah sekitar, baru 'nggarap' se-Indonesia...
jangan kebalik...
akhirnya... tidak diterima di BUMI sendiri kan? (utan kayu)
....
percuma ngaku punya pengikut banyak, tapi gak punya markas...
mau 'dilatih' di mana anggotanya?
via internet?

auk, ah...
....


On 9/6/05, Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Kasian dech mas kalo kegusur gusur melulu,
> jadi ingan URCnya Wardah Hafidz yg didemo
> penduduk.
> 
> Gimana kalo sekalian pindah ke Kompleks Timah
> Kelapa Dua Depok atau ke Pondok Gede Bekasi aja ?
> 
> 
> salam,
> Ari Condro
> 
> ----- Original Message -----
> From: "-GuN-" <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> Salam,
> 
> Kemaren malam (Senin 5/9), bakda isya', segerombolan orang yang
> mengklaim warga Utan Kayu mendatangi Kantor 68 H dan JIL. Mereka
> membawa spanduk bertuliskan; "Kami Mendukung Fatwa MUI dan mendesak
> MuSPIKA Matraman untuk Mengusir JIL dan antek-anteknya", "JIL Haram,
> Darah Ulil Halal", dan beberapa tulisan lainnya. Sementara di Kedai
> TEMPO sendiri, digelar pertemuan antara pihak yang mengatasnamakan
> warga, pihak Radio 68H, JIL dan bertindak sebagai penengah, Camat
> Matraman, Kapolsek dan Koramil; serta beberapa aparat desa; Ketua RW
> 05 dan RW 06.
> 
> Warga yang ingin mengusir JIL itu, berasal dari Jamaah Masjid
> al-Muslimun dengan pimpinan Imam MasjidUst Tanjung. Mereka membawa
> tuntutan; JIL dan antek-anteknya; yang dimaksud antek di sini adalah
> Radio 68H yang mereka anggap corong JIL dan Komunitas Utan Kayu.
> Direktur 68H Heru menjelaskan bahwa Radio 68H dan JIL adalah lembaga
> yang terpisah, radio ini hanya bekerjasama dengan JIL dalam acara
> talkshow Islam dan Toleransi saban Hari Kamis pukul 15.00-14.00 sejak
> tahun 2001. Sebelum dua bulan ini, durasi acara tersebut hanya 30
> menit kemudian ditambah menjadi 55 menit. Jadi, total durasi acara JIL di
> Radio 68H, hanya 0.08 %. Tidak seperti yang diasumsikan oleh warga itu 
> bahwa
> Radio 68H adalah corong JIL. Selama ini warga mengetahui dari sumber 
> Sabili
> atau Hidayatullah kalau Radio 68H juga didirikan dan dimikili oleh JIL. O 
> la
> la....
> 
> Setelah Direktur 68H, Nong Darol Mahmada, Manajer Program JIL anggkat
> bicara; menjelaskan satu-persatu anggota JIL dan sekilas menyangkut
> program JIL. Kemudian giliran Ust Tanjung bicara dan tujuannya ke KUK
> untuk menghadiri acara yang diundang Radio 68H. Jadi menurutnya dia
> tidak ingin mendengarkan klarifikasi dari pihak JIL, tidak ingin
> berdebat atau berdiskusi, karena fatwa MUI sudah jelas; JIL sesat dan
> menyesatkan. Menurutnya, dia datang atas desakan warga untuk
> menyampaikan surat tuntutan pada Camat agar mengusir JIL bersama
> antek-anteknya. Dia juga bersumpah "Wallahi" bahwa warga yang datang
> pada malam ini secara spontan dan tidak ada yang menggerakkan. Pada
> kesempatan itu juga, Ust Tanjung itu mengundang aparat Muspika (Camat,
> Kapolsek, Koramil, Lurah, dan RW) untuk datang pada pertemuan di Masjid
> al-Muslimun Selasa 5/9, yang tujuannya: menagih sikap Muspika Matraman
> terahdap tuntutan warga itu.
> 
> 
> Dari peristiwa kemaren malam tersebut; ada beberapa signifikansi yang
> bisa ditangkap:
> 
> (1) Setelah masa dari luar daerah Utan Kayu gagal menyerbu JIL, mereka
> menggarap warga di sekitar KUK untuk menyerang JIL. Selama ini masjid
> al-Muslimun yang memang dikuasai "Islam garis Keras" begitu
> bersemangat untuk mengusir JIL. Menurut informasi dari salah seorang 
> anggota
> masyarakat sekitar, hari-hari sebelum
> mereka mendatangi JIL, Masjid al-Muslimun mendatangkan
> penceramah-penceramah dari luar yang membakar para jamaah dan tentu
> saja, "kompor sehari-hari" tetap pada Ust Tanjung itu. Ketika Ustadz
> itu melewati kerumunan massa untuk memasuki pintu gerbang KUK
> mengucapkan salam dan meneriakkan "Allahu Akbar" yang diikuti oleh
> massa itu. Kemudian dia baru masuk.
> 
> (2) Kelompok ini menggunakan strategi menekan aparat setempat untuk
> mengusir JIL, sama halnya dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di
> daerah, "penutupan gereja, masjid ahmadiyah, dll"
> 
> (3) Yang perlu diantispasi adalah, paska pertemuan mereka pada Selasa
> malam dengan Muspika Matraman. Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi;
> maka massa tersebut akan kembali mendatangi dan menyerbu JIL.
> 
> 
> Sikap JIL sendiri seperti yang disampaikan Nong, tidak akan
> memberatkan warga sekitar; jika JIL memang harus pergi maka akan
> pergi, namun harus melalui jalur hukum.
> Namun, bagaimana mengantisipasi datangnya lagi gerombolan massa itu?
> Paling tidak waktu klimaks dari dimulai dari Selasa Pagi, malam
> khususnya setelah pertemuan mereka dengan camat, dan Hari Rabunya...
> 
> 
> -GuN-
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
> 
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]




---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS 


    Visit your group "ppiindia" on the web.
  
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
  
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


---------------------------------





"Hendaknya kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita habiskan. 
Bukan dari tumpukan naskah yang kita hasilkan. Bukan juga dari penatnya mulut 
dalam diskusi tak putus yang kita jalani. Tapi...dari amal yang keluar dari 
setiap desah nafas kita".(Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah)



                
---------------------------------
 Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke