Ya.. dan akibatnya apa? Langkah yang diusulkan ekonom (mis: Chatib Basri) paling mentok berani ngusulin kenaikan harga BBM. :-P
Kenapa gak masalah korupsi dulu yang disikat abiz.. Baru menyusul kenaikan BBM setelah hasil sikat"an itu kelihatan.. Minimal 'end of tunnel' udah kelihatan cukup dekat dan kita mengarah ke sana.. dari gelap ke terang.. dari jahiliyah dan kemiskinan ke pencerahan dan kemakmuran.. Yang terjadi sekarang kan, beraninya cuma naikin harga BBM - termasuk kena wong cilik.. tapi cicilan utang masih hampir 20% (R)APBN tiap tahunnya. Wallahu a'lam.. CMIIW.. Wassalam, Irwan.K Pada tanggal 9/8/05, Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > > mangkanya baca baik-baik, pak.... kata gandhi, > "penyalahgunaannya yang menjadikannya musuh..." > > la, korupsi itu jelas-jelas penyalahgunaan kan...? > perbuatan yang mengakibatkan jutaan rakyat > terbelit kemiskinan.... mangkanya koruptor itu > mestinya jadi musuh bersama.... > > tapi jarang tuh ada laskar yang berani mengusir > koruptor keluar dari lingkungan pemukiman/perumahan.... > yang ada, mungkin mereka malah datang minta > sumbangan....? hahaha..... > > dana berupa utang negara negeri ya memang > netral.... korea di tahun 1980-an dikenal sebagai > negara pengutang nomer 1 di dunia.... tapi utang > itu dikelola dengan baik sebagai modal > pembangunan.... sekarang apa yang terjadi...? > ekonomi korea maju pesat, rakyat makmur, dan > utangnya dibayar sehingga makin menipis.... > sekarang korea justeru aktif menjadi kreditor yang > memberi utangan buat negara miskin.... > > sebaliknya indonesia....? utang tambah banyak, > kekayaan alam terkuras habis, dan rakyatnya > tetap miskin.... > > funding dari luar negeri buat lsm lokal juga netral.... > dan jangan dikira mendapat funding mudah.... > mereka selalu meminta program yang jelas dan > pertanggungjawaban penggunaan dana yang > terbuka.... > > tapi kalau lsm punya catatan program yang bagus > dan pengelolaan dana yang baik, justeru lembaga > funding yang berlomba ingin memberikan bantuan.... > itu yang terjadi pada lsm seperti icw yang giat > mengadvokasi pemberantasan korupsi.... > > justeru icw beberapakali menghadapi masalah > bila mendapat bantuan dari pihak-pihak/perorangan > di dalam negeri.... orang-orang itu ternyata punya > agenda politik tertentu, jadi ada pamrih dan > tak ikhlas.... > > salam, > > > > At 10:12 AM 9/8/05 +0700, you wrote: > >Saya kurang setuju dengan pendapat Gandhi > >Dana=potensi=power=>korup > >Jadi selalu ada godaan iblis untuk menyalah gunakan kekuasaan > >Haree gene, banyak istigpar aja deh > >Samudjo > >----- Original Message ----- > >From: "Lina Dahlan" <[EMAIL PROTECTED]> > >To: <[email protected]> > >Sent: Thursday, September 08, 2005 9:51 AM > >Subject: [ppiindia] Re:Dana netral--> KRONOLOGI TUNTUTAN PEMBUBARAN > >KOMUNITAS UTAN KAYU > > > > > > > Karena gak ada yang bisa mengetahui hati orang, makanya jadi menerka- > > > nerka. Cinta dan tidur he..he...ya beda toh? tidur gak pake hati > > > (cinta) juga bisa! > > > > > > Perkataannya Mahatma Gandhi itu kalo dihubungkan dengan "segala > > > sesuatu itu bergantung niatnya", gimana ya? > > > Soal dana (uangnya) tentu dia cuma benda mati dan memang tergantung > > > penggunaannya. Namun masalahnya si pemberi dana dan si penerima dana > > > (yang punya hati...)...he..he...apa betul netral? M. Gandhi tidak > > > bicara soal ini kan ya? > > > > > > Semisal Asia Foundation ato foundation-foundation lainnya memberi > > > dana, apa betul pemberi dana itu netral (gak punya tujuan politik > > > tertentu)? Kalo di konteks politik seh, impossible lah netral. Pasti > > > ada hidden agenda. > > > > > > wassalam, ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

