Refleksi: Menurut informasi Kaligot News dari sumber yang dapat dipercaya diberitakan bahwa sesuai pihak petinggi berwenang dalam masalah pengharaman belum ada larangan tentang jamu kuat urat, minyak kasiat efrodesia, viagra, ginseng, sari kontol buaya, gulai kambing hitam, gambir, obat montok nan gesit etc, karena ahli-ahli ilmu surgawi masih sibuk dalam penyelidikan, pergumulan dan pertimbangan. Apabila pergumulan tugas mulia para ahli telah selesai kepada umum akan diberitahukan hasilnya dan peraturan yang lebih terperinci, tetapi selama masih belum ada peraturan yang dimaksudkan dipersilahkan kepada umum untuk bersukaria sorga dunia.
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0905/08/0307.htm Dorong Praktik Penyimpangan Seksual Ulama Jabar Haramkan Alat Bantu Seks BANDUNG, (PR).- Kalangan ulama mengharamkan penggunaan alat-alat bantu seks (sex toy) karena dikhawatirkan menyuburkan praktik-praktik penyimpangan seks. Alat-alat bantu seks juga membuat seseorang menjadi egois dan tidak peduli kepada pernikahan untuk mengembangkan keturunan. GINEKOLOG asal Bandung dr. Hanny Ronosulistyo, Sp.OG., memperlihatkan salah satu alat bantu seks kepada para peserta diskusi bertema "Sex Toy" di Aula Yayasan Assalam Jalan Sasakgantung Bandung, Rabu (7/9).*M. GELORA SAPTA/"PR" Fatwa haram tersebut diputuskan dalam pertemuan sejumlah ulama Jawa Barat di Aula Yayasan Assalaam, Jln. Sasakgantung, Bandung, Rabu (7/9). Ulama yang hadir dalam bahtsul masail (pembahasan masalah), antara lain, K.H. Iman Sonhaji (Pengasuh Pesantren Sukamiskin), K.H. Imang Mansyur Burhan (Pengasuh Pesantren Cijawura), K.H. Maftuh Khalil (Pesantren Al-Ikhwan Sadang Serang), dan K.H. Habib Syarief Muhammad (Ketua Yayasan Assalaam). Sebelum para kiai memutuskan fatwa haramnya, Direktur RSU Cibabat, dr. H. Hanirono Sulistyo, dan Guru Besar Fakultas Kedokteran Unpad, Prof. Dr. H. Kahdar Wiradisastra, Sp.B.S., memaparkan alat bantu seks dari sudut kesehatan. "Penggunaan alat bantu seks ada positif dan negatifnya, bergantung niat," kata Hanirono. Menurut dia, banyak ragam alat bantu seks yang dijual secara bebas, bahkan dijajakan pedagang kaki lima. "Kondisi seperti itu mengkhawatirkan sebab seharusnya alat bantu itu dijual khusus di apotek-apotek layaknya obat dan alat kesehatan. Kalau di luar negeri, alat bantu seks hanya dijual di sex shop," katanya. Penggunaan alat bantu seks, lanjut Hanirono, bisa berpengaruh positif seperti mengurangi perzinaan. Namun, sisi negatifnya jauh lebih banyak. "Alat bantu seks bisa membuat seseorang merasa tak perlu menikah sehingga memutuskan perkembangan manusia. Penyimpangan seks, termasuk homoseks dan lesbian juga makin subur," katanya. Sementara itu, Imam Sonhaji menilai, penggunaan alat bantu seks termasuk zina tangan, padahal ajaran Islam menegaskan umatnya agar tidak mendekati zina. "Penggunaan alat bantu seks jelas haram hukumnya. Kalau alat bantu seks diperbolehkan akan lebih banyak negatifnya," katanya. Kategori zina Habib Syarief menambahkan, bahtsul masail yang berlangsung dari pkl. 13.00-19.00 WIB menghasilkan beberapa kesimpulan. "Ulama menyimpulkan, dalam makna sempit secara fiqhiyah, penggunaan alat bantu seks tidak termasuk kategori zina. Sebab, fiqh memaknai zina adalah adanya alat kelamin pria yang masuk ke dalam alat kelamin wanita," katanya. Tapi ulama yang hadir lebih cenderung kepada makna zina secara luas, sehingga alat bantu seks hukumnya haram. "Kategori zina secara luas bukan hanya bertemunya alat kelamin pria dan wanita, melainkan juga dengan alat bantu. Bahkan, berfantasi seks juga termasuk zina," jelasnya. Mengenai pemakaian alat bantu seks karena alasan darurat, misalnya istri sedang haid, menurut Habib, ulama memasukkannya dalam hukum akhmalas-syara (perbuatan buruk). "Itu pun dengan syarat alat bantu seks dipasangkan oleh istrinya yang sah. Tapi, jangan seenaknya memakai alasan darurat karena daruratnya juga masuk perbuatan buruk," ujarnya. (A-71)*** [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org! http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

