Kiat murah meriah memberantas korupsi dan kolusi
 
Mimpi semalam
 
Saya ingin menawarkan kiat murah memberantas korupsi dan kolusi, dari
hasil mimpi semalam. Mumpung belum terhapus dari ingatan, saya coba 
tuliskan. Siapa tahu resep ini manjur untuk membuat jera para koruptor 
dan bikin ngeri para calon koruptor dan kolutor, khususnya yang 
berkiprah di birokrasi dan BUMN/BUMD di negeri ini. Pasalnya, benteng sanak 
keluarga,
benteng budaya, benteng agama dan yang mustinya sarat ajaran moral,
plus tatanan hukum di negeri ini ternyata rapuh dan kurang ampuh
untuk melenyapkan praktik KKN, karena mereka menjadi bagian dari apa yang 
semustinya
mereka berantas. Semuanya jebol. Bahkan banyak koruptor yang pura-pura 
alim, sumbang kanan kiri, ikut pengajian ini itu, bahkan bangun rumah
ibadah megah disana-sini, padahal itu sekadar kedok belaka. Ya Tuhan,
mana bisikan malaikat-malaikatmu ke telinga mereka?
 
UI peringkat teratas?
 
Kalau ada lembaga yang mau menaja tentang perguruan tinggi pemasok koruptor 
terbesar, sudah pasti hasilnya tak akan jauh dari para sarjana lulusan ITB, UI, 
UGM, Unpad, Unair, ITS, Undip (diluar Akmil dan Akpol). Paling tidak, deretan 
perguruan tinggi tersebut akan masuk "10 Besar Perguruan Tinggi Pencetak 
Koruptor di Indonesia". Kenapa? Pasalnya deretan perguruan tinggi tersebut 
adalah yang termasuk tertua di Indonesia dan banyak lulusannya yang jadi 
birokrat dan kerja di BUMN/BUMD. Belum lagi di perguruan tinggi tersebut banyak 
berdiri lembaga-lembaga penelitian dan sempalannya yang kerap bermitra dengan 
instansi pemerintah. 
 
Sudah bukan rahasia lagi kalau untuk mengikuti tender proyek pemerintah selalu 
terjadi kolusi. Cara dan gayanya  bermacam-macam, dari yang amat halus sampai 
yang kasar dan kasat mata.  Soal perguruan tinggi negeri mana yang masuk 
peringkat pertama, tergantung
penelitian nanti. Kalau toh UI, boleh jadi karena lokasinya paling  dekat 
dengan pusat kekuasaan. 
 
Cabut gelar kesarjanaan
 
Nah, terkait dengan itu, alangkah bagusnya apabila ada perguruan tinggi di 
Indonesia yang mau menerapkan langkah-langkah jitu berikut ini:
 
1. Saat acara wisuda sarjana, selipkan kalimat dalam "Janji Sarjana" bahwa 
mereka para wisudawan/wisudawati tak akan melakukan praktik KKN.

2. Perguruan tinggi wajib mencabut gelar kesarjanaan mereka apabila mereka 
terbukti melakukan tindakan tercela tersebut. 
 
Dua langkah itu rasanya cukup untuk bikin mereka 'ketar-ketir'. Siapa mau 
mereka yang tadinya pejabat atau orang berpangkat kehilangan gelar 
kesarjanaannya? Padahal perguruan tinggi dimana mereka menempuh ilmu sama 
sekali tak mengajarkan mereka untuk jadi koruptor dan juga kolutor. 
 
Saran untuk teman-teman pers
 
Juga saya sarankan kepada teman-teman pers, untuk pengungkapan 
kasus-kasus korupsi media massa hendaknya tak cuma menuliskan alur kasus dan 
berapa dana yang mereka tilep, tapi juga dilengkapi dengan boks 
profil tersangkanya, misal kota kelahirannya, siapa anak istrinya, 
dan latar belakang pendidikannya. Dengan gaya laporan penuh telisik 
seperti ini, keluarga para birokrat juga akan lebih berhati-hati dalam 
keseharian 
hidupnya. Mereka tak lagi bangga punya orang tua, anak, atau sanak 
saudara yang kaya raya dari hasil menjarah uang yang tak semustinya. 
Saya tunggu langkah nyata dari Anda semua, tak perlu menunggu titah
dari atas sana!

Salam dari pemimpi, 
 
Radityo Djadjoeri

email: [EMAIL PROTECTED]
 


Ungkapkan opini Anda di: 

http://mediacare.blogspot.com

http://indonesiana.multiply.com
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke