kamu MUI? --- ANDREAS MIHARDJA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kalau suatu umat difatwakan oleh umat lain - dan ada > anggota dari umat bukan umat sendiri masuk kedalam > tempat ibadah mereka - apakah bukan hak mereka > untuk berhati2 agar jangan sampai mendapat > kesulitan. > Saya kira kaum Ahmadiyah diseluruh dunia berpikir > terbuka tetapi kalau semua umat mengfatwa siapa yg > tidak harus menjaga2 keamanan umat sendiri. Umat > Ahmadiyah banyak kaum intelctualnya dan kaum > wanitanya juga sangat banyak yg berpendidikan - > lihat PM Pakistan Mrs Bhotto. > Negara Spanyol selalu open minded terhadap muslim > dari Maroko - tetapi mereka ngebom jadi keadaan > berubah. Ingeris selalu openminded tetapi kalau > dibomb mereka juga harus membela diri. Kaum > Ahmadiyah diIngferis dan Canada bebas dan dapat > bikin banyak bangunan2 utk umat mereka. Vancouver > Canada akan mendapat mesdjid yg terbesar di > continent ini. > Negara Belanda dimana kaum muslim dari Indonesia > dan dari Antillen jumlahnya ribuan [kebanyakan > merekapun Ahmadiyah] kenapa mereka pun tidak percaya > kepada kaum wahabi. Mereka kan diFatwa. Lagi yg > ngebomb diEu adalah kaum Wahabi.dari Arab ini. > Silahkan sdr yg mengeluarkan pertanyaan ini berpikir > - jikalau ingin damai sesama islam > > Andreas > > Andreas > > > Samudjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamualikum wRwB, > Bila benar anda pengikut Nabi Muhammad SAW, > Mengapa Ahmadiyah bersikap eksklusif > Tidak mau berimam kepada non Ahmadiyah > Serta menajiskan kaum muslimin lain yang bersolat di > mesjid Ahmadiyah ? > Ahmadiyahpun bertakfir > Semoga Allah berkenan memberikan taufik dan hidayah > kepada kita semua, > Samudjo > ----- Original Message ----- > From: "The saint" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Thursday, September 08, 2005 8:38 PM > Subject: [ppiindia] Re: Ahmadiyah Senang Dapat > Dukungan Politis dari Komisi > I DPR > > > > > > > > Masya Allah uraian yang sangat menarik. Saya > sangat mendambakan > > sekali dapat menulis hal seperti ini dengan > dilengkapi rujukan- > > rujukan yang lengkap. Sebenarnya saya yakin masih > banyak lagi > > rujukan-rujukan tambahan lain yang dapat kita > ambil dari karya-karya > > ulama-ulama salaf maupun khalaf dan juga ulama > kontemporer mengenai > > masalah takfir ini. > > > > Jazakumullah ahsanal jaza dan penghargaan yang > sebesar-besarnya > > kepada Saudara Aman Fatha atas uraiannya yang > sangat baik dan > > terinci ini. Sebenarnya begitulah keyakinan > Ahmadiyah.....bahwa kami > > tetap meyakini dan bersaksi bahwa TIADA TUHAN > SELAIN ALLAH DAN BAHWA > > MUHAMMAD ADALAH RASUL ALLAH. > > > > Adapun soal keyakinan kepada HAdhrat Mirza Ghulam > Ahmad as sebagai > > Masih dan MAhdi sebenarnya dari sisi ushul maupun > akidah masih > > berkaitan dengan keyakinan islam dan kita > seharusnya dapat > > memposisikannya secara proporsional. > > > > Caranya dengan mengajukan pertanyaan sbb. > > Walaupun Umat Islam meyakini bahwa Rasulullah saw > adalah Nabi > > terakhir apakah Nabi Isa as dan Mahdi akan datang > kepada umat islam. > > > > Dari sisi ini jawabannya adalah : > > Ya menurut Islam janji kedatangan NAbi Isa as dan > Mahdi memang ada > > dan masuk dalam kategori baik (hasan) bahkan > tingkat mutawatir > > maknawi walaupun ada juga sebagian yang > meragukannya. > > > > Jadi perbedaan pokok ahmadiyah dengan islam dan > bahkan kristen > > adalah hanya pada sudah dan belum datangnya janji > tersebut......dan > > sama sekali tidak menyimpang dari kaidah dasarnya. > > > > Sekarang pertanyaannya dapat diajukan kepada diri > setiap umat islam > > sendiri : > > > > Jika Isa dan Mahdi yang anda yakini sudah datang, > apakah anda akan > > beriman kepadanya? > > > > Jika anda sudah beriman kepadanya? Bagaimana > dengan yang menolak Isa > > dan Mahdi yang benar tersebut? > > > > Tentu sangat menarik sekali jika Saudara Aman > dapat memberikan > > uraiannya lagi mengenai hal ini..... > > > > Sekali lagi Jazakumulah ahsanal Jaza. > > > > > > > > --- In [email protected], "Aman FatHa" > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Takfirisasi Dalam Pandangan Ahlu Sunnah Wa > al-Jama'ah: Pandangan > > Terhadap Ahmadiyah > > > Islam memang tidak pernah sepi dari > aliran-aliran dan mazhab- > > mazhab, baik fikih atau akidah. Pada masa > kebangkitan Islam seperti > > yang didengung-dengungkan, banyak pihak yang > berupaya melakukan > > kajian-kajian dalam rangka melakukan > pendekatan-pendekatan > > antarmazhab. Dulu aliran-aliran ini penuh dengan > konflik dan > > pertikaian, apalagi ketika aliran-aliran itu > menerjunkan diri dalam > > kancah politik dan perebutan kekuasaan. Persoalan > tentang perbedaan > > mazhab dan kelompok aliran di antara kaum muslimin > kembali merebak. > > Khususnya setelah kejadian yang menimpa golongan > Ahmadiyah di > > Parung, Bogor. Mayoritas orang Islam, khususnya di > Indonesia--pada > > sudut pendapat dan pandangan--memang tidak sejalan > dengan Ahmadiyah. > > Lebih dari itu, kita juga menemukan beberapa > kelompok dan tokoh > > ulama yang menyatakan mereka ini bukan dari Islam > dan semestinya > > tidak mencaplok Islam pada nama kelompok mereka. > > > > > > Apakah Ahmadiyah golongan Islam atau bukan? Bagi > saya pertanyaan > > ini masih lebih baik dengan tujuan mengkaji > kembali konsep-konsep > > teologis dan pendapat para ulama dalam masalah > aliran-aliran ini. > > Bagaimanapun, pertanyaan apakah Islam atau bukan, > sudah masuk > > lingkup teologis dan akidah yang berkaitan erat > dengan keimanan > > Islam. Dalam hal ini kita juga perlu mencermati > kembali prinsip- > > prinsip dasar Iman sehingga tidak bercampur aduk > dengan persoalan > > kesempurnaan Iman. > > > > > > Berkaitan dengan Ahmadiyah, kalau pertanyaannya, > kenapa Ahmadiyah > > masih mengaku sebagai muslim? Maka jawabannya bagi > saya, karena > > mereka memang muslim. Tuduhan kepada mereka yang > mempunyai keyakinan > > tentang kenabian yang berbeda itu harus dijelaskan > lebih lanjut. > > Persoalan apakah Islam atau bukan, adalah perkara > besar yang tidak > > bisa kita ringkas seringkas kalimat pertanyaan > itu. Konsekuensinya > > sangat jauh hingga menjangkau akhirat, dan tidak > terbatas pada > > kelompok yang dipertanyakan saja, tapi juga punya > akibat pada orang > > yang mempertanyakan. > > > > > > Dalam beberapa bacaan saya yang langsung > bersumber dari referensi > > Ahmadiyah sendiri, bisa saya simpulkan bahwa > sebenarnya Nabi > > Terakhir bagi Ahmadiyah tetap Muhammad Saw. > Sedangkan Mirza Ghulam > > Ahmad yang mereka akui sebagai Nabi adalah > al-Masih dan al- Mahdi al- > > Muntazhar. Tentu saja kita tidak mesti harus > sependapat dengan > === message truncated === ___________________________________________________________ How much free photo storage do you get? Store your holiday snaps for FREE with Yahoo! Photos http://uk.photos.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery. http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

