SUARA PEMBARUAN DAILY 
---------------------------------
Penutupan Rumah Ibadah 
Mahasiswa Pertanyakan Pernyataan Kapolda Jabar
BANDUNG - Ratusan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Kerukunan 
Umat Beragama (AKUR) di Bandung, Jumat (9/9), turun ke jalan dan melakukan aksi 
damai untuk mempertanyakan pernyataan Kapolda Jabar Irjen Pol Edi Darnadi yang 
menyatakan tidak ada kekerasan kepada kaum beragama saat penutupan rumah ibadah 
dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang menyebut dirinya sebagai "polisi 
agama" dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. 
Para pemuda yang terdiri dari Himpunan Mahasiwa Islam (HMI) Cabang Bandung, 
Majeis Kerukunan Ahmadiah Indonesia (MKAI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia 
(GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI), Perhimpunan Mahasiswa 
Katolik Reoublik Indonesia (PMKRI), Jaringan Kerja Antarumat Beragama 
(Jakatarub), Sekertariat Kemanusiaan dan Keadilan (Semadi) ini menyatakan 
memiliki bukti valid tentang tindakan kekerasan dan intimidasi yang dilakukan 
atas nama agama. 
Ketua Umum HMI Cabang Bandung, Fresa Ranggawa, kepada wartawan menyatakan data 
tersebut akan diberikan kepada DPRD Jabar Komisi E dan Kapolda. 
"Saya pikir pernyataan yang menyatakan tidak ada tindakan kekerasan di Jawa 
Barat itu tidak benar karena kami punya data beberapa gereja di Jawa Barat dan 
di Cianjur yang diintimidasi. Yang jelas sekali adalah gereja di Parung yang 
hingga kini tidak ada proses tindakan hukum terhadap pelaku kekerasan," 
ujarnya. 
Fresa menegaskan, pihaknya menolak bentuk kekerasan apapun yang mengatasnamakan 
agama karena itu tidak sesuai dengan negara Indonesia yang merupakan negara 
hukum. 
"Tindakan kekerasan dan intimidasi terhadap komunitas agama tertentu adalah 
tindakan kriminal yang jelas-jelas melanggar hukum, oleh karena itu kami 
mendesak kepada aparat penegak hukum yang berwenang yaitu kepolisian untuk 
menindak para pelaku kekerasan dan intimidasi terhadap beberapa umat beragama 
yang telah terjadi di Jawa Barat," ujarnya. 
Ia mengatakan negara dalam hal ini aparat kepolisian punya tanggung jawab untuk 
melindungi semua warga negara dalam menjalankan ibadahnya tanpa merasa 
terganggu oleh pihak-pihak yang sengaja digerakkan oleh segelintir orang yang 
menginginkan adanya benturan di masyarakat. 
Selain itu, AKUR juga menyerukan kepada semua umat beragama untuk kembali 
melakukan aktivitas beribadah seperti sedia kala di tempat semula mengingat hal 
itu dijamin oleh UU No.39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM). 
"Kami juga menolak kelompok yang mengatasnamakan agama tertentu untuk 
menyesatkan pehaman dan keyakinan kelompok di masyarakat untuk mengambil 
otoritas Tuhan," tandasnya. 
Selanjutnya Fresa mengatakan, jika hal ini dibiarkan maka akan ada 
kecenderungan konflik. 
"Oleh sebab itu, setiap tindakan itu harus ada koridor hukumnya yang jelas 
artinya kita tidak menginginkan adanya masyarakat yang bergerak atas nama agama 
dengan tindakan kekerasan, tapi biarlah itu pemerintah dan penegak hukum yang 
bergerak, mengusut dan menindak tegas kekerasan terhadap agama," ujarnya.(150) 



***********************************************************************************
 
It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west; 
they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard against 
misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled.

Sidharta Gautama



                
---------------------------------
Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke