* seingat saya, di tol jagorawi dan ruas Tol
     Cawang-Cikampek yang dulu, pemiringan jalan
     pada tikungan tersebut memang digunakan

   * kalau hal ini memang dipandang penting,
     apakah hal-2 semacam ini belum di masukkan
     di dalam standard persyaratan untuk infrastruktur
     umum di lingkungan Dept. PU (apa pun nama departemen
     tsb. saat ini ).

     Analoginya, misalnya dalam pembangunan prasarana
     transmisi tenaga listrik tegangan ekstra tinggi
     (SUTET), dengan alasan keselamatan, tentu ada
     ketentuan: tinggi minimum jarak kabel-2 tegangan
     tingi dari tanah ( ini akan menentukan tinggi
     minimum tiang penyangga kabel tegangan ekstra
     tinggi ) serta jarak maksimum antara 2 tiang.

     Siapa-pun kontraktornya, di dalam pengerjaan
     proyek harus memenuhi ketentuan-2 / spesifikasi
     teknis semacam itu.

   * Tip mengenai Trick bagi pengemudi kalau menghadapi
     tikungan semacam itu yang diberikan di bawah ini
     mengingatkan orang ( yang pernah ngelihat balapan
     F1/Formula 1) pada trick-2 yang digunakan semua
     pembalap mobil F-1, bukan hanya Michael Schumacher 
     saja :). Saya rasa ini sudah tidak disebut sebagai
     trick lagi, mungkin lebih tepat disebut * common/
     best practice *.

      ---( IM )---
  

--- "Jimmy Okberto" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>  
>  
> Untuk yang suka nyetir lewat tol Cipularang
>  
> Yang paling patut diwaspadai di sini adalah :

> Banyak kombinasi tikungan radius panjang (long turn) 
> dikombinasi dengan tanjakan dan turunan yang arah sudut 
> chambernya (apex) netral. Normalnya pd sebuah tikungan 
> ketika ada tikungan kiri atau kanan seharusnya designer 
> merancang sudut permukaan jalan miring sesuai arah tikungan,
>
> hal ini untuk mengurangi moment sentripetal (gaya buang) 
> akibat gravitasi dan kecepatan mobil kala menikung. Justru 
> di tol Cipularang banyak yang netral. Hal ini berbahaya 
> sekali, mobil bisa terbuang menabrak pagar pembatas.
>  
> Trik-nya :
> --------
> usahakan perlambat mobil tiap masuk tikungan dan jika 
> kondisi jalansepi bisa dipakai teknik melambung (WITO: 
> wide in tight out) misal ketika akan belok kekanan posisi 
> mobil saat masuk mulut tikungan dimarka kiri, saat ditikungan 
> dan keluar tikugan bergeser ke marka kanan. 
>
> Trik ini cukup ampuh untuk mendapatkan kestabilan saat 
> menikung pada saat kecepatan diatas 100km/h.


> Joko Mamoto
>  
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke