Itu namanya doktor ilmu koyok dari  universitas idiot.

----- Original Message ----- 
From: "A Nizami" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>; <[email protected]>; "lisi" 
<[EMAIL PROTECTED]>; "sabili" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, September 15, 2005 3:07 AM
Subject: [ppiindia] Peneliti UI Benar, Orang Miskin Berkurang - Re: Gizi 
Buruk, 48 Bocah Meninggal


> Sekelompok peneliti UI yang terdiri dari para doktor
> di bidang ekonomi menyatakan bahwa jumlah rakyat
> miskin akan berkurang jika harga BBM dinaikan.
>
> Ternyata benar, 48 bocah meninggal akibat gizi buruk
> (kelaparan). Para ekonom UI itu benar!
>
> http://www.indomedia.com/bpost/092005/15/nusantara/nusa2.htm
>
> Gizi Buruk, 48 Bocah Meninggal
>
> Semarang, BPost
> Sepanjang Januari-Juli 2005 tercatat 48 anak di Jawa
> Tengah meninggal dunia karena kasus gizi buruk. Pada
> periode yang sama, jumlah kasus gizi buruk mencapai
> 13.449 kasus.
>
> Dari jumlah itu, Menurut Kepala Dinas Kesehatan Jawa
> Tengah, Budihardja, yang berhasil disembuhkan baru
> 3.875 anak. "Kasus gizi buruk terjadi merata di 35
> Kabupaten/Kota. Namun banyak terjadi di Kabupaten
> Grobogan sebanyak 892 kasus, disusul Blora sebanyak
> 859 kasus," katanya.
>
> Selain kedua kabupaten itu, di daerah-daerah yang
> tergolong tandus, jumlah kasus gizi buruk juga tinggi,
> seperti di Rembang (710 kasus), Wonogiri (622),
> Pekalongan (653). Sebaliknya, di daerah yang relatif
> dingin, jumlah kasusnya sedikit seperti di Salatiga
> (39 kasus), Kota Magelang (73), Kota Tegal (29), dan
> Kabupaten Pemalang (61 kasus).
>
> Dikatakan Budihardja, kematian anak penderita bergizi
> buruk bukan karena kekurangan gizi tersebut, tapi
> lebih banyak karena infeksi penyakit lain sehingga
> daya tahan mereka sangat lemah. Sebaliknya, ada anak
> penderita gizi buruk yang kurus, tinggal kulit
> pembungkus tulang, tapi masih tetap hidup.
>
> "Dari data yang kami terima, anak penderita gizi buruk
> meningal karena penyakit saluran pernafasan, diare
> atau penyakit lainnya," paparnya.
>
> Ditambahkannya, penyakit gizi buruk makin parah jika
> menimpa anak-anak miskin di perkotaan. Biasanya, anak
> miskin perkotaan benar-benar miskin sehingga
> makanannya terbatas. Lain halnya anak miskin di
> pedesaan, meski miskin, tapi dengan mudah mendapatkan
> makanan dari lingkungan sekitar. tnr
>
> Ingin belajar Islam? Mari bergabung milis Media Dakwah
> Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
> ______________________________________________________
> Yahoo! for Good
> Donate to the Hurricane Katrina relief effort.
> http://store.yahoo.com/redcross-donate3/
>
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia 
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
> 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke