inilah persaingan Indo 1 sama Indo 2 dalam rebutan podium, indo 1 teleconference, indo 2 rapat sendiri urusin partai Golkar... dagelan baru dunia politik Indonesia, selamat menyaksikan pemirsa.....
Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote: HARIAN KOMENTAR 16 September 2005 Presiden dan wapres gelar rapat sendiri-sendiri Persaingan SBY-JK Terungkap Via Teleconference INI masih soal ada apa di balik video teleconference Presiden SBY dari AS. Sinyalemen 'some-thing wrong' sudah dibantah. Kini dinilai menunjukkan adanya per-saingan antara SBY dengan Wa-pres Jusuf Kalla. "Wapres itu, ka-lau satu kali tidak hadir tidak ma-salah, ini kan sudah tiga kali. Ini makin kentara adanya persai-ngan SBY-Kalla," kata Pakar Ko-munikasi Politik UI Effendy Gha-zali. Hal ini disampaikan dia usai mengikuti acara peluncuran situs www.forumpolitisi.org di Hotel Hil-ton, Jakarta, Kamis (15/09). "Pernyataan Presiden SBY bahwa ketidakhadiran Kalla adalah hal yang wajar, tidak cu-kup menghilangkan kecurigaan masyarakat," ujar Effendy. Dia menilai video teleconference SBY justru semakin menunjuk-kan hubungan sang presiden dengan Kalla tidak solid. "Soal-nya, ini lain kata, lain perbuatan. Jadi itu saja tidak cukup. Kalau memang citranya tidak mau ter-ganggu, harusnya teleconference jangan dibuka ke publik, dirahasiakan saja," cetus Effendy. Dia pun mengusulkan agar SBY-JK bisa duduk bersama mengatasi masalah ini. "Mereka berdua punya gaya komunikasi yang berbeda. Untuk itu harus ada keren-dahan hati dari mereka sen-diri," ujarnya menasihati. Seperti diketahui, ketika di Istana Presiden, berlangsung rapat kabinet terbatas yang dipimpin Presiden SBY langsung dari AS. Pada wak-tu bersamaan juga, Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat kabinet terbatas bertempat di kantornya, Jln Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/09). Rapat yang dipimpin SBY dihadiri oleh Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh, Ka-polri Jenderal Pol Sutanto, Mensesneg Yusril Ihza Ma-hendra, Ketua KPK Taufieq-urrahman Ruki, Wakil Ketua BPK Abdullah Zainie, Wakil Ketua Timtas Tipikor Brigjen Pol Indarto, dan Wakil Ketua Komisi Ombudsman Prof Su-naryati. Temanya adalah, 'Tindak Lanjut Pemberanta-san Korupsi.' Sedangkan rapat yang di-pimpin Jusuf Kalla bertema Aceh. Rapat ini bertepatan dengan penyerahan senjata GAM tahap pertama yang dimonitor oleh Aceh Mo-nitoring Mission (AMM) di Aceh. Rapat pimpinan Kalla dihadiri oleh Menko Polhu-kam Widodo AS, Menko Kesra Alwi Shihab, Mendagri M Ma'ruf, Menkeu Jusuf Anwar dan Mensos Bachtiar Chamsyah. Hmm, ada apa? Soal isu ketidakharmo-nisan ini diklarifikasi Men-sesneg Yusril Ihza Mahendra. Dia kemudian menjelaskan panjang lebar tentang tugas dan kewenangan wakil presi-den selama presiden ke luar negeri. Penjelasan Yusril ini disam-paikan sebagai ralat penjela-san sebelumnya, karena muncul kesalahpahaman se-telah diadakannya rapat pre-siden dengan anggota ka-binet selama SBY di luar ne-geri. "Pada hakikatnya, tele-conference bertujuan agar presiden tetap dapat terus berkomunikasi dengan para menteri dan pejabat tinggi negara lainnya. Kemudian memberikan arahan lang-sung terhadap hal-hal yang dirasa perlu," kata Yusril Ihza Mahendra. Jadi, lanjut Yusril, tugas-tugas yang diberikan kepada wapres tetap berjalan seba-gaimana mestinya, seperti yang tertuang dalam Keppres Nomor 2 Tahun 2005 tentang Penugasan Wakil Presiden Melaksanakan Tugas Presi-den selama presiden di luar negeri. "Saya sampaikan, wapres tidak dalam posisi untuk mengambil putusan penting. Kalau dalam bahasa hukum-nya, sebagai termuat dalam keppres, apabila dalam jang-ka waktu penugasan terse-but perlu segera ditetapkan kebijakan baru, maka wa-pres selaku pelaksana tugas presiden terlebih dahulu berkonsultasi dan meminta persetujuan presiden," ujar Yusril panjang lebar. Jadi kalau ada kebijakan baru, yang awalnya belum digariskan oleh presiden sebelum berangkat ke luar negeri, dan akan diputuskan segera oleh wapres, maka wapres harus mengkonsul-tasikannya dan meminta persetujuan presiden terle-bih dahulu. "Sebenarnya, yang ingin saya sampaikan dengan ba-hasa umum bahwa wakil presiden tidak dalam posisi mengambil putusan-putusan penting," tutur eks Ketua Umum [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] SPONSORED LINKS Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "ppiindia" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help Sudanese refugees rebuild their lives through GlobalGiving. http://us.click.yahoo.com/V8WM1C/EbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

