--- In [email protected], "H.eledri." <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
...
>Dan salahkan amerika lah..donk...yang seenaknya....main naikin 
>harga minyak  sekali lagi.....Hidup arab.......( karena gue hidup di 
>Arab...dan kerja di   Minyak arab.)

Kamu sih melihatnya pada kepentingan pribadi.

Bukan rahasia lagi hampir keseluruhan negara yg memproduksi
sumber minyak sbg sumber devisa, semuanya dalam keadaan
SDM yang mandul.

Motto yang selalu digembar-gemborkan bahwa Nusantara itu
kaya-raya dengan bahan baku alam sama saja menina bobokan
masyarakat kebanyakan. Justru kekayaan alam itu menjadi ujung
tombak kebodohan secara massal.

Lebih ironisnya lagi, harta kekayaan alam itu hanya dimanfaat-
kan oleh pejabat² yang bertengger dijabatan yang "basah" spt
Pertamina. Tidak pernah dari sekian banyak negara penghasil
minyak ada keinginan utk mengsejahterakan rakyat banyak.

Tidak terkecuali di Arab Saudi. Semakin hari pengangguran se-
mangkin banyak dan esok-lusa pegawai asing (dlm batas² ter-
tentu menurut keahlian) akan digantikan oleh penduduk pribumi.
Tetap, 6000 princes dan klan menguasai kekayaan devisa negara.

Efek sampingan tidak kalah buruknya. Tanker minyak kandas
oleh badai sehingga ratusan kilometer pantai coreng-moreng
oleh minyak dan ratusan ribu binatang ter-elem. Burung seagul
sayapnya rapet, singa laut kumisnya mengeras, matanya jadi
pada buta, anjing laut mengalami nasib yg sama dst.

Untuk etnis Dayak dan etnis Papua naga-naganya akan mengalami
hal yang buruk pula. NKRI semakin hari akan semakin bertam-
bah penduduknya, dhus kebutuhan BBM akan semakin mening-
kat. Maklum semua manusanya menganggap bahwa standing 
dengan mengendarai mobil itu derajatnya akan naik. Pe'duli
amat biar merangkak dengan mboilnya dijalanan yg macet !
Nah utk mengsuplai kebutuhan itu, negara harus mencari dan
mencari sumur-sumur minyak baru, karena sumur yang ada se-
karang itu selain sudah dikontrak, juga isinya semakin berkurang.
Disitulah etnis Dayak di Kalimantan dan etnis Papua di Irian
akan dikorbankan untuk kepentingan NKRI.

Akan merasa gagah sih kalau hanya berkoar dengan pidato didepan
wartawan atau dimilis seperti "Papua adalah milik NKRI dan akan
diperjuangkan sampai ttitk darah penghabisan". Tapi apa memang
bener kelakuan seperti itu sbg predator yang ujung-ujungnya hanya
merusak tanah Dayak dan Papua, agar lingkungan alam akan lebih 
hancur dan perut pejabat akan semakin buncit ?

_______________________
http://indonews.free.fr








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke