Pak Hadinoto, Sesuai peraturan hukum pelayaran setiap penumpang kapal harus mempunyai bantal berenang untuk menyelamatkan diri bila kapal tenggelam,. kalau naik kapal terbang pun diterangkan oleh stuwardes yang cantik kayak malaekat bagaimana pakai bantal berenang bila harus mendarat darurat di laut. Jadi mungkin saja dimaksudkan supaya bahasa Arab dikuasai ialah untuk hari kemudian bila napas tidak lagi berhembus melalui keongkongan, alles kaput, mogok total, no function anymore!
Dalam perjalan setelah napas habis itu bukankah bagus kalau mengetahui bahasa extra yang sangat penting. Bayangkan saja kalau kesasar di jalan yang berliku lantas bukan ke surga tetapi ke neraka yang dituju, mau tanya bagaimana kalau tidak bisa berbahasa? Pakai bahasa Jawa celaka, pakai bahasa Ambon lebih celaka lagi terus dilempar ke neraka, pakai bahasa Indonesia tak laku, lantas mau disatekan di neraka untuk makanan Mr Setan dan Miss Iblis? Jadi lebih baik mulai sekarang belajar bahasa Arab. Dijamin tak akan rugi, pasti selamat, kata Pak Ahmad tetangga saya dari Kediri. Wassalam, ----- Original Message ----- From: "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Friday, September 16, 2005 10:55 AM Subject: [ppiindia] Re: UUD 45 Berbahasa Arab Disosialisasikan > Minta terjemahan dalam bahasa Arab. Nanti kalau dikatakan, ada > kecenderungan arabisasi dari bangsa ini, banyak yang ngamuk.. > > Heran, bahasa Indonesia saja tak dikuasai dengan benar, sudah mau > baca dalam bahasa asing yang sangat asing.. > > Syusyah mas. > > Salam > > danardono > > --- In [email protected], Harry Adinegara > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> >> >> : >> Berapa sih orang Indo yang bisa baca dan nulis bahasa Arab? Apa > kalau sudah bisa baca Alqur'an apakah sudah bisa dianggap bisa > berbahasa Arab? >> >> Boro2 yang nyaho bahasa Arab, UUD yang berbahasa Arab, lha wong UUD > dalam bahasa Indonesia itu saja , berapa orang Indo yang pernah > membaca sih! Coba tanya kepada masyarakat atau diadakan polling > disidik, tanya berapa pasal ada dalam UUD,nanti kan banyak yang ngak > tahu berapa banyak pasalnya. >> >> Kalau gerombolan LPKB masih ada, koq kepingin saya tanya kepada > mereka2 ini: lantas ini meng introduce bahasa asing itu tidak bisa > diklasipikasi sebagai anti idee yang dulu2 itu di perjoangkan oleh > LPKB? Lembaga yang mau mem-Pembinaan Kesatuan Bangsa? >> >> Apa urgent ya sampai UUD saja perlu di terjemahin? Waste of money! > Jangan2 nanti semua etnis grouping minta rame2 agar pemerintah > menterjemahkan UUD dalam bahasa daerahnya. Nanti tahu2 perlu juga UUD > di terjemahin dalam bahasa Mandarin agar Tionghoa2 yang dianggap > kurang nasionalis di suruh baca UUD dalam format Mandarinnya. Wah > selain heran aku pikir koq ada2 saja di Indonesia itu ya. >> >> Harry Adinegara >> > >> > UUD 45 Berbahasa Arab Disosialisasikan >> > >> > Cirebon, BPost >> > Kalangan santri Buntet Cirebon menerima naskah UUD 1945 dalam > aksara Arab >> > Pegon, Minggu (11/9). Sosialisasi penggunaan konstitusi ini > dilakukan oleh >> > Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie di pesantren Nadwatul > Ummah, >> > Buntet. >> > >> > "Kami menargetkan untuk memperkenalkan UUD 1945 di kalangan > santri melalui >> > aksara Arab Pegon," kata Jimly. Dengan pengunaan aksara ini, kata > dia, >> > diharapkan santri tergugah untuk membaca serta memahami > Konstitusi, yang >> > telah empat kali diamendemen. >> > >> > Diakui Jimly, sosilisasi ini akan terus dilakukan dengan > bekerjasama >> > dengan berbagai kalangan ulama, mengingat peran mereka yang amat > penting. >> > Setelah Arab Pegon, kata dia, UUD 1945 akan dibuat dalam bahasa > Jawa dan >> > Bali.tnr >> > >> > >> >> >> Send instant messages to your online friends > http://au.messenger.yahoo.com >> >> [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

