berita cukup menarik, tetapi kalo
boleh "ngaca" apa Indonesia saat
ini ( baik di mata dunia internasional
maupun di mata dunia Islam ) tidak
merasa kalah pamor dibanding Malaysia?

( ketua negara-2 OIC juga kebetulan saat
  dipegang oleh Malaysia )
  
kalo 'modal' nya cuman kuantitas (jumlah
penduduk) emang Indonesia lebih gede,
tetapi kalo kualitas ( mis. di ukur 
dari Indeks Pembangunan Manusia
- HDI versi UNDP -, jelas Malaysia
lebih unggul - nomor rankingnya
emang jauh.

kalo saya bilang, relakan-lah, kalo
perku dukunglah, Agar Malaysia nanti
bisa menjadi "Switzerland" atau mungkin
lebih tepat disebut "Sweden"nya the
Muslim World. Indonesia sudah untunglah,
kalo nanti jadi bisa nunut jadi "Jerman" 
nya ato "Perancisnya". Hopefully tidak 
cuman jadi "Portugis" nya .. :)

< atau kalau mau agak lebih realistis, posisi 
Indonesia nanti mungkin bisa di analogikan
dengan >

   <1> posisi Republik Ceko bagi EU
   <2> posisi Brazil bagi negara-2 Amerika latin

Republik Ceko tentu saja tidak sekaya GB, DE,
FR, tetapi SDM nya cukup bagus, sehingga menjadi
salah satu tujuan "outsourcing" atau "offshoring"
bagi industri manufaktur (mis: mobil) bagi negara-2
eropa barat, selain China dan Polandia.

Maleysia's truuly Eeeeesya .... :)

wassalam,

===( IM )==========================================


<http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=214262&kat_id=23>

Kamis, 22 September 2005  8:33:00

--------------------------------------------------
Timor Leste Dukung RI Wakili Dunia Islam di DK PBB
--------------------------------------------------

New York-RoL-- Timor Leste tetap mengharapkan adanya perluasan 
Dewan Keamanan PBB dan menilai Indonesia pantas menjadi anggota 
tetap sebagai wakil dari dunia Islam.

Menlu Timor Leste Jose Ramos Horta dalam pidatonya pada sesi
perdebatan umum Sidang Majelis Umum PBB ke-60 di New York, Rabu,
mengatakan bahwa meskipun mayoritas penduduk negaranya beragama
Katolik, Timor Leste tetap memandang perlunya dunia Islam terwakili 
di Dewan Keamanan.

"Kami tetap yakin Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di 
dunia, negara demokrasi dan berpenduduk ketiga terbesar di Asia, 
cocok untuk status anggota tetap tersebut," kata Ramos Horta.

Timor Leste, kata Horta, melihat dengan jumlah total penduduk 
lebih dari separuh populasi dunia, perimbangan perwakilan Asia 
di Dewan Keamanan PBB patut diperhitungkan.

Selain dari sudut regional, perwakilan berdasarkan peradaban 
juga perlu dipertimbangkan. Timor Leste juga mendukung inisiatif 
dari G-4 (Jepang, India, Jerman, Brazil) dan yakni keempat negara
tersebut memenuhi kriteria dalam keanggotaan tetap Dewan Keamanan 
PBB.

Mengenai Jepang yang masih ditentang oleh sejumlah negera 
berkaitan dengan perannya pada Perang Dunia II, Horta 
mengingatkan bahwa Jepang sudah menembus dosa-dosanya.

Orang-orang yang bertanggung jawab pada Perang Dunia II tersebut 
sudah diadili di pengadilan militer Tokyo. Jepang saat ini juga 
telah memberi kontribusi yang sangat besar bagi negara-negara 
sedang berkembang dan juga bagi sistem di PBB.

Dalam pidatonya, Horta juga menyinggung mengenai hubungan 
persahabatan dengan Indonesia, termasuk pendirian Komite 
Kebenaran dan Persahabatan untuk meninjau kasus tahun 1999.

Horta menolak anggapan bahwa Timor Leste lebih berkonsentrasi 
pada hubungan persahabatan dengan Indonesia ketimbang penegakkan
keadilan kasus masa lalu sehingga mendorong pengampunan.

"Kami sadar atas keperluan menyelaraskan martabat dan menghormati
korban pelanggaran masa lalu, dan kami yakin bahwa dalam upaya
menegakkan keadilan kami harus sensitif pada keperluan membangun
keseimbangan antara keadilan secara keseluruhan dan rekonsilitasi
nasional," katanya.

Hal tersebut, katanya, demi untuk menghindari berlanjutnya 
perpecahan dan beresiko makin memperburuk situasi masyarakat 
di Timor Leste.

Timor Leste juga melihat realitas politik di Indonesia dimana 
para pemimpinnya telah menunjukkan komitmen pada agenda reformasi.
Ia juga melaporkan tentang peningkatan hubungan dengan Indonesia 
dan kemajuan penyelesaian masalah perbatasan yang sudah mencapai 
90 persen.

"Awal tahun ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  melakukan 
kunjungan kenegaraan ke Timor Leste, Ribuan orang memenuhi 
jalan-jalan untuk menyambut kedatangan pemimpin Indonesia 
tersebut," kata Horta. ant/fif







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke