Sorry mas, justru pasutri dari kalangan harokah tuh biasanya adalah jenis
pasutri ideal, dalam arti mereka ya cukup konsisten dalam masalah kasih
sayang dan membina hidup bersama ini.  Ya, model modelnya kaum amish di
amrik sono itu lho ....

Lha kalo nggak, kan ideologi komunal mereka udah jebol dari kemarin kemarin.
Kenapa mereka bisa bertahan, ya karena mereka konsisten dengan pendiriannya.
Makanye, ada yang poligami pun, istri bisa nerimo nerimo saja.  Lha
masalahnya mereka mereka ini yang standar berpikirnya lain dengan orang
kebanyakan (yang emang gratul, nakal, bebas dan suka hepi hepi :P ) kepengen
melakukan social re-engineering biar semua orang sama seperti mereka.
Dicopy paste biar seragam semua, jadi penganut tuhan yang taat.  Lha ini lho
yang susah.  Dan kemungkinan bisa timbul korban :(

Contoh kemarin kemarin, ya kayak pemaksaan jilbab di Padang terhadap siswi
non muslim, trus perlawanan terhadap gerakan anti poligami, ditambah kemarin
UU kesehatan yang ingin bikin regulasi terhadap praktek aborsi ditentang
juga rame rame, karena curiga kalo ini dijadikan pintu buat liberalisasi dan
aborsi besar besaran.  Bahkan terhadap gerakan yang tidak sama dengan
mereka, dibikinlah tuduhan sesat sana sini, Ahmadiyah kemarin jadi
korbannya, kacian deh loe.  Gereja gereja juga dianggap memurtadkan generasi
muda mereka yang sedang dalam proses pembiakan besar besaran dan harus
dimurnikan dari segala gerakan kristenisasi apalagi perusak agama macam JIL
.....

Yang bener aje ....  :))

salam,
Ari Condro

----- Original Message -----
From: "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]>

Lha iyalah mas Samudjo, gak semua pria menikah dengan wanita yang
sexy, cantik dan baik. gak semua wanita juga dapat pria ganteng, baik
dan banyak duit..

Hanya ya itu repot, kalau pernikahan kandas, lalu katakan, aku nikahi
kau karena cinta pada Tuhan walau digebuki suami sampai babak belur..

Atau kalau si isteri mempunyai kekasih dan bersuka ria diluar rumah.
suami katakan, Nduk, aku tetap suamimu, aku maapin semua, karena aku
nikahi kau karena cinta pada Tuhan.

Notabene: angka perceraian di-mana mana makin tinggi lho, ini berarti
waktu nikah gak cinta Tuhan?

Gimana mas?

Salam

danardono






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke