** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org **
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia **
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
http://www.harianbatampos.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=14649&PHPSESSID=9466ef0ed886258212058c1f0e969299
Pak Harto Nyekar ke Makam Ibu Tien
Oleh redaksi
Jumat, 23-September-2005, 08:56:42
Didampingi tiga anaknya -Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut),
Bambang Trihatmodjo, dan Sigit Harjoyudanto-, mantan Presiden Soeharto tampak
sehat saat nyekar ke makam istrinya, Tien Soeharto, di Astana Giribangun,
kemarin.
KARANGANYAR - Rombongan Pak Harto datang menaiki mobil Toyota Alphard
warna hitam bernopol B 8843 AT sekitar pukul 10.15. Begitu sampai di pelataran
makam, mereka langsung masuk ke makam Ibu Tien. Sayang, acara ziarah keluarga
Cendana ini tertutup bagi pers. Sejumlah wartawan hanya bisa memantau di depan
pintu masuk Astana Giribangun.
Meski tidak lagi menjadi orang nomor satu di negeri ini, pengamanan
terhadap mantan orang kuat ini superketat. Layaknya kunjungan RI-1, setelah
TNI-AU mensterilkan bandara, petugas dari Kodim dan Polres Karanganyar juga
memblokade sekitar lokasi makam.
Selain itu, setiap pintu masuk dijaga petugas berpakaian preman.
Sekitar tiga jam Soeharto berada di Astana Giribangun. Pejabat yang ikut
masuk kompleks adalah Wakil Bupati Karanganyar Sri Sadoyo Hardjomigoena. Bupati
Wonogiri Begug Purnomosidi dan Bupati Karanganyar Hj Rina Iriani didampingi
suami Tony Haryono datang menyusul.
Saat nyekar, Soeharto mengenakan hem batik lengan panjang, celana gelap,
serta peci hitam. Di usia 84 tahun, Pak Harto masih bisa berjalan sendiri meski
dibantu tongkat.
Keluarga Cendana baru keluar dari kompleks pemakaman sekitar pukul 13.15.
Saat keluar dan menuruni tangga Astana Giribangun, Soeharto didampingi Bupati
Karanganyar Hj Rina Iriani dan suami. Purnawirawan jenderal bintang lima itu
sesekali mengumbar senyum dan melambaikan tangan kepada pers. Tapi, seperti
biasa, dia menolak memberikan komentar apa pun saat ditanya.
Begitu masuk mobil, Soeharto duduk di bangku deretan tengah. Dia
didampingi putri sulungnya, Mbak Tutut. Saat berpapasan dengan pers, Mbak Tutut
sempat menyapa. "Wartawan sudah makan belum. Doakan Bapak sehat-sehat saja,
ya," ujar Tutut sambil melambaikan tangan.
Usai Soeharto meninggalkan pemakaman, Kepala Rumah Tangga Ndalem Kalitan,
Sriyanto S. Kusumo mengemukakan, selain melakukan ziarah keluarga, keluarga
Cendana mengadakan tahlilan.
Bupati Karanganyar Hj Rina Iriani mengatakan, mantan Presiden Soeharto
tidak berbicara banyak kecuali titip Astana Giribangun kepada dirinya. Selain
itu, menurut Rina, Pak Harto masih lancar dalam berkomunikasi. Daya ingatnya
juga masih luar biasa. Hanya, pendengarannya sudah agak berkurang.
Para "Mantan" kembali Bertemu
Sementara itu, kemarin beberapa tokoh nasional kembali bertemu. Pertemuan
itu digelar di kediaman mantan Ketua DPR Akbar Tandjung, Jalan Punawarman.
Mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, mantan Wapres Try
Sutrisno, dan mantan capres Wiranto hadir dalam pertemuan yang berlangsung
sekitar tiga jam itu.
Pertemuan para tokoh tersebut merupakan yang keempat. Pertemuan pertama
digelar di rumah Try Sutrisno pada 1 Juni 2005. Kemudian, pertemuan kedua pada
22 Juni 2005 di rumah Wiranto, perumahan Palem Kartika, Bambu Apus. Saat
pertemuan kedua, Gus Dur tidak hadir.
Pertemuan ketiga dilakukan di rumah Gus Dur di Ciganjur pada 12 Agustus
2005. Di luar pertemuan rutin, para tokoh nasional itu juga sering bertemu.
Misalnya, saat deklarasi Gerakan Nusantara Bangkit pada 1 September lalu.
Beberapa tokoh lain juga hadir. Di antara mereka adalah mantan Kapolda
Metro Jaya Noegroho Djajoesman, Emir Moeis, Hariman Siregar, dan Frangky
Sahilatua.
Meski tidak mengklaim diri sebagai oposisi, para tokoh itu selalu
mengambil sikap berseberangan dengan kebijakan pemerintah.
Kemarin para "mantan" itu mengkritisi rencana pemerintah menaikkan harga
bahan bakar minyak (BBM) 1 Oktober nanti. Akbar yang ditunjuk menjadi juru
bicara sekaligus tuan rumah menyatakan, para tokoh sepakat meminta pemerintah
menunda kenaikan harga BBM. "Kami khawatir, kenaikan harga BBM akan menambah
beban masyarakat," kata Akbar.(her/anw/jpnn)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi:
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **