** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org ** 
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ** 
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0509/26/opini/2073815.htm


 
Mau Menjatuhkan SBY? 

Oleh: F RAHARDI



Belakangan ini beredar rumor, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hanya akan 
memerintah negeri ini sampai akhir tahun. Artinya, selama empat bulan ini akan 
ada upaya luar biasa untuk menjatuhkannya.

Namun, bukankah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dipilih langsung oleh 
rakyat sulit digusur parlemen? Konon, kata rumor itu, rakyatlah yang akan 
menurunkan SBY.

SBY dipilih langsung oleh rakyat pada Pemilihan Umum Presiden 2004. Karena itu, 
posisi presiden pada sistem pemerintahan kita sekarang ini cukup kuat. Parlemen 
tidak bisa dengan mudah mengganti presiden.

Meski demikian, posisi SBY yang hanya memperoleh dukungan utama dari Partai 
Demokrat, dinilai banyak pihak tidak akan efektif memerintah dibandingkan Jusuf 
Kala. Sebab, Wakil Presiden yang kemudian menjadi Ketua Umum Partai Golkar ini 
relatif lebih bisa menguasai DPR dibandingkan SBY.

Lantaran sulit dijatuhkan parlemen, beberapa analis politik menyebutkan, 
rakyatlah yang akan menjatuhkan SBY. Sebab, berbagai kebijakan yang dilakukan 
telah mengecewakan rakyat. Misalnya kebijakan yang mengakibatkan kelangkaan 
bahan bakar minyak, pemadaman listrik, kemerosotan nilai tukar rupiah atas 
dollar AS, merajalelanya korupsi, penggusuran pedagang kaki lima di DKI, 
penanganan korban bencana alam yang lamban, dan lain-lain. Semua itu amat 
menyengsarakan kehidupan rakyat kecil. Seandainya sekarang diadakan pemilihan 
presiden ulang, kemungkinan besar SBY tidak akan menang.

Namun, pemilu ulang tidak mungkin diadakan. Hingga meski kecewa berat terhadap 
kebijakan SBY, rakyat hanya bisa diam dan tidak mampu menyalurkan kekecewaan 
untuk mengganti SBY. Dengan keadaan seperti ini, betapapun kesalnya hati 
rakyat, SBY tetap aman. Kecuali, rakyat yang sedang kesal itu diorganisir untuk 
melakukan demo atau gerakan pembangkangan.

Tudingan

Peristiwa penutupan tempat ibadah (gereja), yang marak belakangan ini, menurut 
rumor merupakan upaya menggoyang SBY. Meskipun rumor lain justru mengatakan, 
itu pekerjaan intelijen guna mengokohkan posisi SBY. Demikian pula dengan 
banyaknya kecelakaan lalu lintas (kapal laut, kereta api, dan pesawat terbang), 
yang menurut penyebar isu, itu merupakan sabotase agar popularitas SBY kian 
merosot. Berbagai peristiwa ini, menurut rumor, merupakan tindakan sistematis 
untuk melemahkan posisi SBY.

Siapa dalang dan donatur gerakan ini? Tudingan pertama terarah ke Jusuf Kalla. 
Sebab, turunnya SBY tentu menguntungkannya. Namun tuduhan ini berulang kali 
dibantah Jusuf Kalla sendiri. Menurut kalangan yang dekat dengannya, pribadi 
Kalla memang tidak seburuk itu. Seandainya dia berambisi menjadi RI-1, itu akan 
dilakukan pada Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2009. Dengan kendaraan Partai 
Golkar yang kini dipimpinnya, Kalla bisa bersabar karena yakin akan memenangi 
Pilpres 2009 secara fair. Jika demikian, ada kemungkinan berbagai tindakan itu 
justru dilakukan orang-orang SBY, guna mendiskreditkan Kalla. Kemungkinan ini 
ditepis para analis politik. Alasannya, orang-orang dekat SBY tidak secerdas 
itu untuk mengokohkan posisi bosnya.

Kemungkinan paling besar, gerakan pelemahan posisi SBY ini dilakukan oleh 
kelompok yang pernah berkuasa, lalu kecewa dengan keadaan sekarang. Suasana 
chaos yang mereka ciptakan diharapkan akan memuluskan jalan agar kelompok ini 
kembali berkuasa.

Yang dimaksud kelompok yang pernah berkuasa tidak harus pendukung PKB dan 
PDI-P. Para pendukung Golkar dan TNI pun sebenarnya amat tersegmentasi karena 
tidak semuanya memperoleh jatah kedudukan pada pemerintahan sekarang. Kelompok 
sakit hati ini begitu tega menggunakan segala cara, termasuk menyeret figur 
Abdurrahman Wahid untuk ikut berdemo.

Pilpres 2009

Rakyat yang dikecewakan pemerintahan sekarang sebenarnya tidak terburu nafsu 
untuk menjatuhkan presiden. Kekecewaan rakyat terhadap SBY-Kalla akan 
disalurkan lewat Pilpres 2009. Sebab, rakyat kecil sudah terlalu sulit untuk 
digerakkan tanpa diberi uang. Hingga seandainya ada demo besar-besaran dengan 
mengerahkan massa sampai jutaan, upaya itu akan memerlukan dana amat besar. 
Sementara rakyat kelas menengah dan atas yang bisa digerakkan tanpa dibayar 
cukup cerdas hingga tidak mau diperalat oleh kekuatan politik tertentu.

Dengan demikian, diperlukan kondisi yang benar-benar luar biasa untuk bisa 
menggerakkan rakyat turun ke jalan, guna menuntut pengunduran diri SBY. Kondisi 
luar biasa itulah yang saat ini sedang diciptakan oleh kelompok barisan sakit 
hati.

Seandainya upaya mereka ini berhasil, yang paling berjasa justru kalangan dekat 
SBY sendiri. Blunder yang mereka ciptakanlah yang akan menguntungkan 
lawan-lawan politik SBY.

Kemerosotan popularitas SBY saat ini sudah sedemikian parah, hingga tidak bisa 
diatasi dengan kerja teknis kehumasan (PR) biasa. Sebab, rakyat baru bisa 
diambil hatinya apabila janji-janji yang pernah diciptakan juru kampanye 
SBY-Kalla pada Pilpres 2004 benar-benar bisa dilaksanakan.

Jika upaya ini gagal, popularitas SBY akan terus merosot. Ini tentu sangat 
menguntungkan pihak yang menginginkan presiden pilihan rakyat ini berhenti pada 
tahun-tahun awal masa jabatannya. Meskipun peluang untuk menjatuhkan SBY 
sebelum tahun 2006 kemungkinannya sangat kecil, tetapi upaya itu akan terus 
digenjot secara sistematis oleh mereka yang berambisi untuk kembali berkuasa.

F Rahardi Penyair, Wartawan


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke