** Mailing List Nasional Indonesia http://www.ppi-india.org ** 
** Situs milis nasional: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia ** 
** Info Beasiswa Indonesia http://informasi-beasiswa.blogspot.com **
Refleksi: Apakah maksud KASAD supaya prajurit kerocok tak boleh tetapi para 
perwira tinggi boleh berpolitik?


http://www.suarapembaruan.com/News/2005/09/26/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
TNI Jangan Ikut Berpolitik 


Kasad Minta Unjuk Rasa BBM Tak Anarkis
JAKARTA - Jajaran TNI diingatkan agar tidak ikut mencampuri urusan reaksi 
penolakan masyarakat atas rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak 
(BBM). Keterlibatan TNI dalam urusan menghadapi masyarakat yang menolak 
kenaikan harga BBM, menunjukkan TNI masih tergiur berpolitik praktis dan 
menjadi alat kekuasaan. 

Hal itu dikemukakan Wakil Ketua Komisi I DPR, Effendy Choirie menjawab 
Pembaruan di Jakarta, Senin (26/9) berkaitan dengan munculnya pernyataan dari 
Kasad yang meminta unjuk rasa penolakan BBM tidak anarkis. Dikatakan, esensi 
yang disampaikan Kasad tersebut baik dan memang diharapkan demikian, namun 
secara prosedural ketatanegaraan, hal itu merupakan wewenang kepolisian, bukan 
TNI. 

Ditegaskan, sangat tidak relevan TNI membahas masalah unjuk rasa penolakan BBM. 
TNI tidak punya kaitan lagi dengan urusan penolakan atau pun dukungan kenaikan 
harga BBM, minta presiden mundur, minta reshuffle, karena itu semua menyangkut 
isu-isu politik. 

TNI harus mengendalikan diri, tidak mengeluarkan pernyataan soal itu, itu 
sepenuhnya wilayah sipil. Kalau ternyata ada anarkisme dalam unjuk rasa adalah 
kewenangan polisi, bukan domain TNI lagi, TNI jangan tergoda pada isu-isu 
sehingga tidak terjebak pada urusan praktis politik. 

Keterlibatan TNI dalam mengurus reaksi masyarakat soal kenaikan harga BBM 
menurur Effendy Choirie, justru menguatkan dugaan masyarakat bahwa Panglima TNI 
Jenderal Endriartono Sutarto dipertahankan, karena akan dimanfaatkan sebagai 
alat kekuasaan mengamankan kebijakan pemerintah soal BBM. ''Kasus ini memang 
tidak bisa dimengerti, sudah sepuh, sudah beberapa kali diperpanjang pensiunnya 
kok, masih dipertahankan terus menerus, urgensinya apa?,'' tanya Effendy. 


Tidak Anarkis 

TNI AD berharap tidak ada gejolak keamanan menjelang rencana pemerintah untuk 
menaikan harga bahan bakar minyak (BBM). TNI juga mengimbau agar aksi unjuk 
rasa masyarakat dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan tidak bersifat 
anarkis. 

Hal itu disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Djoko 
Santoso kepada wartawan di sela acara Lomba Lari 10 K di Jakarta, Minggu 
(25/9). Lomba lari itu diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang 
Tahun TNI ke-60. 

"Insya Allah akan berjalan dengan baik karena memang kenaikan BBM ini suatu 
kondisi dimana memang tidak ada alternatif lain. BBM harus naik," kata Kasad. 

Menurut Djoko, sebenarnya pemerintah memahami dan menyadari kalau kenaikan BBM 
ini menyulitkan masyarakat. Tapi, untuk menyelamatkan Anggaran Pendapatan dan 
Belanja Negara (APBN) memang tidak ada alternatif lain. 

Untuk itu, dia menegaskan kalau TNI siap membantu kepolisian untuk menjaga 
keamanan dan ketertiban masyarakat. Seperti biasa, TNI menyiapkan prajurit 
mereka jika memang kepolisian meminta bantuan pengamanan, khususnya dalam 
menghadapi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat akibat kenaikan BBM 
itu. 

Kasad menegaskan, masalah penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat 
sepenuhnya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Sampai saat ini, tidak ada 
perintah khusus dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada TNI untuk 
mengamankan kebijakan pemerintah tentang kenaikan BBM itu. 

"Kita berharap agar unjuk rasa yang dilaksanakan sesuai dengan koridor aturan 
yang berlaku. Unjuk rasa merupakan hak setiap warga negara. Di era demokrasi 
ini, unjuk rasa merupakan hal yang wajar," kata dia. 

Di tempat yang sama, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya, Mayor 
Jenderal Agustadi Sasongko mengatakan, TNI belum mendapat perintah untuk 
mengatasi kemungkinan gejolak di masyarakat akibat kenaikan harga BBM. 

"Meski demikian, prajurit TNI siap membantu kepolisian. Kami selalu berjaga 
selama 24 jam," kata dia. 

Dikatakan, dalam menangani ketertiban dan keamanan masyarakat TNI hanya 
membantu tugas kepolisian. Kalau kepolisian merasa memerlukan bantuan TNI, 
mereka bisa meminta melalui pemerintah daerah kepada Panglima TNI. 

Agustadi juga mengimbau masyarakat untuk ikut membantu aparat menciptakan 
situasi keamanan yang kondusif. Beberapa tempat di Jakarta, seperti tempat 
perbelanjaan, dianggap rawan terhadap gejolak keamanan menjelang kenaikan harga 
BBM. 

"Kami ikuti dinamika dari masyarakat sekarang ini. Kami terus berusaha agar 
masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis. Saya berharap tidak bergolak. 
Masyarakat terus diimbau untuk tidak ikut-ikutan melakukan tindakan anarkis," 
kata dia. (M-15/O-1) 


Last modified: 26/9/05 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



** Forum Nasional Indonesia PPI India Mailing List **
** Untuk bergabung dg Milis Nasional kunjungi: 
** Situs Milis: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ **
** Website resmi http://www.ppi-india.org **
** Beasiswa Indonesia, http://informasi-beasiswa.blogspot.com **

Kirim email ke