Pada tanggal 9/28/05, Hery Hadityo Sugiarto <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
> Setuju sekali, atau mungkin kita berdoa dan berusaha agar tambah rejeki
> sehingga pendapatan

lebih baik sehingga kenaikan BBM tidak terlalu terasa meskipun harga naik
> heheheheheehe tapi

doa saya semoga saudara2 yang kurang beruntung dapat menerima dana
> konpensasi dengan tepat.


Do'a yang anda sampaikan itu (soal kenaikan BBM tidak terasa) pernah
dipopulerkan
Aa Gym di acara TV di RCTI (Ada Aa Gym?). Kurang lebih bunyinya:
'Biar mahal asal kebeli.. daripada 'murah tapi gak bisa kebeli'..

Lah, kalo murahnya aja belum tentu kebeli, gimana lagi mahalnya?
Logis atau keblinger? :-(

Di bawah Ini yang tercover berita, gimana yang lain?

Quote:
"..
Jakarta - Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Itu yang dirasakan sebagian
 besar karyawan PPD. Sudah gaji tidak lancar dibayar, eh kini harga bahan
 bakar minyak (BBM) bakal naik dan pasti berdampak pada harga sembilan
 bahan pokok.
..
Menurut karyawan PPD lainnya, akibat gaji yang tidak dibayar selama tiga
bulan
terakhir, ada sopir PPD yang meninggal karena jantungan.
 "Dia berutang pada tetangga. Saat ditagih tidak bisa membayar karena gaji
 tidak turun," ujar karyawan PPD tersebut.
.."

Wallahu a'lam.. CMIIW.

Wassalam,

Irwan.K

"..
http://jkt3.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/09/tgl/29/time/104854/idnews/451274/idkanal/10

'Harga BBM Dinaikkan, Seluruh Karyawan PPD Siap Gantung Diri'
Nurvita Indarini - detikcom

Jakarta - Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Itu yang dirasakan sebagian
besar karyawan PPD. Sudah gaji tidak lancar dibayar, eh kini harga bahan
bakar minyak (BBM) bakal naik dan pasti berdampak pada harga sembilan
bahan pokok.

Begitu berat beban para karyawan PPD sehingga secara bergurau mereka
menyatakan seluruh karyawan PPD siap bunuh diri jika harga BBM jadi
dinaikkan pada 1 Oktober 2005. "Bila BBM terus dinaikkan, seluruh karyawan
PPD siap gantung diri," sesumbar seorang sopir PPD.

Pernyataan sopir tersebut diiyakan oleh rekan-rekannya yang sedang berkumpul

di kantor pusat PPD, Jl. Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis
(29/9/2005). Mereka berkumpul karena akan menggelar unjuk rasa di Istana
Negara,
Jakarta, untuk mengadukan nasibnya.

Menurut karyawan PPD lainnya, akibat gaji yang tidak dibayar selama tiga
bulan
terakhir, ada sopir PPD yang meninggal karena jantungan.
"Dia berutang pada tetangga. Saat ditagih tidak bisa membayar karena gaji
tidak turun," ujar karyawan PPD tersebut.

Cerita sedih itu tidak sampai di sini. Akibat gaji yang tidak juga
dibayarkan,
ada karyawan PPD yang mau dicerai oleh istrinya. Ada juga yang mendadak jadi

memperoleh gelar S3 alias suka senyum sendiri. "Benar itu. Sudah banyak
teman
saya yang sekarang jadi S3, suka senyum sendiri," sambung karyawan PPD
lainnya
dengan nada getir.

Dari informasi yang dikumpulkan detikcom, gaji karyawan PPD telah tertunggak

selama tiga bulan sejak Juli. Bahkan ada pensiunan yang belum gajinya
dibayar
sejak Februari lalu hingga September ini.

Menurut Robinson Hasibuan, Sekretaris Umum Pengurus Komisariat Federasi
Transportasi Angkutan Serikat Buruh Seluruh Indonesia, utang Perum PPD
kepada karyawannya per bulan hampir mencapai Rp 5 miliar. Ini akibat gaji
4.430 karyawan yang tidak dibayar, dan per karyawannya bergaji sekitar
Rp 700 ribu sampai Rp 1 juta.

Kondisi yang mengenaskan dan tidak ada perbaikan ini membuat karyawan PPD
apatis terhadap pemerintah. Sekarang ini umumnya karyawan PPD tidak
percaya siapa pun presidennya. "Siapa pun presiden, kami sudah ragu.
Janji perubahan yang dikampanyekan, yang ada hanya perubahan harga,"
ujar seorang karyawan PPD.

Betul juga, ya! (gtp)
.."

-----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Behalf Of Samudjo
> Sent: 28 September 2005 16:52
> To: [email protected]
> Subject: Re: [ppiindia] Re: Besok, Demo Akbar Bakal 'Kepung' Istana
>
>
> Kalau besok mereka ikut turun ke jalan, berarti mereka sudah tidak
> mengandalkan doa untuk memperoleh apa yang mereka cita-citakan
> Saya fikir, demo, pemberitaan media masa maupun doa bersama adalah cara
> pembentukan opini masyarakat secara keseluruhan
> Kalau masyarakat seluruhnya sudah percaya, mungkin Allah juga akan
> mengubah
> takdir, siapa tahu
> Vox populi vox Dei, kata Hitler mengutip peribahasa Latin
> Wassalaam,
> Samudjo
> ----- Original Message -----
> From: "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Wednesday, September 28, 2005 4:29 PM
> Subject: [ppiindia] Re: Besok, Demo Akbar Bakal 'Kepung' Istana
>
>
> > Mas, kok gak ada unsur pimpinan MUI, Ahmadiah dan JIL? kan bagus
> > kalau mereka ber-damai ria diatas awan? daripada ribut ribut dibumi?
> >
> > salam
> >
> > danardono
> >
> > --- In [email protected], "Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > Mereka kan diajak jalan jalan ke luar negeri biar gak demo, biar
> > gak berkoar
> > > koar, di suap tutup mulut, macam anggota DPR kita saja. Pintar
> > nian oom
> > > Kalla ini ... Tanya : mereka diajak belanja di mana ya ? beli tas
> > Bally ?
> > >
> > > salam,
> > > Ari Condro
> > >
> > > ----- Original Message -----
> > > From: "melumilis" <[EMAIL PROTECTED]>
> > >
> > > Tapi sayang, pimpinan elemen2 ormas Pemuda lainnya
> > > sedang diajak Wapres "jalan-jalan" ke Afsel.
> > > AQ
> > >
> > > 2005
> > >
> > > Syeikh Yusuf Jadi Pahlawan Ganda
> > > ...dibusek.........
> > >
> > > Dalam perjalanan kunjungan kerja yang akan berakhir 29 September
> > mendatang
> > > tersebut, Kalla didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla. Selain itu,
> > juga turut
> > > serta Menlu Hasan Wirajuda dan Menteri Agama Maftuh Basuni.
> > Sebanyak 10
> > > pimpinan perguruan tinggi dan universitas serta empat pimpinan Badan
> > > Eksekutif Mahasiswa (BEM) juga ikut serta.
> > >
> > >
> > > Sejumlah pimpinan OKP juga diboyong Wapres. Antara lain Ketua Umum
> > HMI,
> > > Hasanunddin; Sekjen PMII, Rodli Kaelani; Ketua Umum GMKI, Angelina
> > > Sigalingggih; Ketua Umum PMKRI, Emanuel Tular; Ketua Umum PP Pemuda
> > > Muhammadyah, Abdul Mu'ti; Ketua Umum IMM, Ahmad Rofiq; Ketua Umum
> > Fatayat
> > > NU, Maria Ulfah; Ketua PP Nasyiatul Aisiyah, Nurjanah Fitri Ani;
> > dan Ketua
> > > Umum PP Pemuda Katolik, Nicolaus Uskono.
> > >
> > >
> > > Selain itu, dalam rombongan Wapres ada Ketua Presidium GMNI, Jan
> > Price
> > > Permata; Ketua DPP BKPRMI Harianto Daud; Ketua Umum DPP Satma PP,
> > Andi
> > > Sinulingga; Ketua Umum DPP Gemabudhi, Sekjen PP GP Ansor Munawar
> > Fuad;
> > > Ketua KNPI, Idrus Marham dan dua anggotanya; plus 22 orang wartawan.
> > > Jumlah total rombongan wapres adalah 100 orang.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke