29.09.2005

Konflik Israel Palestina

Oleh: Christoph Heinzel

(Perdana Menteri Israel Ariel Sharon menengok ke
kanan)

Pertemuan Puncak Israel Palestina, yang tadinya akan
dilangsungkan hari Minggu 2 Oktober, ditunda. 

Sebelumnya banyak pihak yang sudah meragukan, apakah
pembicaraan yang sudah direncanakan sejak lama ini
bisa terlaksana, karena ketegangan antara Israel dan
Palestina pada beberapa hari terakhir justru
meruncing. 

Konflik Israel Palestina mendapat sorotan luas di
Eropa. Di Israel sendiri, kebijakan Perdana Menteri
Ariel Sharon menarik pasukan dari Jalur Gaza bukan
keputusan yang populer. Di Partai Likud, mantan
Perdana Menteri Benjamin Netanjahu mengambil
kesempatan untuk kembali ke panggung politik dengan
mempertanyakan keputusan Sharon. Netanjahu mengusulkan
pemilihan umum baru. Tapi Komite Sentral Partai Likud
dengan selisih suara tipis menolak rencana Netajahu.

Harian Denmark Politiken menyoroti adu kekuatan di
Partai Likud. Harian ini menyayangkan kemenangan Ariel
Sharon.

"Sungguh disayangkan, Perdana Menteri Ariel Sharon
memenangkan adu kekuatan melawan Benjamin Netanjahu di
Komite Sentral Partai Likud. Dengan demikian, lenyap
juga harapan perubahan peta politik di Israel.
Seandainya Sharon kalah, ia mungkin keluar dari Likud
dan mendirikan partai baru yang berhaluan lebih
moderat. Di bawah pimpinan Netanjahu, Likud mungkin
makin bergeser ke kanan dan hanya atraktif bagi para
pendukung kelompok nasionalis yang fanatik saja. Tapi
hal ini tidak terjadi. Situasi untuk proses perdamaian
semakin suram. Sharon sekarang akan mencoba merangkul
para pendukung Netanjahu dengan mengambil posisi
keras. Artinya, ia tidak akan melakukan kompromi
apa-apa lagi dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas."

Harian Rusia Kommersant yang terbit di Moskow menilai,
Sharon memang layak menang.

"Ketika Ariel Sharon masuk ke gelanggang Politik,
semua orang tahu, ia adalah komandan yang tahan
banting. Namun masih belum jelas, apakah ia juga mampu
menjadi pemimpin nasional. Sekarang ia menunjukkan,
bahwa dirinya mampu menghadapi tugas-tugas berat.
Bukan serangan dari luar, melainkan serangan dari
partainya sendiri. Bagaimanapun masa depan politik
Sharon nantinya, kali ini dia memang layak menang."

Harian Austria Der Standard yang terbit di Wina
mengomentari kembalinya kekerasan ke Timur Tengah.

"Pada bulan-bulan dan mungkin tahun-tahun mendatang,
orang akan mencermati kasus Gaza. Presiden Palestina
Mahmud Abbas memang mengecam keras serangan roket
Hamas ke Israel, namun seruannya agar kekacauan ini
diakhiri tidak berdampak. Setelah penarikan pasukan
Israel, situasi makin memburuk. Kondisi baru bisa
membaik, jika Hamas dibubarkan. Ini hanya mungkin
melalui dua cara: melalui pelucutan senjata
secepatnya, sebagaimana yang disebutkan dalam road
map, atau integrasi dalam proses dan kehidupan politik
sebagaimana ditawarkan Abbas. Kedua hal itu saat ini
masih utopi."

Tema lain yang jadi sorotan harian-harian Eropa adalah
pidato Perdana Menteri Tony Blair di hadapan Partai
Buruh Inggris. Harian Inggris The Independent mencoba
mencari petunjuk kapan Blair bermaksud menyerahkan
tongkat pimpinan pemerintahan kepada penerusnya.

"Apapun kesimpulan yang bisa ditarik dari pidato Tony
Blair, satu hal sudah terjawab dengan jelas. Mr. Blair
adalah Perdana Menteri, ia adalah satu-satunya, dan ia
tidak punya niat untuk mengundurkan diri saat ini.
Kekuatan magisnya kembali menunjukkan kehebatan. Orang
perlu angkat topi pada kemampuan retorikanya, pada
instink politiknya, dan tentu saja pada para penulis
pidatonya. Selama ia berpidato, ia bisa memukau para
pendengar. Ia bahkan tidak menutup kemungkinan untuk
memasuki masa jabatan ke-empat bersama Partai Buruh."



                
__________________________________ 
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 
http://mail.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital.
http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke