bisa di bayangkan ekonom2 didikan prof sadeli, prof ali wardhana, dan terakhir DR sri Mulyani hasilnya kayak apa skrg...
Pada tahu gak kalau sebenarnya kerja di World Bank atau IMF itu menjadi ukuran kesuksesan ekonom hasil didikan suatu institusi pendidikan di depok. di otak ekonom2 tsb adalah how to create hutang// how to get instant result // how to be IMF's representative sebagai batu loncatan masuk kedalam jajaran tim ekonomi Indonesia. ** Finland sendiri yg notabene negara eropa barat utara yg luas wilayahnya cuma 1/40 an indonesia ternyata mempunyai hasil hutan / kayu yang setahun nya bisa mencapai nilai ekonomis sebesar USD 33 milyar. Indonesia? 'salam --- In [email protected], ANDREAS MIHARDJA <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Technic subsidi diEU/US-Can bersaing dgn negara 2 miskin.!!!!! > > Inilah technic yg harus dipakai oleh pemerintah Indonesia. > Tetapi rupanya mereka mendapat bisikan dari IMF atau WB atau menteri2 yg pro organisasi ini. Pemerintah indonesi tidak perlu anti seperti KKG tetapi juga tidk perlu dosile dengar kata. > Untuk setiap keputusan negara seharusnya team ekonomie negara harus memperhitungkan + atau - dari suatu undang2 atau peraturan. Inilah cara yg berpikir rational. > Ump-nya investment 100 oleh negara akan menciptakan kapital rata2 10x dari 100 itu dan kalau pajaknya dipungut akan menghasilkan minimal 4x jumlah 100 itu. {ini hanya contoh yg simple - dan biasanya dgn bantuan computer model perhitungan ini dapat dgn langsung. Untuk setiap negara modelnya harus diatur dan dibikin sendiri dan dikoreksi setiap saat. > [Indonesia ada scientist ini tidak?? - Ini pekerjaan team] > > Kembali keBBM - saya tidak tahu alasannya penaikan atau dicabutnya subsidi BBM tetapi kalau dilakukan tanpa perhitungan yg saya sebutkan memang sangat risky. Suatu negara yg modern tidak akan melakukan peraturan yg tiba2. --- tetapi Indonesia terkenal didunia mengenai irrational thinking pemimpin mereka - karena itu investor2 sulit membikin perhitungan IRR investment diIndonesia - dan karena itu pindah kenegara lain yg stabiel atau dapat diperhitungkan. > > Para ahli2 insinjur2 atau PhD2 yg dididik jaman Sukarno semua dikirim kepulau Buru atau tidak pulang sebab kalau pulang juga bakal dikirim kepulau tsb. Yg betul2 pintar diIndonesia juga dapat melihat labielnya keadaan dan banyak yg merantau. Jaman Sukarno mahasiswa2 dari Australia, Malaysia dan juga EU sekolah diIndonesia - tetapi dgn menghilangnya ahli2 inilah resultnya pendidikan pasaran ditinggal - keputusan2 ad-hoc dijalankan. Dinegara2 yg maju persoalan ini bakal bikin perdebatan dan mungkin tidak dapat dijalankan - tetapi Indonesia secara otoriter besok sudah jalan. > > Memang pikiran say bitter - tetapi science diIndonesia masih berada diadalam 1960-1970 dan yg seharusnya menggantikan scientist sebelumnya hanya dapat dihitung dgn jari. Murid scientist 1960 tanpa advanced eductaion menjadi pendidik generation sekarang > > Andreas > > > > Andrew Yuen <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Amerika Serikat mensubsidi sektor pertaniannya setahun 310 miliar > dolar AS, atau per harinya 1 miliar dolar AS. Demikian juga > negara-negara Uni Eropa juga berbuat serupa. Inilah salah satu hal > yang menjadi duri dalam gagalnya perundingan-perundingan di WTO, > terakhir kalinya di Sencen. Ini yg banyak menuai protes, terutama > negara-negara diluar G-7. > > Baru-baru ini Bush mulai membuka kebekuan ini, dengan melontarkan > keinginannya menghapus subsidi itu, akan tetapi statement ini masih > berbuntut.. artinya, AS akan pertimbangkan pencabutan subsidi apabila > negara-negara Uni Eropa telah melakukan hal itu. Sementara UE juga > sedang menunggu AS... > > Jadi... Septi.. siapa bilang di luar negeri gak ada subsidi2an?? > Lantas soal subsidi BBM..jika ada statement menteri yg mengatakan > harusnya harga minyak dalam negeri kita ini setara dengan harga > dunia.. pertanyaan yang harus dijawab itu luar negeri yang mana? > soalnya kalau patokannya Ansterdam itu Rp17.500/ltr atau Caracas yg > hanya Rp350/ltr ??? > > jangan gagap dengan luar negeri.. > > -ay- > > > On 9/29/05, septi nisrina <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > koq skeptis banget.... padahal di luar negri gak ada subsidi2an buat BBM. > > justru yang lebih penting adalah subsidi buat pendidikan dan kesehatan. > > tentang BBM biar ngikut harga pasar aja. toh kalau pendidikan murah semua > > orang bisa jadi pinter dan bisa lebih kreatif menciptakan bahan bakar > > alternatif or misalnya nyari alternatif transportasi umum yang murah, > > meriah, nyaman dan terjangkau semisal model kerata bawah tanahnya jepang dan > > cina.... kalau kendaraan umumnya lebih nyaman dan cepat daripada bawa > > kendaraan sendiri, kayaknya semua orang jug abakal lebih milih naik angkutan > > umu daripada bawa mobil sendiri.... > > > > masenugik <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Dari mailing list tetangga > > > > > > > > From: Alumnus PwC Jakarta > > Sent: 28 September 2005 13:36 > > > > Ada yang punya analisa dan menyimpulkan bahwa kenaikan Harga BBM > > dapat > > mengakibatkan Jumlah rakyat miskin turun..?! Kayak yang dibilang > > LPEM-UI bhw adanya korelasi kenaikan BBM dengan penurunan rakyat > > miskin. > > Kenaikan BBM sebesar 10% dapat menurunkan jumlah rakyat miskin sampe > > 14%. > > Jadi, penurunan jumlah rakyat miskin ini bisa mencapai 100%, apabila > > kenaikan BBM tersebut mencapai 100%. Analisanya adalah sbb : > > > > Harga bbm naek - tadinya rakyat miskin yang naek bis, sekarang jadi > > jalan kaki.. trus dijalan ketabrak metromini yg ngebut karena nguber > > setoran (gara2 bbm-nya naek) trus mati.. --> RAKYAT MISKIN BERKURANG > > > > Tadinya rakyat miskin makan sehari 1x.. trus jadi makan 1x tapi buat > > 3 > > hari (karena daya belinya turun).. lama2 mati kelaparan.. --> RAKYAT > > MISKIN BERKURANG > > > > Tadinya rakyat miskin yang pada sakit masih bisa beli obat generik.. > > trus BBM naik jadi nggak bisa beli lagi .. akhirnya mati..--> RAKYAT > > MISKIN BERKURANG > > > > Atau tadinya rakyat miskin yg sakit masih bisa ke puskesmas naik > > angkot, sekarang cuma jalan kaki, trus ketabrak metromini, malah mati > > di > > jalan..--> RAKYAT MISKIN BERKURANG > > > > Ada rakyat miskin yang jadi stress... mikirin bbm yang naek, saking > > mikirnya.... ampe lupa makan dan minum....akhirnya mati juga. -- > > > RAKYAT > > MISKIN BERKURANG > > > > Ada rakyat miskin yang kreatif dan berinisiatif.... buat menuhin > > kebutuhan dia nyolong ayam tetangga.... ketangkep, digebukin > > massa.....ampe > > mati juga. --> RAKYAT MISKIN BERKURANG > > > > Atau rakyat miskin yg nyolong ayam tadi ternyata bisa lolos, lantas > > ayam curiannya itu dimakan.. akhirnya kena flu burung.. mati juga.. -- > > > > > RAKYAT MISKIN BERKURANG > > > > Soal kenapa bisa dapet angka 14 %.. karena dari 100 orang miskin > > itu.. > > yang mengalami kejadian diatas total ada 14 orang maka dapet angka > > 8+4+2 dibagi 100 kali 100% = 14 %. Demikian analisa ini dibuat secara > > sederhana, mudah dicerna, anti njlimet.. > > > > Jadi kesimpulannya : > > Langkah pemerintah naekin bbm sudah cukup tepat.... hanya saja > > naeknya > > masih kurang tinggi. Coba kalo dinaekin tinggi2.... pasti makin cepat > > lagi pengurangan rakyat miskin di negeri ini. Semoga pemerintah kita > > membaca analisa ini.... dan segera saja naekin lagi, amien.. > > > > Kesimpulan lain; BBM naik setinggi-tingginya biar tambah banyak org > > jadi maling ayam. Kalo digebukinnya nggak sampe mati & malah masuk > > penjara, kan lumayan tuh bisa makan gratis di penjara.. ketimbang di > > rumah mau > > beli makanan yg semakin naik harganya karena makanan diangkut pake > > transportasi, lha wong bbm naek kok tarif makanan gk boleh naek. > > > > Don't worry, be happy!!.. > > :p > > > > > > > > > > ********************************************************************* ****** > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi- india.org > > ********************************************************************* ****** > > _____________________________________________________________________ _____ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > > > > > > SPONSORED LINKS > > Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn > > Indonesian language course > > > > --------------------------------- > > YAHOO! GROUPS LINKS > > > > > > Visit your group "ppiindia" on the web. > > > > To unsubscribe from this group, send an email to: > > [EMAIL PROTECTED] > > > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > > > > --------------------------------- > > > > > > > > > > > > --------------------------------- > > Yahoo! for Good > > Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort. > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > ********************************************************************* ****** > > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi- india.org > > ********************************************************************* ****** > > _____________________________________________________________________ _____ > > Mohon Perhatian: > > > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > > > > > > > > SPONSORED LINKS > > Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn > > Indonesian language course > > > > > > ________________________________ > > YAHOO! GROUPS LINKS > > > > > > Visit your group "ppiindia" on the web. > > > > To unsubscribe from this group, send an email to: > > [EMAIL PROTECTED] > > > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > > ________________________________ > > > > > -- > ============================================================= > Perjuangan Melawan Kekuasaan adalah Perjuangan Ingatan Melawan Lupa > -Milan Kundera- > ============================================================= > > > ********************************************************************* ****** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > ********************************************************************* ****** > _____________________________________________________________________ _____ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > > --------------------------------- > YAHOO! GROUPS LINKS > > > Visit your group "ppiindia" on the web. > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > --------------------------------- > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

