30.09.2005

Kekerasan di Irak Akan Meningkat

Oleh: Martin Fritz

(Pasukan marinir AS banyak terlibat dalam penyerangan
di Falujah tahun lalu)

Presiden AS, George W. Bush dalam pidatonya di Gedung
Putih, menyatakan optimismenya akan perkembangan
situasi di Irak. Akan tetapi, dalam waktu bersamaan
Bush juga memperingatkan akan meningkatnya gelombang
aksi kekerasan di Irak. 


Hal itu berkaitan dengan rencana digelarnya referendum
konstitusi baru Irak bulan depan. Sebelum menyampaikan
pidatonya, Bush mendapat penjelasan dari jenderal John
Abizaid, komandan pusat komando untuk seluruh Timur
Tengah, serta jenderal George Casey komandan pasukan
koalisi pendudukan Irak, mengenai situasi aktual di
Irak.

Bush mengatakan : “Dua pemilihan umum penting akan
digelar di Irak. Sementara dua acuan penting ini masih
harus dilaksanakan, kita harus memperhitungkan
meningkatnya aksi kekerasan. Para teroris membenci
pemilihan umum.“

Setelah referendum konstitusi, pada tahun ini juga
akan digelar pemilihan umum parlemen baru Irak. Bush
juga menunjuk pada sukses terbaru di Irak. Yakni
berhasilnya perang di Talafar di perbatasan ke Suriah.
Dengan begitu kawasan itu dapat diamankan dari
penyusupan angota kelompok perlawanan. Dengan berhasil
dibunuhnya salah seorang pimpinan Al-Qaida di Irak,
Abu Azzam di Bagdad hari Senin (26/9) lalu, Amerika
Serikat berhasil menyingkirkan seorang musuh yang
tangguh. 

“Dia merupakan salah satu tokoh komando terpenting di
kelompok Al Zarqawi. Berdasarkan laporan, dialah yang
memimpin aksi Al-Qaida di Bagdad. Juga dialah yang
bertanggung jawab, atas peningkatan serangan di Bagdad
belum lama ini.“ 

Bush juga menonjolkan sukses besar dalam pendidikan
pasukan keamanan Irak, yang semakin mampu
mempertahankan kota-kota Irak, yang berhasil direbut
kembali oleh tentara pendudukan AS dari tangan
kelompok perlawanan.

“Baru-baru ini, lebih dari selusin batalyon tentara
Irak menuntaskan pendidikannya, dan langsung
melancarkan operasi anti teror di Falujah dan Ramadi.
Di Bagdad bertugas 20 batalyon tentara Irak, sebagian
sudah berhasil menguasai bagian-bagian kota.
Seluruhnya di Irak bertugas lebih dari 100 batalyon“ 

Saat ini, lebih dari 138 ribu tentara AS bertugas di
Irak. Sejak dilancarkannya invasi ke Irak hingga hari
Rabu (28/9) lalu, tercatat sudah 1.923 orang tentara
Amerika yang tewas dalam tugasnya.



                
__________________________________ 
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 
http://mail.yahoo.com


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke