Bang Farid, Kalau saya melihatnya masih ada sedikit peluang pemerintah akan menurunkan harga BBM. Karena dengan begitu mereka akan mendapat 2 keuntungan. Pertama mereka tetap mendapat selisih kenaikan harga BBM. Kedua mereka dianggap mau mengakomodir keinginan publik.
Langkah serupa pernah dijalankan pada jaman Presiden Soeharto, tapi saya lupa tanggal persisnya. Kalau tidak salah waktu itu harga Premium Rp 850. Lalu dinaikkan menjadi Rp 1150. Akhirnya pemerintah menurunkan harga menjadi Rp 1000, merespon demo penentangan dari publik/rakyat. Kalau skenario ini yang hendak dijalankan berarti Pemerintah sedang membuat sinetron/ sandiwara. Sementara mayoritas publik kita adalah penggemar sinetron" yang irasional dan tidak mendidik. Tapi kalau tidak, berarti kita tinggal menunggu kabar banyaknya orang yang kelaparan atau bahkan resiko kejahatan akan meningkat. Karena tidak sedikit rakyat yang hampir tidak punya apa" lagi untuk mereka konsumsi. Boro" gizi yang memadai. Orang kelaparan koq dibilang di media massa 'gizi buruk'.. Eufemisme banget.. CMIIW.. Wassalam, Irwan.K Pada tanggal 10/1/05, Farid Gaban <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Iwan, > > Tidak cuma 100% > > Premium naik 87,5% > Solar 104,7% > Minyak Tanah 185,7% > > Hari ini Kompas keluar dengan pernyatan keras Faisal Basri, ekonom > yang selama ini getol merekomendasikan kenaikan harga bahan bakar. > > Merasa dikhianati, Faisal mengatakan, kenaikan yang keterlaluan itu > telah menghilangkan simpati di kalangan orang yang semula mendukung > kebijakan pemerintah. > > Wah, sekarang saya jadi pengin denger apa bunyi tajuk MAJALAH dan > KORAN TEMPO, yang selama ini juga getol mendukung kebijakan pencabutan > subsidi. > > Beberapa waktu lalu, tajuk Koran Tempo berbunyi: "Jangan Takut, Pak > Presiden". (Maksudnya, jangan takut menaikkan harga). > > Apa pula yang akan ditulis Mas Goen (GM) di Catatan Pinggir tentang > soal ini? Maret lalu, Mas Goen ikut menandatangani "petisi dukung > pencabutan subsidi" yang dibuat Freedom Institute. > > Terus, saya pengin denger juga apa kata para politisi di DPR, > khususnya dari PKS, partai yang saya pilih dalam pemilu lalu tapi kini > sudah menjadi bagian dari masa lalu bagi saya. > > Iklan hampir separo halaman di Kompas hari ini memasang foto Presiden > Yudhoyono dengan judul: "Kita Bantu Rakyat Miskin". > > What an ironic compassion..... > > Pemerintahan Yudhoyono membantu rakyat miskin dengan menaikkan TIGA > KALI LIPAT harga minyak tanah--bahan bakar yang paling banyak dipakai > di pedesaan! > > Retorik... retorik dan retorik.... Dia merasa sekarang masih musim > kampanye.... > > salam, > Farid Gaban > > --- In [EMAIL PROTECTED], bachtarudin gunawan <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > Menaikkan harga BBM sebesar sekitar 100%, menunjukkan > > pemerintahan SBY - JK tidak punya nurani. Masih > > relakah kita dipimpin oleh orang-orang seperti ini . . . [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help tsunami villages rebuild at GlobalGiving. The real work starts now. http://us.click.yahoo.com/T8WM1C/KbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

