Bali 2 Oktober 2005.
Kepada yang terhormat semua rekan media di Indonesia,
Telah terjadi lagi hal yang sangat memilukan hati kami di Bali, peristiwa
BIADAB tadi malam mengingatkan kita pada 3 tahun lalu dan membuat kami bertanya
lagi apakah salah kami disini , apakah yang ada di pikiran mereka untuk bunuh
diri dan membunuh orang lain yang tidak bersalah, apakah ini yang di ajarkan
agama mereka ?
Sangat banyak pertanyaan semacam ini ada di masyarakat Bali, kami mohon melalui
media ini agar dapat kiranya di sebarluaskan pesan kepada saudara - saudara
kita di seluruh daerah perkampungan di Indonesia agar tidak mudah di bodohi &
di cuci otaknya hanya untuk kepentingan sesuatu ajaran SESAT yang
mengatasnamakan ISLAM, sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dan Idul
Fitri, mungkin ini saat yang tepat bagi kita , saudara, teman ataupun pembantu
kita yang akan pulang ke kampungnya masing-masing untuk menyebarkan pesan ini,
agar hati hati terhadap sebuah ajaran atau kelompok yang ingin mencuci otak
saudara kita dengan alasan agama atau iming - iming lainya.
Pada kesempatan ini pula kami mohon dukungan anda semua untuk menyampaikan pada
pemerintah maklumat kami :
Percepat hukuman mati bagi kelompok Amrozi ( bom Bali 1 ) yang telah di akui
bersalah atas hukum, walaupun kami mengerti alasan pemerintah untuk belum
menghukum mati mereka dengan alasan agar mereka tidak di jadikan MARTIR oleh
kelompoknya. Tapi disini kita harus pertegas hukum kita agar mata dunia tahu
bahwa kita sangat serius dengan TERORIS.
Memberikan bantuan pada POLDA BALI berupa pemasangan kamera kamera
tersembunyi di setiap tempat keramaian umum di Bali, khususnya daerah KUTA,
LEGIAN, SEMINYAK, SANUR, JIMBARAN & UBUD.
Memberikan training khusus pada semua manager restaurant di Bali khususnya &
Indonesia umumnya mengenai pencegahan tindakan teroris.
Sekian surat ini kami buat, sekali lagi kami sangat menghargai atas semua
bantuan dan simpati anda semua atas terjadinya peristiwa tragis 1 Oktober 2005.
Hormat kami,
Hendra Lapusa.
Director.
Trijaya Dewata Group - ( Bali Plus, Area Mag, IStyle Mag ).
Ph Bali (62-361) 763981, 758671.
Fx Bali (62-361) 758194.
Ph Jakarta (62-21) 769 3571/72.
Fx Jakarta (62-21) 765 5474.
Mobile +62811397837, +628158117003.
Email [EMAIL PROTECTED]
Website : www.baliplus.com
Saya sangat sedih mendengar peristiwa bom bali 2. benar-benar sangat biadab.
Perbuatan kalian sia-sia. Allah SWT akan membuat kalian menderita, persis
seperti yang telah kalian lakukan kepada sesamamu manusia.
Partogi Samosir
First Secretary
Embassy of Indonesia
Sysslomansgatan 18, Stockholm, Sweden
Dear Friends,
Kejadian tragis terjadi lagi di Bali. Ini diakibatkan karena cacatnya hukum di
negara ini!!! Coba kalo pelaku-pelaku bom terdahulu langsung di hukum mati,
ngga akan ada yang berani melakukan hal tersebut! Dalam ini pemerintah harus
tegas, kalo orang2 tersebut melakukan hukum rimba dalam kejadian bom tersebut,
maka hukum juga WAJIB melaksanakan hukum rimba juga!!! Kalo mereka udah
membunuh nyawa orang banyak sekarang saatnya untuk mereka di bunuh orang
banyak, kalo perlu di bom aja tuh mulutnya! Biar dia tau rasanya di bom.
Thanks
Freddy & Arie Friends
Atas nama seluruh warga negara Indonesia yang berada di Hong Kong, kami
keluarga besar RoseMawar Magazine, mengucapkan belasungkawa yang
sedalam-dalamnya atas kejadian yang terjadi di Kuta - Bali. semoga saja semua
keluarga yang menjadi korban di berikan ketabahan dan kekuatan.
Terimakasih
Arie
RoseMawar Magazine HK Ltd.
Saudara-saudara di Bali,
Hati kami sekeluarga sedih dan bersimpati kepada saudara sekalian.
Sampai tidak ada kata yang tepat untuk menggambarkan
Kegeraman hati kepada para pelaku.
Tidak tahu apa yang mereka tuju.
Melihat di Metro TV anak-anak, ibu-ibu, bahkan para bapak
Yang menangis, hati ini perih.
Tapi, pelaku memang tidak punya hati.
Pikir mereka, mereka masuk surga.
Malah mereka langsung dijemput ke neraka.
Disana selama-lamanya mereka akan disiksa oleh api neraka.
Kalian akan bangkit.
Tuhan tidak akan pernah memberi cobaan melebihi kekuatan.
"Habis hujan tampak pelangi,
Bagai janji yang teguh,
Di balik duka menanti,
Pelangi Kasih Tuhanku."
Syair lagu ini selalu menguatkan kami
Tatkala kedukaan dan penderitaan datang.
Semoga ini juga menguatkan.
Jeni Tanan
Saya terhenyak mendengar bom meledak lagi di Bali. Saya mendadak merasa sepi
di tengah keramaian Oxford Street festival Sabtu siang lalu. Tuhan... apa dosa
bangsa kami sampai Bali menangis lagi... Ingin rasanya saya segera pulang, ke
Bali dan membantu saudara kita disana yang menjadi korban. Saat ini hanya doa
yang bisa saya kirim dari jauh, semoga mulai sekarang Bali selamat dan
sentausa, damai selamanya.
Swastika
Postgraduate student
London
Saya mengutuk teroris pengecut yang melakukan pengeboman di Bali baik 3
tahun yl dan yang terjadi 1 okt 2005.
Please kepada pemerintah untuk berbuat sesuatu, perangi teroris sampai
ke otaknya, bukan hanya pelaku dan pelaksananya saja.
Bantu pulihkan Bali dan Indonesia, jangan lagi kotori dengan bom
biadab.
nyoman.rahayu
Dear Kawan, Secara pribadi saya turut berduka atas
teror bom yang kembali terjadi di Bali 1 Oktober 2005.
Kita merasakan kegeraman atas kejahatan ini, merasa
sesak dengan jatuhnya korban tak berdosa, dan
harap-harap cemas, apakah ini tragedi akan terus
berlanjut dan teror bom masih merupakan cara
satu-satunya untuk berekspresi..???
Tidak ada yang bisa menghimbau teroris untuk
menghentikan cara-cara ini kecuali hati nurani mereka
sendiri. Yang bisa kita lakukan bersama-sama adalah
meminimalisir kesempatan dan potensi teorisme.
Untuk Bapak Presiden, sudah waktunya anda menghentikan
retorika politik membangun pemerintahan yang bisa
menjamin rasa aman. Semua terbukti gagal dengan teror
yang tak kunjung usai.Baiknya Bapak membangun keadilan
ekonomi-politik secara kongkrit dan menghentikan
praktek kekerasan "negara", karena saya yakin para
teororis juga manusia yang merasa "belum terpenuhi
keadilan ekonomi-politiknya" atau korban dari
"kekerasan negara" (termasuk AS), namun tidak mau
repot menggunakan cara-cara yang lebih demokratis
karena bosan dengan respon negara yang retorik dan
penuh tipu daya.
Bapak-bapak Intel, bom yang meledak juga "meledek"
anda, apa saja yang anda lakukan selama ini? Kalo
untuk "ngurusin akitivis pro demokrasi" atau ngintelin
LSM anda bisa, kenapa dengan pelaku teror bom gak bisa
(Atau gak mau?)? Ada apa dengan BIN?
Skali lagi sejuta doa dan kutukan boleh muncul, tapi
tanpa satu tindakan kongkrit negara, semua akan
sia-sia.
Salam,
Mufti Makaarim Al-Akhlaq
Depok
Salam Kemanusiaan,
Sebagai sesama manusia, kami merasa teriris iris perasaan dan hati
kami.
Mengapa manusia harus membunuh sesamanya manusia? Adakah yang salah
dari
ciptaan Yang Maha Kuasa ini?
Kalau manusia sudah kehilangan rasa kemanusiaannya, masih layakkah
manusia
tersebut disebut manusia.
Bom yang kau ledakkan itu, engak salah , dan Bom memang tidak bupnya
hati
nurani.
Tapi manussia dibelakang bom itulah, saya himbau: hentikan dengan
segera
perbuatan anda.
Bom hanya menabur bencana dan malapetaka bagi kehidupan umat manusia.
Bom tidaka akan mampu mengubah kehiidupan manusia, kecuali kematian dan
kenestapaan.
Pencinta Damai Sejati
Yohanes Budhiatmono
Health & Safety Dept- SEA Division
Phone 0254 601252 ext 3401,02,51,52
Fax; 0254 600675/602015
e-mail ; [EMAIL PROTECTED]
Shiva mengucapkan turut berduka sedalam-dalamnya atas musibah Bom Bali II yang
terjadi di Kuta dan Jimbaran pada tanggal 1 Oktober 2005, mudah2an semua badai
cepat berlalu, dan kami mengutuk keras pelaku.
Shiva Management
buat teman2 sebangsa dan setanah air..
maaf hanya ini yang bisa saya lakukan sebagai bukti
rasa keprihatinan terhadap peristiwa bom Bali........
itu juga udah untung di depan jendela gue kebetulan
ada tiangnya
Windy Setiadi
Berklee College of Music
Boston, MA
Saya turut berduka cita atas korban-korban Bom di Bali, 1 Oktober 2005. Semoga
keluarga dan seluruh sahabat yg ditinggalkan diberi kekuatan. Untuk korban yg
sedang dalam perawatan, semoga selalu diberi kekuatan dan ketabahan.
Untuk kita semua, semoga kejadian ini semakin membangkitkan semangat
memperjuangkan kemanusiaan dan selalu mengupayakan pengungkapan kebenaran dan
meraih rasa keadilan. Jangan pernah terulang lagi!
atik
Iya.. saya juga menyatakan amat prihatin dengan kiejadian tersebut.
Sungguh, binatang macam apa yang tega melakukan kebiadaban itu.
Jangan ngaku-ngaku dari kelompok agama tertentu lah... JANGAN PERCAYA. BASI !!
Karena orang beragama tidak bisa membunuh sesamanya. Kalopun dia ngaku beragama,
mungkiin yang disembah kaleng kaleee...
YANG JELAS, BETAPA PENGECUTNYA PARA PELAKU ITU,
BERANINYA CUMA CURI-CURI, NGGA BERANI TAMPIL DIRI.
KALO BERANI HAYO TAMPIL, DAN SAYA ORANG NOMOR SATU YANG AKAN MENGHAJARNYA.
Tuhan, makhluk seperti inikah yang Kau ridhloi "perjuangannya", dengan
membunuhi orang-orang yang tak berdosa. "Kematian sahid" seperti itukah yang
Kau janjikan bagi pembunuh-pembunuh itu?? Wahai...
Kenapa tak Kau biarkan negeri ini berjuang dengan kesulitannya yang ada tanpa
Kau tambahkan kepiluan yang hanya akan menambah derita bangsa ini...
Wahaiii...
i have watched the news from afar from where i live
and it was devastating for me to see my country
that had so many potentials and a promising future
crumble down in the hands of terrorists
let's not let the terrorists dictate our lives
believe in the government once in a while
don't just protest against it
support the government in doing their best to stop terrorism
Revie in Vienna, Austria
kenapa BALI lagi????
korbannya adalah rakyat sipil yg tidak tahu apa2,
sungguh perbuatan yg harus dikutuk.
stop!!! no more BALI part 3. enough!!!!
Salam kasih,
Entah apa yang melatari sehingga kebiadaban terajadi diatas bumi yang beradab.
Toleransi Orang Bali sudah tidak diragukan lagi, dengan semboyan mereka "Tat
Twam Asi"yang berarti engkau adalah aku, dan " Kita semua adalah saudara".
Kalau ini atas nama idiologi, dan idiologi tersebut memang membenarkan tindakan
ini,
betapa nistanya idiologi tersebut, membenarkan pembantaian atas mereka yang
tidak paham untuk apa mereka dibantai.
Penerimaan dan penghormatan masyarakat Bali atas pendatang telah disalah
gunakan oleh manusia-manusia biadab, dengan menghancurkan bumi damai kecintaan
masyarakat dunia.
Semoga ini kali terakhir Bali dan manusia beradab di teror oleh manusia -
manusi biadab.
Terimakasih,
Damai
Kirimkan Solidaritas Kawan2 ke [EMAIL PROTECTED]
Dengarkan di radio Jaknews www.jaknews.net
---------------------------------
Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/