http://www.kompas.com/kompas-cetak/0510/06/daerah/2106452.htm

 
Busung Lapar di Nias Selatan 


medan, kompas - Kelaparan melanda dua desa di Kecamatan Lolomatua, Kabupaten 
Nias Selatan, yakni Desa Hilinaa dan Desa Sombulu. Sejak Senin (3/10) sudah 
tiga balita dari kedua desa itu terpaksa dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah 
Gunungsitoli karena busung lapar.

Tiga balita yang dirawat itu adalah Menita (3), Talisauki (3), dan Yusnimar 
(4). �Masih ada 15 balita lagi yang kami duga menderita busung lapar. 
Kawan-kawan kami menjemput mereka karena akses masuk ke desa itu sangat 
sulit,� ujar salah seorang relawan dari Lembaga Studi dan Advokasi Kebijakan 
(Elsaka) Sumatera Utara, Helide Manurung, di Gunungsitoli, Rabu (5/10).

Desa Hilinaa dan Sombulu masih terisolasi. Mayoritas penduduknya juga tidak 
bisa berbahasa Indonesia. Lokasi dua desa itu berdekatan dengan perbatasan 
Kabupaten Nias. Akses ke dua desa itu dari ibu kota Kecamatan Lolomatua hanya 
jalan setapak sejauh kira-kira 12 kilometer. Penduduk di sana sama sekali belum 
pernah menerima bantuan meski daerahnya juga terkena dampak gempa bumi Maret 
lalu, ujar Helide.

Menurut Helide, mayoritas warga dua desa itu hidup dari sektor pertanian, 
tetapi bukan pertanian tanaman pangan. Warga sudah menderita sejak sebelum 
gempa. Kebanyakan dari mereka hidup dengan menyadap karet, ujarnya.

Menurut salah seorang anggota DPRD Nias Selatan, Adrianus Duha, kondisi warga 
di dua desa terpencil itu jarang terpantau oleh aparat pemerintahan di Teluk 
Dalam, ibu kota Nias Selatan. Sampai saat ini saya malah belum tahu jika dua 
desa di Kecamatan Lolomatua mengalami kelaparan, ujarnya.

Menurut dia, kondisi seperti ini terjadi karena sampai sekarang Kabupaten Nias 
Selatan belum memiliki bupati definitif akibat tertunda-tundanya pelaksanaan 
pemilihan kepala daerah. Pejabat pelaksana tugas Bupati Nias Selatan Ezra 
Munthe pun, menurut Adrianus, tidak cukup punya waktu memantau kondisi warga di 
pedalaman. Apalagi beliau juga sibuk di Medan, ujar Adrianus. (bil)



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke