Wahh dengan senang hati berbuka dengan macam macam nasi goreng. Tentu 
saja yang paling saya kenal, adalah nasi goreng Jawa yang pakai 
ulekan bawang merah, cabe, kemiri. lalu, pakai dendeng. tapi terus 
terang, menjelang dewasa, saya hijrah ke nasi goreng Tionghoa.

Nasi goreng babah juga sangat lezat, terutama saya rasakan di Jateng: 
Semarang, Pekalongan, Jogya, Solo, Madiun..saya coba menirunya, 
sampai sekarang gagal. Nanti kalau ke rsto saya akan pura pura 
kesasar masuk kedapur..

Mas Ari sudah marah marah, takut gak diberitahu trick aslinya. Ini 
memang rahasia perusahaan ha ha ha.

Saya belajar banting tulang masak kala mahasiwa ehh mahasiswa, karena 
pria yang masak sangat dikagumi gadis gadis. Lebih dikagumi daripada 
kalau naik Maserati atau Lambhorgini. bener dehh. 

Tetapi ini ada idee memasukkan susu kedalamnya, yang jelas jelas 
membelokkan arah haluan negara.

Mas, saya sebagai orang Madiunan kangen dengan pecel Madiun lengkap 
dengan jeroan, ayam goreng, usus goreng, dan matasapi.

Salam masak

danardono



--- In [email protected], Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> 
> betul pak, nasi goreng cina asli memang tak
> pakai kecap sama sekali...... warnanya hampir putih,
> sedikit kekuningan karena bumbu-bumbu....
> 
> nasi goreng yang pakai kecap itu khas cina peranakan
> (terutama di jawa).... keturunan cina (babah) yang
> sudah kawin mawin dengan pribumi setempat.....
> 
> kapan nih buka puasa bersama pakai nasi goreng....?
> 
> salam,
> 
> 
> 
> At 06:41 AM 10/7/05 +0000, you wrote:
> >Mas, sebagai pengikut ketat aliran nasi goreng Tionghoa, saya 
protes.
> >
> >Nasi goreng Tionghoa yang betul tidak pakai kecap, kecap apapun,
> >apalagi kecap kental manis cap Bangau atau entah apa lagi. Nasi
> >goreng Tionghoa yang baik, adalah dengan "kecap" ikan (bukan kecap
> >samasekali), yang cair dan kecokelatan. Aromanya memang membuat 
kita
> >pingsan kalau tak tahan.
> >
> >Yang utama disini adalah aroma dan rasa daging yang digoreng
> >sebelumnya, dan minyaknya mendasari taste sang nasi. Lalu pakai
> >bawang putih. That's it.
> >
> >Sahabat sahabat mahasiswa  Tinghoa yang jawara masak kala di asrama
> >mahasiswa di Vienna (duluuu niih), wanti wanti " nasi goreng ala
> >Tionghoa tak boleh berwarna merah atau kecokelatan". Namun hampir
> >putih.
> >
> >Nah, kalau saya boleh buka rahasia, cara orang Minahasa buat nasi
> >goreng, lebih sedap lagi. Mirip gaya Tionghoa, namun tak pakai 
kecap
> >apa apa, juga tak pakai sauce ikan, tetapi pakai jahe dan banyak
> >cabe. Warnanya keputihan juga, mip nasi goreng Thailand.
> >
> >Yang mengusulkan nasi goreng pakai susu, akan saya tuntut ke
> >pengadilan, karena melanggar hak hak azazi nasi goreng.
> >
> >Saya tak jelas, "syusyu" macam apa yang dimaksud mas Truly. Mungkin
> >si mbak dapat jelaskan secara mendetail...
> >
> >Salam masak
> >
> >Danardono
> >
> >
> >
> >
> >--- In [email protected], "Ari Condro" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> > >
> > > nasi goreng pake kecap kan aliran nasi goreng china.  kalo nasi
> >goreng aceh
> > > atau nasi goreng jawa timuran, yang banyak malah tomat dan 
sausnya
> >tuh, gak
> > > pake kecap.  adalagi nasi mawut yang nasi gorengnya dikasih mie 
ama
> >sayur.
> > > ngapain harus pake susu ?  salah kedaden iki :))
> > >
> > > salam,
> > > Ari Condro
> > >
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke