Mang Ucup, mati itu lebih enak dari hidup gak ya...kalau jawaban mangucup mati lebih enak, mungkin saya memilih mati saja....karena hidup pun malah bikin pusing, harga-harga naik membumbung tinggi...sementara penghasilan jalan ditempat, akibatnya hutang dimana-mana, kayaknya sih lebih baik mati daripada dikejar-kejar dan diteror debt collector. ada pencerahan dari mang ucup..??? btw kalo di belanda ada debt collector gak ya ? disini debt collector sadis-sadis dan ganas-ganas. salam iwan
MANG UCUP <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Sdr Arie Saptaji mengajukan pertanyakan: "Benarkah hidup ini tidak patut lagi dijalani bila "kualitas"-nya dipertanyakan? Sampai sejauh mana hidup mesti terus dipertahankan? " Menurut mang Ucup dimana bukan hanya sekedar harga BBM saja yg naik, bahkan harga kebutuhan se-hari2 pun sdh naik setinggi langit. Hidupun sdh dililit hutang sampai ke ubun2, boro2 untuk biaya Dr ataupun rumah sakit, untuk biaya hidup se-hari2 saja sdh ngos2an, maka dari itu buat apa nerusin hidup yg tidak berkualitas lagi, lebih baik kita buruan rame2 bunuh diri saja; masalahnya sedang ngetren neh! Bagi mereka yg udah bener2 kebelet ingin buruan bunuh diri, tapi tidak tahu bagaimana caranya, Anda bisa menghubungi group seperti "Exit" atau "Right to Die" atau self studi dirumah melalui buku pembimbing bunuh diri, "Let Me Die Before I Wake" disitu dipaparkan dgn jelas berbagai macam teknik untuk bunuh diri secara cepat dan enak, lengkap dgn daftar dari berbagai macam obat2an yg tokcer dan cespleng agar bisa buruan pulang kampuang, mulai dari baygon s/d racun tikus. Di USA lebih dari 30.000 orang per th yg melakukan bunuh diri. Tiap orang berhak untuk melakukan apa saja dgn tubuhnya, mulai dari potong rambut s/d potong kelamin dan mulai dari memperbesar kelopak mata s/d buah dada semuanya ini oce2 saja, tetapi tidak tiap orang berhak untuk memilih kematiannya sendiri. Sehingga timbullah pertanyaan MATI itu hak siapa? Sejak Socrates meminum racun (hemlock) dan memilih suicide is a remedy for unbearable pain, mati bukan cuma proses lepasnya jiwa dari raga. Bahkan filsuf kontemporer Frederich Nietzche dalam kitabnya ''Zarathustra'' pernah menyatakan, ''Matilah pada saat yg tepat.'' Tiap orang yg punya rasa kasih akan menembak seekor kuda yg terjebak di dlm kandang yg terbakar, dan apakah seorang Dr berkewajiban untuk membantu bayi yg cacad total sejak dilahirkan, apabila bayi tsb tiba2 berhenti bernafas? Apakah kehidupan seseorang harus dipertahankan terus, apabila ia tidak bisa disembuhkan lagi dan dimana hidupnya hanya tergantung dari slang dan mesin saja? Dan sejak tgl 16 Mei kemarin negara Belgia adalah negara ketiga di Eropa setelah Belanda dan Catalonia (propinsi di Spanyol) yg mengijinkan Euthanasia. Kata Euthanasia berasal dari bhs Yunani yg berarti kematian yg baik atau tanpa rasa sakit. Dlm bhs Jerman lebih dikenal dgn kata Sterbehilfe = help to die. Ada dua macam euthanasia: Aktif dan Pasif. Yg pertama adalah mencabut kehidupan untuk menghindari penderitaan dan yg kedua adalah membiarkan kematian terjadi untuk menghindari penderitaan. Yg pertama si pasien menyetujui kematiannya dan yg berikutnya tidak. Euthanasia aktif berarti menghasilkan kematian sedangkan eutanaisa pasif berarti mengijinkan kematian. Euthanasia aktif ini sama dgn pembunuhan, sedangkan euthanasia pasif berarti "mengijinkan" kematian. Euthanasia pasif yg wajar berarti mengijinkan kematian terjadi secara wajar dgn menolak alat2 maupun mesin2 yg tidak wajar untuk mempertahankan kehidupan, secara moral hal yg terakhir ini, mungkin ini bisa diterima. Tiap orang mempunyai hak untuk mendapatkan kematian yg baik dan yg bermatabat, tetapi kematian yg perlahan, menyakitkan dan tanpa mengenal ampun , bukanlah satu kematian yg bermartabat, bahkan merendahkan sifat2 kemanusiaan kita. Kenapa kita mengijinkan aborsi, tetapi euthanasia tidak? Menurut mang Ucup Euthanasia adalah satu tanda bakti kasih sayang kepada orang yg menderita, jadi ini benar2 sesuai dgn ajaran agama yg selalu mengutamakan kasih! Dan apakah Anda tahu bahwa bukan hanya sekedar pasiennya saja yg menderita, melainkan anggota keluarganya juga turut menderita. Dengan mempercepat kematian yg tidak dapat di elakan, bukan hanya sekedar meringankan penderitaan sang pasien, tetapi juga melepaskan beban finansial berat yg harus ditanggung oleh keluarganya. Di Holland sekarang kita bisa ikutan kursus "Bagaimana caranya membunuh dgn baik!" , ini tidak dilarang, bahkan dianjurkan oleh pemerintah setempat. Kursus ini diberikan untuk para Dr yg ingin membunuh pasiennya! Kenapa? Karena Holland adalah negara pertama di dunia ini yg menghalalkan pembunuhan - suntik mati bagi pasiennya yg lebih lazim dgn sebutan "euthanasia". Permohonan untuk bunuh diri di Holland saja diperkirakan per th-nya mencapai 20.000 orang dan 3.200 orang yg telah benar2 dibunuh oleh Dr. nya. Jadi kalau mau bunuh diri datanglah ke Holland sambil minum kopi dahulu dgn mang Ucup. Ingat Anda tidak perlu beli return ticket, one way ticket saja sdh cukup, karena pulangnya langsung melalui jln tol menuju keatas. Pertanyaan: apakah kalau kita menolak pengobatan ini berarti bunuh diri, karena kita menyadari bahwa keluarga kita itu sebenarnya tidak mampu untuk membiayainya? Disamping itu bukankah setiap manusia berhak untuk memilih kematiannya secara wajar dan alamiah dgn menolak alat2 untuk mempertahankan kehidupan yg tidak wajar, seperti mesin jantung dan paru2? Dan apabila seorang perawat di rumah sakit mendapatkan tugas untuk mecabut tabung infus dari seorang pasien yg dapat mengakibatkan kematian dari pasien tsb bisa dinilai sebagai membunuh? Mohon petromaksnya ! Mang Ucup Email: [EMAIL PROTECTED] Homepage: www.mangucup.net *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] SPONSORED LINKS Cultural diversity Indonesian languages Indonesian language learn Indonesian language course --------------------------------- YAHOO! GROUPS LINKS Visit your group "ppiindia" on the web. To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- --------------------------------- Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today! http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

