http://www.suarapembaruan.com/News/2005/10/08/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 

Harga Gas Industri Naik 15 Oktober 


JAKARTA - Sektor industri, khususnya pengguna gas bumi, akan kembali terpukul. 
Sebab mulai 15 Oktober mendatang PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk akan 
memberlakukan kenaikan harga gas untuk pelanggan industri. 

Penolakan dari asosiasi industri yang menyodorkan fakta keterpurukan akibat 
ekses kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak menyurutkan tekad PGN untuk 
menaikkan harga gas bumi hingga 15 persen. 

Kenaikan harga itu, seperti ditegaskan Direktur Utama PT PGN Tbk WMP 
Simandjuntak di Jakarta, Jumat (7/10), tetap akan diberlakukan mulai pukul 
00.00 WIB Sabtu (15/10). 

''Kenaikan itu untuk semua industri. Kenaikan jadi 4,5 dolar AS per MMBTU. Toll 
fee (biaya pengangkutan) sudah termasuk,'' tandasnya. 

Saat diminta tanggapan mengenai penolakan kalangan industri, Simandjuntak 
berdalih, kenaikan harga yang ditetapkan PGN kali ini masih di bawah angka 
kenaikan harga BBM (solar) untuk industri. 

Menurut dia, dengan besaran kenaikan harga gas menjadi sekitar US$ 4,50 per 
MMBTU (million metric british thermal unit), kalangan industri seharusnya 
menerimanya, karena harga gas setelah kenaikan masih lebih murah ketimbang 
harga solar untuk industri. 

''Industri seharusnya tidak keberatan karena harga gas setelah kenaikan setara 
dengan harga solar Rp 1.600 (sementara Pertamina menetapkan harga solar 
industri Rp 6.000 per liter untuk periode Oktober 2005). Kalau Departemen 
Perindustrian minta PGN membatalkan kenaikan harga, itu sah-sah saja,'' 
katanya. 


Naik Lagi 

Dia menjelaskan, harga gas bagi industri saat ini US$ 3,90 per MMBTU. Harga 
tersebut setara dengan Rp 1.400 per liter solar. Setelah dinaikkan menjadi 
sekitar US$ 4,50 per MMBTU pun, menurut Dirut PGN, harga gas bumi belum 
mencapai tingkat keekonomian, meski secara pasti dia tidak menyebut besarnya 
angka harga keekonomian itu. 

Terkait dengan pencapaian harga keekonomian, setelah kenaikan 15 Oktober nanti 
pada awal Januari 2006 PGN berencana kembali menaikkan harga gas bagi industri. 


Namun, sejauh ini Dirut PGN belum bisa memberikan penjelasan, karena masih 
terfokus pada persiapan kenaikan harga yang akan ditetapkan 15 Oktober. 

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Achmad 
Wijaya menyesalkan sikap PGN yang tetap akan memberlakukan kenaikan harga gas 
(termasuk toll fee) secara mendadak, tanpa sosialisasi dalam waktu yang 
mencukupi. Asaki, menurut Wijaya, juga menyayangkan keangkuhan PGN yang tidak 
mempedulikan pengadaan (pasokan) gas, namun ngotot akan menaikkan harga. 

Asaki menerima pemberitahuan kenaikan harga gas bagi industri pada akhir 
September lalu melalui Surat Keputusan Direksi PT PGN Tbk Nomor 
015100.K/323/UT/2005 tentang kenaikan harga kontrak dan harga umum gas bumi. 

Harga gas akan naik 17,7 persen dari harga saat ini US$ 2,90 menjadi US$ 3,30 
per MMBTU. Harga tersebut belum termasuk kenaikan biaya pengangkutan Rp 155 
atau naik dari Rp 295 menjadi Rp 450. 

Dengan kondisi yang serba sulit saat ini, sebagai dampak kenaikan harga BBM 
ditambah dengan selalu terganggunya pasokan gas dari PGN, Asaki yakin kenaikan 
harga gas mulai 15 Oktober semakin memperburuk kondisi dunia usaha. Lalu akan 
makin terpuruk bila awal Januari 2006 harga gas dinaikkan lagi. 

Menurut catatan Asaki, harga gas pada Januari 2006 akan dinaikkan lagi menjadi 
US$ 3,40 dari US$ 3,30 per MMTBU (harga per 15 Oktober). Begitu pula biaya 
pengangkutan, yang akan dinaikkan lagi menjadi Rp 600 dari Rp 450. (H-13) 


Last modified: 8/10/05 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help tsunami villages rebuild at GlobalGiving. The real work starts now.
http://us.click.yahoo.com/T8WM1C/KbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke