http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/10/10/o3.htm


Berani Hidup

APA yang Anda rasakan dalam hidup ini? Apakah Anda merasa senang, puas, 
bahagia, nyaman, enak, tenang, damai atau kondisi lainnya yang bertolak 
belakang? Sebagian orang merasa hidup ini merupakan kondisi yang tidak 
menyenangkan karena diwarnai dengan berbagai macam masalah yang seakan-akan 
tidak ada habis-habisnya.

Biaya pendidikan mahal. Tidak ada lapangan kerja sehingga tidak bisa kerja. 
Kalaupun ada lowongan kerja, tidak masuk dalam perhitungan syarat yang 
ditentukan. Harga yang semakin tinggi. Tuntutan hidup yang semakin tinggi. 
Kebijaksanaan pemerintah yang tidak berpihak, dan masih banyak lagi 
kondisi-kondisi yang terjadi dalam kehidupan ini, yang dapat dianggap sebagai 
masalah kehidupan.

Mereka yang berpikiran sempit akan menggunakan jalan pintas untuk segera 
mengakhiri hidup ini. Dalam satu tahun terakhir, banyak orang yang mengakhiri 
hidupnya dengan sia-sia karena tidak dapat menanggung beban kehidupannya. Ada 
anak sekolah yang mengakhiri hidupnya gara-gara dikatakan sebagai anak penjual 
bubur. Orang tuanya memang berjualan bubur ayam, yang jauh lebih mulia daripada 
orang kaya yang korupsi.

Mereka yang berpikiran sempit, bisa jadi akan berpikir bahwa kehidupan di alam 
yang lain, terutama di sorga, akan lebih baik. Tidak ada kepincangan, tidak ada 
perbedaan, tidak ada kesulitan dan seterusnya. Sorga merupakan alam yang sangat 
menjanjikan, digambarkan penuh dengan segala kesenangan dan kenikmatan. Siapa 
yang tidak mau kesana? Inilah pertanyaan berikutnya yang disampaikan dengan 
penuh semangat walaupun penanyanya sendiri belum pernah pergi ke sana.

Tidak mengherankan bila banyak orang yang terbius angin sorga. Ada yang bunuh 
diri bersama-sama, bersama pemimpinnya. Ada yang rela melakukan bom bunuh diri. 
Ada yang gantung diri dengan usaha sendiri, dan masih banyak lagi cara yang 
lainnya. Satu hal yang perlu dipertanyakan; apakah mereka akan mendapatkan 
kebahagiaan di alam yang baru? Apakah mereka benar-benar lahir di alam yang 
lebih baik?

Dalam berbagai kesempatan, Sang Buddha menjelaskan bahwa hidup ini dukkha, 
diwarnai dengan berbagai kondisi yang tidak menyenangkan. Selain berbagai 
kondisi yang ada di luar yang menimbulkan dukkha, badan kita sendiri adalah 
sumber dukkha; sarang berbagai penyakit, akan menjadi lapuk atau tua, dan 
akhirnya akan mati. Ini sebuah kesunyataan, berlaku pada siapa saja di berbagai 
belahan dunia ini.

Semua kondisi yang tidak menyenangkan ini --suatu saat nanti, di masa yang akan 
datang- akan berakhir. Tepatnya, ketika semua kekotoran batin lenyap, ketika 
seseorang mencapai tingkat kesucian yang tertinggi, ketika pikiran tercerahkan. 
Inilah kondisi yang disebut nibbana. Dan untuk mencapai tujuan akhir tersebut, 
Sang Buddha telah menguraikan teori dan tekniknya. Semuanya sudah jelas, yang 
diperlukan hanyalah mempraktikkan dalam kehidupan ini.

Alam dewa bukanlah kondisi yang kekal untuk selamanya. Kehidupan di tigapuluh 
satu alam diwarnai dengan perubahan, kesedihan, perpisahan, dan berbagai 
kondisi yang tidak menyenangkan lainnya. Selain itu, tidak ada yang bisa 
menjamin apakah kita akan lahir di alam yang lebih baik atau lebih buruk. Yang 
bisa menjamin adalah perbuatan diri sendiri. Sesuai dengan yang ditanam, 
demikian pula buah (akibat) yang akan dipetik (diperoleh). 

Di zaman sekarang, hidup memang terasa lebih menyesakkan dada, terutama setelah 
harga BBM naik dan pendapatan tidak akan serta merta naik. Ini hanya salah satu 
masalah yang muncul, selain masalah lainnya dalam kehidupan ini. Apa pun yang 
terjadi, marilah kita hadapi hidup ini dengan bijak. Jadikan kondisi yang ada 
untuk memperbaiki diri, melatih diri, meningkatkan pengertian kita tentang 
hidup dan kehidupan ini sehingga menjadi manusia yang berani hidup. 




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke