http://www.sinarharapan.co.id/berita/0510/07/opi02.html




Gereja, Perpustakaan dan Minat Baca  
Oleh
Weinata Sairin


Dalam perspektif kristen, gereja bukan hanya berarti bangunan tempat umat 
Kristen beribadah. Gereja adalah persekutuan yang telah dipanggil keluar dari 
kegelapan kepada terang (I Petrus 2:9-10). Jadi gereja tidak semata-mata 
persekutuan biasa yang dibentuk, dipimpin oleh sekelompok orang. Gereja adalah 
persekutuan milik Allah yang diberi mandat oleh Allah untuk menebarkan syalom 
di tengah-tengah sejarah dunia. 

Ada aspek vertikal/transendental yang penting digarisbawahi ketika kita 
berbicara tentang gereja. Gereja ada oleh karena kuasa Allah. Gedung gereja 
dapat saja ditutup, dirusak/dibakar oleh siapapun, tetapi sebagai persekutuan 
milik Allah gereja tak pernah bisa dihabisi - kecuali atas kehendak Allah. 
Itulah sebabnya "gereja liar" tak pernah ada. 

Istilah itu amat menyinggung perasaan umat Kristus. Keresmian sebuah gereja 
sama sekali tidak pernah berada pada manusia, atau kuasa apapun, apalagi pada 
sebuah SKB; tapi pada Yesus Kristus Raja dan Kepala Gereja. 

Gereja-gereja di Indonesia menyadari ia adalah bagian tak terpisahkan dari 
seluruh bangsa Indonesia. Ia lahir dari tengah-tengah bangsa Indonesia sebagai 
buah pekerjaan Roh Kudus, dan telah ditempatkan oleh Tuhan sendiri untuk 
melaksanakan tugas panggilannya dan menjadi berkat bagi semua di dalam Negara 
Pancasila, yang sedang memulihkan diri dari berbagai krisis multi-dimensi, 
dijiwai oleh semangat reformasi yang dipelopori mahasiswa tahun 1997. 

Kehidupan gereja-gereja sering mengalami kemerosotan tingkat solidaritas satu 
terhadap yang lain, yang ikut melemahkan gereja dalam memenuhi tugas panggilan 
dan pengutusan di tengah-tengah masyarakat, bangsa dan negara Indonesia. Gereja 
juga tidak jarang terjebak dalam pemahaman tentang spiritualitas yang sempit 
dan gereja formalisme di mana secara formal gereja itu ada tapi tidak 
fungsional untuk berperan di tengah-tengah masyarakat 


Perpustakaan 
Salah satu bentuk interaksi gereja dengan masyarakat luas, sejak masa-masa yang 
lampau adalah buku. Ketika pada bulan Oktober 1946 didirikan penerbit BPK 
Gunung Mulia, dimaksudkan agar gereja mampu memperkenalkan nilai-nilai 
kekristenan dalam bentuk tulisan dalam sebuah negara Indonesia yang merdeka. 

Peran para kolportir yang membawa buku-buku kerohanian kepada masyarakat luas 
amat penting maknanya dalam memperkenalkan kekristenan dan sekaligus memperluas 
wawasan para pembaca dengan nilai-nilai kekristenan. Relasi gereja dengan dunia 
buku menjadi sesuatu yang tak terbantahkan. 

Alkitab menyatakan "pada mulanya adalah Firman". Firman, kata menjadi unsur 
fundamental dalam kedirian manusia. Kata berarti bahasa, dan bahasa melahirkan 
buku. Dalam konteks itu buku adalah bagian integral dari degup kehidupan umat. 

Bagaimana perhatian gereja terhadap perpustakaan? Apakah perpustakaan telah 
dilihat sebagai bagian dari upaya gereja untuk mengembangkan wawasan warga 
jemaat? Secara umum dapat dikatakan gereja/jemaat belum memberi perhatian yang 
lebih sungguh terhadap pengadaan/pelayanan perpustakaan. Perpustakaan masih 
dilihat sebagai barang mewah dan tidak dipahami sebagai alat penopang bagi 
pelayanan gereja. 

Dalam era informasi, perpustakaan memegang peranan amat penting dan strategis, 
yaitu sebagai agen perubahan, agen pembangunan, agen budaya dan pengembangan 
iptek. Perpustakaan dapat mengubah nilai, mencerahkan, mengajarkan sehingga 
wawsan seseorang lebih luas dan mendalam. Perpustakaan memiliki nilai-nilai 
yang positif dalam kehidupan umat jika dikelola dengan baik dan profesional. 

Beberapa nilai perpustakaan adalah: nilai pendidikan, nilai informasi, nilai 
ekonomi, nilai sejarah dan dokumentasi, nilai demokrasi dan keadilan, nilai 
perubahan, nilai hiburan atau rekreasi, nilai sosial dan budaya. 

Minat Baca 
Mereka yang memanfaatkan perpustakaan akan mendapatkan nilai-nilai tersebut 
bagi kehidupanannya. Perpustakaan memiliki makna penting bagi masyarakat, 
bahkan dapat membantu dalam pelaksanaan pelayanan jemaat. Maka kehadiran 
perpustakaan dalam kehidupan gereja/jemaat sangat dibutuhkan. Gereja perlu 
membentuk komisi/panitia khusus dalam rangka pengelolaan perpustakaan. 

Perpustakaan berkaitan erat dengan minat baca. Walaupun ada perpustakaan dengan 
jumlah buku yang lengkap, jika minat baca tidak ada, maka perpustakaan itu akan 
sepi pengunjung. Oleh karena itu, program perpustakaan mesti dibarengi dengan 
peningkatan minat baca. Program ini dapat dilakukan dalam kerja sama 
antarkomisi/bidang pelayanan yang ada di jemaat. 

Bagi remaja, pemuda, wanita, pria dalam rangka HUT Gereja, atau Hari Raya 
gerejawi dapat dilakukan perlombaan meringkas/meresensi buku. Minat baca warga 
gereja harus dipacu agar mengalami pencerahan dan pencerdasan dalam 
kehidupannya. Perlu dorongan dari lembaga gerejawi kepada gereja/jemaat agar 
memahami perpustakaan sebagai bagian dari program pelayanan gereja. 

Hubungan akrab gereja dengan buku mesti dibina kembali, paket buku untuk 
pimpinan jemaat perlu diprogramkan; bantuan kepada gereja/jemaat tidak harus 
dalam bentuk dana tapi buku-buku yang bermutu untuk menjadi modal awal 
perpustakaan. 
Buku dan membaca buku mesti menjadi bagian integral dari kehidupan warga 
gereja; Pengetahuan, wawasan, imajinasi, dapat diperoleh melalui membaca buku. 
Seorang tokoh pernah berucap: "mencintai kegiatan membaca adalah mengubah 
jam-jam penuh kebosanan dengan jam-jam penuh kesenangan".

Penulis adalah rohaniwan
  
Copyright © Sinar Harapan 2003 
 





 
 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery.
http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke