Bos, ini lagi ngebahas fakta atau harapan? Yang aktual atau pencitraan? :-P
Sama kaya' bahasan soal rencana Korea mengatur transportasi Kereta kita,
ada yang bilang: 'Kalau transportasi umum Jadebotabek beres, orang" akan
melupakan kendaraan pribadi, and so on'..

Tapi faktanya kan jelas, kenaikan harga BBM dan dampaknya terjadi hari ini..
Sementara beresnya transportasi umum itu baru rencana - long/medium term.
Atau sebagian orang dari kita memang rela (dan sengaja?) mencanangkan
'penyaringan' mereka yang tidak mampu/layak hidup, mulai saat ini juga
(satu dari 3M)?

CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

Pada tanggal 10/14/05, A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
> Jika BBM batal dinaikan, minimal tarif transportasi
> umum bisa dikembalikan semula. Mis: Bis yang Rp 2000
> bisa jadi Rp 1.500, dst. Misalkan orang kerja
> transportnya rp 8.000 pp (rp 176 ribu/bulan) sekarang
> bisa turun jadi rp 6.000/bulan (rp 132 ribu/bulan).
> Lumayan bisa nabung rp 40 ribu.
>
> Karena tarif angkutan turun, maka harga barang2
> lainnya juga bisa turun (terutama produk domestik),
> karena bagaimana pun kompetisi terjadi.
>
> Ada pun produk impor atau yang mayoritas bahan bakunya
> impor memang tergantung dari kurs rupiah kita thd
> dollar/euro
>
> --- ratna hidayati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > Mohon sharing.
> >
> > Jika BBM dinaikkan, apakah otomatis akan membuat
> > harga-harga yang telanjur naik jadi turun?
> >
> > Ini pengalaman pribadi sebagai ibu rumah tangga.
> > Tapi bukan karena BBM, tapi dolar. Waktu nilai satu
> > dolar jadi Rp 15 ribu, harga susu yang saya beli
> > langsung naik. Saya bilang sama SPG-nya, harganya
> > kok naik mendadak mbak? "Iya, dolar kan tinggi
> > sekarang Bu." "Wiih...dalam sekejab gitu? Padahal
> > kan produksi susu ini bukan pas dolar udah naik?
> > Harusnya sisa stok dijual dengan harga lama,
> > nantilah baru dijual dengan harga baru," begitu
> > seloroh saya. SPG itu cuma tertawa.
> >
> > Begitu nilai dolar turun, eh, ternyata harga susu
> > nggak turun lagi. Tetep aja. Mungkin mereka pikir,
> > masyarakat lama-lama bisa juga kok beli susu seharga itu.
> >
> > Nah, dalam kasus BBM ini, bisa nggak kejadian
> > seperti itu: pembatalan kenaikan BBM tapi harga yang
> > sudah telanjur naik tak bisa turun lagi?
> >
> > Terima kasih.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke