14.10.2005

Masa Depan Perdagangan Luar Negeri Jerman

Oleh: Peter Phillipp

(Industri otomotif salah satu andalan ekspor Jerman)

Konferensi Tingkat Menteri WTO, yang akan
diselenggarakan di Hongkong Desember mendatang, juga
menjadi fokus perhatian negara industri seperti
Jerman. Hasil KTM tersebut dapat membantu Jerman dalam
menerapkan strategi perdagangan luar negerinya.

Dalam KTM akan ditentukan apakah perdagangan dan pasar
dunia akan makin terbuka atau tidak. Pada dasarnya,
perjanjian perdagangan bilateral akan merugikan bagi
perdagangan global. Ketidakjelasan dalam perdagangan
bebas berarti bertambahnya birokrasi dan tentu saja
bertambahnya biaya administrasi untuk negara maju. 

Saat ini, Jerman masih dapat mempertahankan posisinya
sebagai salah satu negara pengekspor terpenting dunia.
Untuk tahun ini ekspor Jerman diperkirakan bertambah
enam persen dan akan mencapai nilai 777 milyar Euro.
Anton Börner, ketua persatuan ekspor impor Jerman
menilai tahun depan ekspor impor Jerman juga akan
mencatat nilai positif.

Anton Börner: “Perdagangan luar negeri Jerman di tahun
mendatang akan mengalami pertumbuhan pada level yang
sama. Untuk nilai ekspor Jerman kami perkirakan juga
akan mengalami pertumbuhan enam persen, sehingga
volume ekspor tahun depan mencapai 824 milyar Euro.“

Pasar Luar Negeri Lebih Menarik Bagi Jerman

Suksesnya ekspor Jerman disebabkan hubungan
perdagangan dengan Russia. Ekspor Jerman ke Rusia
meningkat sebelas persen dalam enam bulan terakhir.
Negara-negara Timur Tengah yang kaya sumber daya alam
juga menjadi pasar yang membawa keuntungan besar bagi
Jerman. Negara-negara itu menggali keuntungan dari
harga minyak yang melejit dan tak takut untuk
menginvestasikan keuntungan itu. Kans besar untuk
Jerman juga terlihat pada perkembangan ekonomi di
Asia. Negara Asia banyak mengalirkan dana ke industri
telekomunikasi, lalu-lintas dan energi terbarukan,
cabang usaha yang dari dulu didominasi Jerman.
Sementara pasar Eropa tidak membawa keuntungan bagi
Jerman.

Anton Börner: “Setelah perdagangan dengan anggota baru
Uni Eropa mengalami peningkatan luar biasa di
tahun-tahun lalu, sekarang tampak ada kelegaan. Secara
keseluruhan di kawasan Uni Eropa hanya ada peningkatan
dua persen dalam ekspor. Dan impor malah berkurang
hampir lima persen. Tapi belakangan sudah tampak ada
perbaikan dalam ekspor jadi kami berharap untuk tahun
2005 akan ada peningkatan sebesar empat sampai enam
persen.”

Sengketa dalam Pasar Dunia

Anton Börner memprediksi, untuk tahun ini dan tahun
mendatang, perdagangan dunia akan tumbuh sekitar enam
persen. Tapi agar dinamika pasar global ini dapat
dipertahankan, WTO harus menyiapkan dasar kuat untuk
masa depan perdagangan dunia. Perundingan pasar dunia
saat ini diwarnai berbagai sengketa. Amerika Serikat
dan Uni Eropa masih memblokir impor dari negara
berkembang dengan subsidi pertanian mereka. Contoh
lain adalah sengketa antar Uni Eropa dan Cina mengenai
kuota ekspor tekstil. Anton Börner menegaskan,
sengketa semacam ini tidak boleh terulang, karena akan
mengeruhkan suasana konferensi tingkat menteri di
Hongkong. 

Anton Börner: “Memang ada tren kuat, karena dari awal
ada kekhawatiran konferensi ini akan gagal. Misalnya
karena diblokir India dan Brasilia atau mungkin juga
Uni Eropa. Masalah yang belum selesai di sini adalah
sengketa subsidi pertaniaan dan tekstil. Kalau Amerika
Serikat mungkin akan mempermasalahkan industri baja
dan pembukaan sektor layanan dan jasa. Di sini
terlihat jelas berbagai kepentingan yang bertentangan,
jadi menemukan jalan keluar juga akan sangat sulit.“

Walau persaingan pasar dunia sangat ketat, tetapi
ekspor impor adalah penggerak perekonomian Jerman. Di
dalam negeri, neraca perdagangan Jerman tidak terlalu
positif. Anton Börner memperkirakan pertumbuhan
sebesar hanya 0,7 persen tahun ini. Tahun depan pun
pertumbuhan tidak akan melampai batas satu persen.
Kemungkinan dinaikkannya pajak perusahaan juga tidak
akan membawa impuls positif untuk pertumbuhan ekonomi,
tetapi hanya akan digunakan untuk menambal sementara
lubang dalam anggaran rumah tangga negara. Karena itu,
Börner menilai, di bulan-bulan mendatang, investor
Jerman akan enggan menanam modal di dalam negeri.



                
__________________________________ 
Yahoo! Music Unlimited 
Access over 1 million songs. Try it free.
http://music.yahoo.com/unlimited/


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today!
http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke