http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/10/18/o3.htm

Hidup Ini Bukan untuk Harta, Nama dan Status

HARTA, pangkat, nama untuk memperoleh status sosial merupakan sesuatu yang 
selalu dicari oleh umat manusia di dunia ini. Status itu bukanlah tujuan tetapi 
media untuk menegakkan kebenaran, kesucian dan keharmonisan. Harta dicari 
sebagai alat. Bagaikan perahu menggunakan air sebagai alat untuk bisa berlayar. 
Tanpa air perahu tidak mungkin bisa berlayar. Perahu berlayar bukan mencari air 
tetapi menuju pantai bahagia. Kalau perahu salah caranya berlayar di air maka 
air akan menenggelamkan perahu tersebut.

Demikian jugalah halnya dengan harta, nama, pangkat dan status. Semuanya itu 
penting untuk dicari sesuai dengan peluang yang ada dan kemampuan 
masing-masing. Tanpa sarana harta benda manusia tidak akan bisa hidup di dunia 
ini. Namun yang wajib diperhatikan, semuanya itu adalah sarana bukan tujuan 
yang permanen. 

Demikian juga pangkat dan jabatan adalah kepercayaan untuk didaya gunakan dalam 
melayani masyarakat, bukan untuk dibangga-banggakan untuk menunjukan egoisme. 
Pangkat dan jabatan sebagai media untuk berbuat jasa melakukan pelayanan. Itu 
juga sarana yang sifatnya sementara bukan tujuan. Kalau itu dianggap sebagai 
tujuan maka bisa menjebak dan mengikat kita. Kalau sudah terikat kita sudah 
kehilangan kemerdekaan diri. Orang akan bersedih kalau tidak menjabat atau 
kehilangan jabatan. 

Mengabdi pada sesama, menegakkan kebenaran tidak harus melalui jabatan formal. 
Itu bisa dilakukan dengan banyak cara tanpa melalui jabatan dan pangkat. 
Sepanjang tujuannya mulia dan cara melakukannya baik, itu juga akan dapat 
mencapai hasil yang diharapkan dalam pengabdian.

Harta, nama, pangkat dan status,  dinamikanya sangat fluktuatif. Kalau itu 
dianggap sebagai tujuan maka hidup kita akan terombang ambing mengikuti pasang 
surutnya harta, nama, pangkat dan status tersebut. Itu akan dapat membuat 
tajamnya suka dan duka. 

Hidup dalam gelombang suka duka yang dalam itulah penderitaan. Semakin tinggi 
gelombang suka yang dirasakan maka semakin tinggi pula ancaman duka yang 
menghadang. Kalau harta, pangkat, jabatan maupun status itu tidak dicapai atau 
hilang maka penderitaan pun akan menjadi-jadi. Artinya, harta, pangkat, maupun 
jabatan harus diperhatikan agar jangan sampai mengikat dan menjebak kita. 
Seolah-olah hal itu sebagai tujuan yang paling mutlak. Hal itu ibarat pakaian 
yang akan cepat usang dan hilang.

Karena itu Bhagawad Gita II. 15 mengingatkan : sama duhkha sukham dhiram. 
Artinya : Seimbang dan teguhlah menghadapi gejolak suka dan duka. Untuk 
mencapai keadaan diri seperti itulah yang harus diperjuangkan terus dengan 
melakukan pendidikan dan latihan pemahaman ajaran agama. 

Jadi kebahagiaan adalah kemampuan untuk berada di atas jeratan suka dan duka. 
Jangan biarkan diri dijajah oleh perasaan suka dan duka. Suka duka akan silih 
berganti menghampiri setiap insan di bumi ini. Manusia pun tidak ada yang kuasa 
menolak datangnya suka dan duka. Yang penting datang dan perginya tidak membawa 
pengaruh buruk yang menekan kehidupan kita. Karena orang disebut mencapai 
keadaan yang mahardika atau merdeka kalau ia tidak sombong karena kaya, pintar, 
tampan, berkuasa, bangsawan maupun muda. Ini artinya semuanya itu penting 
dicari dalam kehidupan ini tetapi bukan sebagai hal yang membawa kita berada di 
bawah jajahannya. 

Harta, pangkat, jabatan, status, merupakan agar menjadi hiasan Sang Hyang Atma. 
Jangan sebaliknya Sang Hyang Atma menjadi tidak tampak kesuciannya karena 
atribut harta, pangkat, jabatan dan status itu. Karena tujuan tertinggi 
pengamalan Dharma ini dari ajaran Weda adalah mencapai Atmanastusti yang 
artinya kepuasan Atman. Kepuasan Atman  adalah semua artibut kehidupan, hanya 
untuk mengeksistensikan kesucian Atman dalam kehidupan ini.

Memiliki harta, pangkat, jabatan dan status adalah peluang yang diberikan oleh 
Tuhan untuk mewujudkan kesucian Atman dalam kehidupan sehari-hari ini. 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org!
http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke