Dua poin yang ingin saya tanggapi dari mbak Tylla : 1. Wa ha ha, LLM ?, anak hukum toh ... Btw, tentang penghargaannya pada pilihan sadar mejadi ibu rumah tangga. top banget. saya acung jempol. Beberapa minggu lalu, edisi Ummi terbaru, ini majalah wanita corong PKS, justru menampilkan muslimah karir, kayak mbak mbak di sini, bahkan ada yang punya anak, dan masing masing anak dia kasih pembantu satu satu. Hmm, kalo lagi liat edisi yang macam begini kok kayaknya anak tarbiyah, anak PKS itu justru feminis sekali. Tapi kenapa dalam diskusi diskusi dan dalam berbagai forum, mereka menghujat habis masalah feminisme ? lack of "apaan" yak ? APa karena gak nyambung aja dengan konsep feminis yang "benar" ? Atau main asal menolak, tapi diri sendiri justru die harder dalam pelaksanaannya ?
2. Lagi lagi acung jempol buat "penerimaan pada realitas", menerima kondisi hidup dan berani menjalaninya. Lha wong ya begini ini yang namanya kehidupan. :)) Btw, saya jadi mikir mikir, konsep dan penjelasan pak danardono, kayaknya feminisme awal tahun 20-70an ya, yang sekarang ini kan aliran pemikiran feminisme makin banyak dan makin membumi. Seperti kata pak Danardono, beliau merindukan feminisme yang membumi dengan masyarakat lokalnya. Btw, Maria Walanda maramis dan Kartini justru citra dari cita cita ini dong ..... Feminis, namun akhirnya realistis juga, jadi istri seorang duda, tetap berjuang untuk masyrakat lokalnya, memilih tidak sekolah ke belanda namun jadi ibu rumah tangga, dan rela meski suami ehhh, ternyata punya banyak selir. salam, Ari Condro ----- Original Message ----- From: "tylla subiyantoro" <[EMAIL PROTECTED]> 1. Tylla : Kalau buat saya..bagus nggak bagus, mulia nggak mulia, itu interpretatif aja sih mbak..tergantung person..tapi mabak, to be very honest..buat saya , Feminist sejati itu adalh perempuan yang memutuskan untuk mengabdikan hidupnya sebagai ibu rumah tangga,meskipun dia sadar betul, bahwa dia punya hak yang sama dan sebanding, juga punya akses yang sama dan sebanding dengan laki laki, tanpa kecuali..dia Sadar betul, dan dia putuskan TANPA INTERVENSI dari ppihak manapun, untuk pulang kerumah, menemani anaknya bertumbuh kembang dan mendidik anak nya untuk jadi manusia yang menghargai betul setiap inci dari kemanusiaan itu sendiri.KArena kelebihan dan perbedaan perempuan yang paling signifikan dari laki laki adalah..hak reproduksi dan kesempatan untuk ber-motherhood itu..hehehehe...setelah menyelesaikan LLM saya, saya juga bercita cita jadi poart time lawyer dan full time mother kok mbak..hehehehe..Feminisme itu bukan aliran yang mengagungkan peran Publkik dan melecehkan Peran Domestik kok mbak..Justru Feminisme, salah satu misinya adalah membuat publik aware bahwa peran domestik (yang biasanya 'dikuasai' oleh perempuan) punya arti yang tidal kalah signifikan, dan layak dihargai sama tingginya dengan peran publik..hehehehe 2. Tylla : Boleh saja bercita cita sih..saya sih sepakat sepakat aja...tapi persoalannya, mana sih yang harus kita selesaikan lebih dulu ? Realitas..atau cita cita ?yang ada atau yang belum ada ? Cita cita seya pengen dapat suami kaya raya yang bisa mebiayai semua research yang pengen saya buat, nyekolahin anak saya ke luar negeri,tanpa membuat saya harus bekerja mebantu dia..tapi realitasnya..saya harus ikut bantu kalau saya pengen semuanya terealisasikan..hehehehe..jadi buat saya, realitas itu lebih nyata dan lebih urgent untuk dijalani dan di'selesaikan' ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org! http://us.click.yahoo.com/Ryu7JD/LpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

