menilik nama milisnya, sepertinya milis itu (wm-red), pastilah membernya merupakan muslim/mah.., saya sudah mengikuti beberapa milis yg missinya untuk syiar Islam yg sesuai dgn apa yg saya pahami, saya pelajari dan yakini, saya tidak ingin berdiskusi/berdebat lagi masalah² yg memang sudah saya yakini dan imani, kepesertaan saya di milis yg mempunyai missi ke Islaman hanyalah untuk menambah/melengkapi ke Imanan saya, pengetahuan saya tentang Islam sesuai basic yg saya pelajari, ketahui dan yakini mas Arcon.., n ttg kenapa saya bersedia menerima undangan untuk bergabung di milis ppiindia ini (yg baru saya tau ternyata milis moderat), adalah dalam rangka ingin menambah wawasan saya terhadap masalah² umum (politik, ekonomi, sejarah, budaya, agama selain Islam dll, jujur saya suka dengan topic nya yg bunga rampai.., dan membernya terdiri dari berbagai golongan para cendekiawan keknya..hihihihiihihi) gitu mas Arcon.. Sambil nyentil² dikit kalo ada yg ga pas dengan nurani saya.., tapi ternyata milis kita ini juga banyak membahas ttg Islam dari berbagai sudut pandang bermacam² golongan dan agama, gpp lah..itung² memahami pandangan yg non muslim terhadap Islam, yg saya harap ini akan menjembatani kesenjangan pemahaman.., saling mengerti, dan saling menghormati..agar tercipta perdamaian dunia..cieeeeeeee.. oh ya, saya ga pernah melamar untuk jadi member suatu milis, biasanya saya selalu dilamar ( di invite) , mungkin mas Arcon mau meng invite saya ke milis al-ikhwan tsb? pengen juga melihat ke homogenan disana.. salam, tr
Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 1. yg didiskusikan di milis wm tuh adalah kompleksitas sosial masyarakat di sana. dan justru mempertanyakan kebijakan barat/eropa, kok bisa bisanya jilbab dilarang. kalo enggak ngikutin diskusinya seh, pasti belum belum udah curiga penyusupan segala macam. 2. kalo masalah wajib jilbab mah saya juga ada. mbak truly kelamaan, saya posting yg punya saya aja duluan he he he 3. Kalo gak suka milis yg moderat lha kok malah ikut ppiindia he he he ... banyak temen di sini yg bisa bilang kalau aura milis ppiindia rada mirip milis wm. orangnya asik, diskusinya seru. btw, aku rekomendasi milis [EMAIL PROTECTED] dech, banyak orang PKS di sana dari yg ustad kayak d.h al yusni, herlini amran, yang anggota DPR, dosen sampai Pepeng. Tahu pepeng kan, jari - jari .....!, tapi ya jangan harap diskusi di sana semarak di ppiindia atau wm. Suasana lumayan homogen di sana, tapi asik aja seh. Btw, tulisan ttg jilbab ini adalah tulisan ust. nabiel Fual al Musawwa, mods milis al-ikhwan. salam, Ari Condro ----- Original Message ----- From: "Nabiel Almusawa" To: Assalamu 'alaykum, Sbg moderator millist akhirnya saya juga ingin berkomentar mengenai masalah ini, mohon maaf ikhwah wa akhwat fillah anggota AL-IKHWAN saya tidak menyukai untuk segera memutuskan sebuah perbedaan pendapat dg vonis, karena agama kita mengajarkan kita untuk mendengarkan dulu argumen saudara kita yg berbeda pendapat, kata akhir baru diberikan jika semua argumen telah disampaikan dan kekurangtepatan lawan bicara menurut manhaj salafus-shalih telah jelas. Karena kita harus mengetahui juga berbagai pandangan yg berbeda dg kita tsb karena kita tdk hidup di dunia yg homogen. Tanggapan saya sbb; PERTAMA, bahwa jilbab yg menutupi dada sbgm disitir dlm QS 24:31 itu sdh final (sbgm pernah disampaikan oleh akh Syatibi dll), seluruh ulama 4 mazhab (bahkan juga mazhab Syi'ah) telah sepakat mengenai hal ini, maka hendaklah kita merasa takut kepada ALLAH SWT untuk tidak berusaha mentakwil ayat2 yg bersifat muhkamat (pasti) tsb ke penafsiran2 kontemporer yg hanya berdasarkan logika, situasi, kondisi, dsb. Karena Islam telah melewati masa 1400 th lebih, melewati berbagai perkembangan dan budaya, bangsa dan etnis, dari sejak jazirah Arabia sampai Xinjiang di Tiongkok, dan jilbab dlm pengertian tsb telah diterima oleh kaum muslimah yg telah benar2 memahami Islam dan telah tetap eksis tanpa adanya keberatan. KEDUA, tidak bisa definisi jilbab (dan hukum2 syariah yg telah tetap) tsb dianalogikan dg perkembangan zaman, kondisi spesifik daerah, maupun lingkungan tertentu termasuk di sekolah kedinasan atau militer. Karena di Sudan yg hawanya amat panaspun para militer wanita tetap berjilbab menutupi dada, demikian pula di Pakistan, Yaman, dll. Hal ini sangat bergantung pd keimanan kita kepada ALLAH dan rasa takut kita melanggar perintah-NYA. Penafian aturan2 syariat yg telah tetap (tsabit) dengan menggunakan logika hanya akan menjungkirbalikkan syariat itu sendiri, sehingga setiap orang akan dengan enteng mengacak2 hukum yg dianggapnya tdk sesuai dg logikanya. KETIGA, jilbab (atau aturan syariat lainnya) sama sekali tdk bisa dikaitkan dg pelanggaran/maksiat yg dilakukan oleh pemakai/penggunanya, karena semua itu tidak ada hubungannya dlm syariat. Menggunakan jilbab adalah satu hal dan maksiat adalah satu hal yg lain, ALLAH SWT membenci maksiat dan mewajibkan menutup aurat, jika seseorang muslimah berjilbab lalu ia bermaksiat maka dlm hukum fiqh ia mendapat pahala karena berjilbab dan berdosa karena maksiatnya. Sebagaimana seorang yg berpuasa namun tidak melakukan shalat, maka ia tetap mendapat pahala puasanya namun berdosa besar karena tidak shalat. Namun demikian, maka alangkah baiknya jika seorang muslimah yg berjilbab juga menjauhi maksiat. KEEMPAT, bahwa nilai kebaikan seorang wanita yg tidak berjilbab tetap dihitung oleh ALLAH SWT, karena IA adalah Maha Adil lagi Maha Bijaksana, namun orang itu juga berdosa besar karena telah melanggar aturan yg telah ditetapkan-NYA. Maka mengenai hasil akhirnya di akhirat nanti semuanya diserahkan kepada-NYA, karena hanya DIA-lah yg Maha Memutuskan dan Maha Membalas terhadap hamba2-NYA. Maka sebagai seorang mu'min yg mencintai Tuhannya maka wanita yg benar2 beriman akan memilih menggunakan jilbab karena yg demikian itu lebih pasti dan lebih terjamin kebenarannya karena sesuai dg perintah ALLAH dan rasul-NYA dari sejak al-Qur'an diturunkan. KELIMA, bahwa jilbab bukanlah budaya Arab, karena budaya Arab Jahiliyyah adalah menunjukkan sebagian tubuhnya (sebagaimana pakaian tari perut di Mesir), dan ketika perintah jilbab diturunkan maka seluruh kaum muslimah langsung menutupkan apa saja yg dapat dipakai untuk menutup aurat mereka, ada yg menggunakan kain, seprai, tirai, sehingga kesaksian para sahabat ra seolah2 di Madinah bagaikan penuh dengan burung2 berwarna-warni, demikianlah ketaatan mereka kepada Tuhannya tanpa bertanya kenapa, atau untuk apa, atau sampai kapan, atau nanti bagaimana. KEENAM, hendaklah kaum muslimin yg melihat saudaranya dihalangi untuk melaksanakan ajaran ALLAH dan rasul SAW, berusaha semaksimal mungkin untuk membelanya dg fikiran, uang, pena, ucapan, dst. Karena kita tidak pernah menentang orang lain yg tidak mau berjilbab, tapi kita akan menentang keras pd siapapun dan lembaga manapun yg berusaha menghalang2i orang untuk melaksanakan keyakinan agamanya dg alasan apapun. Sebagaimana kita tidak akan memaksa mereka yg tidak mau berjilbab untuk berjilbab, maka tidak ada lembaga manapun yg boleh memaksa mereka yg berjilbab untuk tidak berjilbab atau memperkecilnya. KETUJUH, bahwa kita lebih memilih jika setiap kaum beragama menonjolkan simbol agamanya masing2 karena itulah kebebasan dan demokrasi yg hakiki, daripada kita harus menanggalkan simbol agama kita demi sebuah persatuan semu, yg sebenarnya malah kedok dari sekularisasi dan pemberangusan sedikit demi sedikit terhadap ajaran2 agama kita dan ajaran agama orang lain, karena kita meyakini prinsip : "Katakanlah hai orang2 kafir, kami tidak akan menyembah apa yg kamu sembah, sebagaimana kamupun tidak akan menyembah apa yg aku sembah...Bagimu agamamu dan bagiku agamaku." Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnyapun sampai meninggalkan tanah air mereka yg mereka cintai (Makkah) hanya karena tidak mau menerima ajakan kaum musyrik untuk setahun menyembah ALLAH SWT dan setahun menyembah Tuhan2 mereka. Salaam, Nabiel Fuad Al-Musawa ----- Original Message ----- From: "trúlÿsøúl" hihihihiihihih, ada yg penasaran saya ada dimana, anggap sajalah saya ada di negara antah berantah ya mas arcon, makasih udah invite saya ke milis wm, dimana sudah sejak bertahun lalu saya di invite tuk jadi anggotanya, tp saya tidak/belum tertarik.., karena saya melihat ada 'penyusupan' di milis itu.., saya tidak ingin akidah saya terkontaminasi oleh hal² yg mestinya bisa saya cegah.. mengenai jilbab, nti deh saya cari lagi rujukan² yg mewajibkan wanita muslimah itu berjilbab, biar ga terkesan ngarang, lengkap kok di file saya.., but sepagi ini saya rada bz, jd ga bisa ngoprek² file..hihihihihiihi.. sampe ntar tr.- *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Help save the life of a child. Support St. Jude Children's Research Hospital. http://us.click.yahoo.com/ons1pC/lbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

