http://www.kompas.com/kompas-cetak/0510/19/utama/2140152.htm



 
Presiden Panggil Pimpinan TNI dan Polri 


Jakarta, Kompas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memanggil Panglima TNI 
Jenderal Endriartono Sutarto, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia 
Jenderal (Pol) Sutanto, dan tiga kepala staf angkatan ke Kantor Presiden, 
Jakarta, Selasa (18/10). Presiden menanyakan dampak kenaikan harga bahan bakar 
minyak terhadap prajurit TNI dan Polri.

Dalam kerangka yang lebih besar, kepada pimpinan TNI dan Polri, Presiden 
bertanya mengenai tingkat kesejahteraan prajurit saat ini bersamaan dengan akan 
segera dihapuskannya bisnis TNI. Dibicarakan juga apa kompensasi yang bisa 
diberikan atas penghapusan bisnis TNI tersebut.

Kami bicara sampai hal-hal teknis. Harus ada jaminan bagi prajurit. Kalau 
mereka mengakhiri tugas sebagai prajurit, dia minimal harus dapat rumah tipe 
21, ujar Endriartono.

Atas masukan yang disampaikan Endriartono itu, Presiden minta agar masukan dan 
pemikiran tersebut dibuat lebih terperinci, terutama berkaitan dengan kenaikan 
harga BBM dan kompensasi dari akan dihapuskannya bisnis-bisnis TNI.

Berbanding terbalik

Dalam pertemuan itu disampaikan, gaji prajurit TNI/polri berpangkat rendah akan 
dinaikkan pada Januari 2006. Besarnya akan berbanding terbalik dengan tingginya 
pangkat. Makin rendah pangkat, makin tinggi besaran kenaikan gajinya. Untuk 
pejabat seperti saya tidak akan ada kenaikan gaji, ujarnya lebih lanjut.

Sutanto, yang mendampingi Endriartono, mengemukakan, Polri berharap ada 
perbaikan tingkat kesejahteraan berupa kenaikan gaji, terutama untuk anggota 
Polri berpangkat rendah.

Sebelumnya, sebagai sahabat, Presiden didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya 
Mineral Purnomo Yusgiantoro dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi menjenguk 
suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri yang tengah dirawat di Rumah Sakit 
Harapan Kita, Jakarta. Taufik dirawat karena sakit jantung sejak Jumat lalu.

Megawati tidak berada di tempat ketika Yudhoyono datang menjenguk Taufik, yang 
kondisinya makin membaik. Megawati berada di kediamannya di Jalan Teuku Umar, 
Menteng. Presiden berharap kondisi kesehatan Taufik segera pulih. (INU)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke