REPUBLIKA Rabu, 19 Oktober 2005 20:32:00
Menhan: Hanya Sepuluh Unit Usaha TNI Diambil Alih Jakarta-RoL-- Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono mengatakan, dari 219 unit usaha yang selama ini dikelola oleh Tentara Nasiomal Indonesia (TNI) hanya sepuluh yang akan diambilalih oleh pemerintah. "Untuk saat ini, dari 219 unit usaha yang selama ini dikelola TNI hanya sepuluh yang kemungkinan besar akan diambil-alih," katanya, saat berbuka puasa bersama di kediaman di Jalan Widya Chandra, Jakarta, Rabu malam. Menhan mengatakan, untuk menindaklanjuti proses invetarisasi sejumlah bisnis atau unit usaha di lingkungan TNI pemerintah akan segera membentuk tim verifikasi sekaligus menetapkan aturan hukum yang mengatur penertiban bisnis militer dalam bentuk peraturan presiden. Dalam rapat koordinasi khusus antara Menteri Pertahanan, Menteri Keuangan, Menteri Hukum dan HAM serta Menteri Keuangan, diputuskan bahwa PT Dana Reksa dan Bahana sebagai auditor independen untuk memverifikasi 219 unit usaha di lingkungan TNI. Dari hasil verifikasi itu, tambah Menhan, akan dipilah mana saja unit usaha yang akan diambil alih dan tidak berdasar kriteria yang telah ditetapkan yakni dari segi fiskal, korporasi, hukum. "Untuk sementara ini, ada sepuluh unit usaha atau bisnis TNI yang memiliki aset di atas Rp20 miliar dan akan diambil alih dan dikelola sebagai badan usaha milik negara, sedangkan lainnya sebagian besar adalah unit usaha yang bersifat sosial seperti yayasan dan koperasi," tutur Juwono. Tentang sepuluh unit usaha dimaksud, Menhan mengatakan belum dapat dipastikan tetapi yang pasti sepuluh unit usaha itu memiliki aset di atas Rp20 miliar dan akan diambil alih serta dikelola sebagai badan usaha oleh negara. Mengenai kompensasi bagi para prajurit menyusul penghapusan bisnis militer, Juwono mengatakan, akan dilihat tujuan akhir dari unit usaha bersangkutan setelah diambil alih. "Jika unit usaha itu bertujuan untuk mensejahterakan prajurit maka kegiatan ekonomi dari unit usaha atau bisnis itu akan diarahkan bagi kesejahateraan prajurit," ujarnya. ant/abi [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery. http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

