akhirnya mereka lahir, semoga bukan hanya sekedar membalas anarkisme dgn anarkisme, tetapi sebuah pembelaan trhdp kesatuan republik ini.
satukan tangan lawan anarkisme! on 10/19/05 3:09 PM, Nugroho Dewanto at [EMAIL PROTECTED] wrote: > > Garda Kemerdekaan > Rakyat Damai, Bangsa Aman Sejahtera > Dideklarasikan di Jakarta, 30 September 2005 > No Kontak : 021-92737937 dan 021-70292922 > > Surat Terbuka > Kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono > Di Istana Presiden, Jakarta. > > Dengan Hormat, > > Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bangsa ini dibangun berdasarkan > keragaman budaya, etnik, suku, agama dan kepercayaan. Karena itu setiap > warga negara yang sudah mengikrarkan diri terikat menjadi anak bangsa > Indonesia, berhak hidup damai, aman dan sejahtera di bumi tercinta yang > ditinggalinya. > > Namun, hidup damai, aman dan sejahtera terusik oleh sekelompok orang, yang > merasa paling berhak, paling benar atas nama kelompoknya hidup di negeri > ini. Lalu dengan tindakan kekerasan (anarki) mereka memprovokasi massa, > mengancam, menggertak, menakut-nakuti, meneror, menutup, membakar bahkan > menjarah barang-barang milik warga negara lainnya. Seolah-olah di negeri > ini tak ada aparat keamanan, yang gajinya dibayar dari pajak yang diambil > warga negara dan kekayaan bumi Indonesia ini. > > Kejadian yang dialami terhadap saudara-saudara kami sebangsa yang beragama > Kristen, yang tempat ibadahnya dipaksa tutup dan diteror di beberapa tempat > di wilayah Indonesia membuat kami prihatin. Begitu juga yang terjadi > terhadap saudara-saudara kami yang beraliran Ahmadiyah, yang tempat > pendidikannya diserbu lalu ditutup (dengan police line) hingga kini di > Parung atau peristiwa teror dan penjarahan di Cianjur, terasa menodai > kehidupan bermasyarakat kita. > > Lebih sedih lagi, aparat keamanan, penegak hukum dan pemerintah, malah > membuat koor bersama menyetujui pelarangan-pelarangan yang dimintakan > sekelompok orang itu. > > Jika tidak dihentikan perbuatan-perbuatan memprovokasi massa, mengancam, > menggertak, menakut-nakuti, meneror, menutup, membakar bahkan menjarah > barang-barang milik warga negara lainnya, negara ini akan porak-poranda. > Masing-masing kelompok, karena tak percaya lagi pada wibawa pemerintah > mengambil jalan sendiri-sendiri, jalan untuk mempertahankan > diri/kelompoknya masing-masing dari ketidaknyamanan dan ketidakamanan itu. > > Karena itulah, kami Garda Kemerdekaan, salah satu secuil kelompok yang > prihatin dengan keadaan negeri yang sedang berusaha bangkit dari > keterpurukan, meminta pemerintah : > 1. Segera mengambil tindakan tegas, tetap dalam koridor hukum dan hak > asasi manusia pada kelompok-kelompok yang melakukan tindakan anarkis . > 2. Buka kembali tempat-tempat ibadah atau tempat pendidikan yang > ditutup paksa, dan berikan jaminan keselamatan dan keamanan untuk melakukan > ibadah, pendidikan, dan pencerahan pada kelompok masing-masing. > > Semoga di bulan Ramadhan ini Tuhan memberi pintu maaf bagi pemerintah yang > lalai menjaga warga negaranya dari serangan warga negara lain yang anarkis, > karena berbeda pandangan politik, pandangan pemikiran, agama atau > aliran. Dan pemerintah dapat menjalankan pemerintahannya sesuai dengan > amanat konstitusi negara kita, Negara Republik Indonesia. > > > Jakarta, 18 Oktober 2005 > > Ketua Sekretaris > Jenderal > > Ttd Ttd > Ahmad Taufik Husein Hashem > > > > > At 07:53 AM 10/19/05 +0000, you wrote: >> mas, waktu pemuda NAZI merusak toko toko Yahudi, membakarnya, dan men- >> corat coret rumah dan toko serta perusahaan Yahudi (yang adalah >> warganegara mereka sendiri), ditahun 1939 di Berlin,München. >> Frankfurt, dll, polisi lewat dengan tenang seolah tak melihat apa apa. >> >> Kejadian yang sama? >> >> Salam >> >> danardono >> >> --- In [email protected], "(*-* Alvin DanielS *-*)" >> <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >>> >>> baru saja bbrp menit yg lalu, di metro tv ada siaran ulang Koalisi >> Umat >>> Islam Surakarta adu argumen dengan Garda Kemerdekaan (grup anti >> kekerasan). >>> tampaknya di indonesia, kebebasan berekspresi semakin >> menjadi2...dimana ada >>> kelompok tandingan FPI. >>> ada hal yg patut diperhatikan disini, bahwa semakin banyak kelompok2 >>> berdasarkan agama di indonesia yg sepertinya terpecah2 suaranya... >>> saat ini ada Jil dan Garda kemerdakaan, di pihak setan ada FPI dan >> laskar >>> jihad surakarta sprt yg sdh saya tulis diatas. >>> >>> apakah ada permainan politik di belakang utk mengadu domba umat >> islam >>> sendiri, ataukan ini semua murni dr dalam hati mereka utk >> mepertahankan >>> ideologi islam yg dianggap plg benar... >>> >>> polisi, tentara, semua ga ada yg bergeming...anarkis thrdp gereja, >> tmpt >>> maksiat, dll...kenapa mereka ga sekalian mengancurkan korupsi saja >> (kalau >>> berani), daripada main hakim sendiri thdp orang2 yg ga satu atap >> dgn mereka. >>> aparat keamanan hanya bisa melihat dari jauh kekerasan yg dilakukan >> kelompok >>> islam radikal. >>> kenapa bisa terjadi? ada plot-kah? ada tujuan apa dibalik aksi >> mereka? >>> >>> saya yakin pemerintah kita sdh menyadari dan mengetahui, tapi >> mereka masih >>> menutup rapat2 permainan belakang layar-nya. >>> >>> >>> >>> >>> >>> on 8/12/18 6:32 PM, Carla Annamarie at [EMAIL PROTECTED] >>> wrote: >>> >>>> >>>> >>>> tp negara sepertinya ignore ttg keberadaan laskar2 seperti ini >> dan tindakan >>>> mereka yang destruktif >>>> n orang2 Islam seluruh indo still living in denial klo orang2 >> seperti ini >>>> gak cuma merusak citra islam, u know what..they re a >> representative of >>>> islam..whether u like or not.., they re naming them self as >> pasukan pembela >>>> islam or laskar jihad.., mereka mengklaim kalo mereka sedang >> menjalankan >>>> perintah Tuhan sesuai Al'quran..is it true...? n while they re >> doing their >>>> horrible action..mereka meneriakkan Allahu akbar..is it the face >> of >>>> islam..? >>>> >>>> gak usah jauh2 deh mencari definisi / persamaan teroris, u can >> see the >>>> actions of FPI or laskar Islam.., or u could ask the victim what >> they >>>> felt...fear n terror..for sure..., that's a terrorist actions... >>>> >>>> but still most of moslem ppl in indo living in denial abt their >>>> actions......i just wonder... >>>> >>>> thank god for Gus Dur, Ulil with JIL., few other ppl that still >> have brain >>>> n good heart , they re the only ppl that have respect of humanity >> n ppl.... >>>> but among their own ppl they have been mocked as traitor of >> islam... >>>> >>>> i wonder what is the true follower of islam anyway...? the ppl >> like Gus dur >>>> and Ulil or FPI and Laskar Islam? >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> "(*-* Alvin >>>> DanielS *-*)" >>>> <[EMAIL PROTECTED] To >>>> ratama.com> <[email protected]>, >>>> Sent by: <Undisclosed-Recipient:;> >>>> [EMAIL PROTECTED] cc >>>> ups.com >>>> Subject >>>> Re: [ppiindia] Laskar Islam Razia >>>> 10/19/2005 11:01 Tempat Hiburan >>>> AM >>>> >>>> >>>> Please respond to >>>> [EMAIL PROTECTED] >>>> ups.com >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> jadi kesimpulannya begini?? >>>> kalo gak suka sama kepentingan orang lain dan bertentangan dgn >> ideologi >>>> pribadi, boleh merusak, anarkis, dan sewenang2??? ooohhh...jadi >> aturan baru >>>> nih ceritanya, hhmmm...hebat ya orang2 itu. >>>> >>>> >>>> on 10/19/05 2:31 AM, Ambon at [EMAIL PROTECTED] wrote: >>>> >>>>> http://www.suaramerdeka.com/harian/0510/19/nas21.htm >>>>> >>>>> >>>>> Laskar Islam Razia Tempat Hiburan >>>>> a.. Rumah Makan Dirusak >>>>> SOLO- Puluhan anggota Laskar Islam Senin (17/10) malam hingga >> Selasa >>>> (18/10) >>>>> dini hari melakukan sweeping di tempat hiburan malam. Rumah >> Makan Pring >>>> Kuning >>>>> tidak luput dari razia Laskar Islam yang menyebut diri Koalisi >> Umat Islam >>>>> Surakarta (KUIS). >>>>> >>>>> Di rumah makan di kawasan Langenharjo, Grogol, Sukoharjo, itu >> sejumlah >>>> laskar >>>>> memusnahkan ratusan botol minuman keras berbagai merek dan >> merusak meja. >>>>> Kedatangan sedikitnya 60 anggota KUIS di tempat itu membuat >> panik belasan >>>>> karyawan hingga mereka berusaha menyelamatkan diri di areal >> persawahan di >>>>> sekitar lokasi kejadian. >>>>> >>>>> Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. "Kami terpaksa >>>> menghancurkan >>>>> botol-botol tersebut, karena tempat itu menjual minuman keras. >> Padahal, >>>>> imbauan kami sudah jelas, tempat hiburan tak boleh buka di bulan >>>> Ramadan," >>>>> ujar Sigit Qordhowi, koordinator aksi. >>>>> >>>>> Dalam aksi itu, dua meja dijungkirbalikkan oleh massa dan >> ratusan botol >>>>> minuman keras dihancurkan di teras rumah makan yang berdekatan >> dengan >>>> kompleks >>>>> perumahan mewah di Solo Baru. Sebelumnya massa sempat >> berkeliling kota >>>>> Surakarta. Dengan mengendarai sebuah mobil dan puluhan sepeda >> motor, >>>> mereka >>>>> mendatangi sejumlah diskotek, kafe, dan tempat-tempat pelacuran. >>>>> >>>>> Karena tempat-tempat yang didatangi tidak ada aktivitas, mereka >> lantas >>>>> mengurungkan niat untuk melakukan sweeping. Ketika rombongan >> melintas di >>>>> sekitar bekas kawasan prostitusi Silir, Kelurahan Semanggi, >> Surakarta, >>>> seorang >>>>> pemuda yang sedang mabuk mengejek anggota laskar. Tetapi pemuda >> tersebu t >>>>> segera meminta maaf. >>>>> >>>>> Beberapa petugas dari Polresta dan Powil Surakarta yang >> mengikuti razia >>>>> membiarkan tindakan massa dari KUIS tanpa berusaha mencegah. >> Kapolwil >>>>> Surakarta Kombes Abdul Madjid menyatakan tak bisa menyalahkan >> aksi >>>> tersebut. >>>>> "Meski tidak membenarkan tindakan itu, kami juga menyayangkan >> kenapa >>>> pengelola >>>>> hiburan itu nekat membuka usahanya di bulan Ramadan. Kalau sudah >> begini, >>>>> jangan salahkan polisi dan minta jaminan pengamanan," ujar Abdul >> Madjid. >>>>> >>>>> Kenekatan sejumlah pengusaha hiburan malam untuk tetap membuka >> usaha, >>>> kata >>>>> Kapolwil, dinilai sebagai tindakan tanpa kompromi dan cenderung >> memancing >>>>> persoalan. >>>>> >>>>> Aksi perusakan dan pemusnahan minuman keras itu sebenarnya bisa >> dicegah, >>>> kalau >>>>> saja pemilik berada di lokasi itu. "Karena tidak ada, ya >> terjadilah >>>> peristiwa >>>>> itu. Kalau merasa usahanya legal, pemiliknya pasti akan >> memprotes." >>>>> >>>>> Tindak Tegas >>>>> >>>>> Kapolda Jateng Irjen Chaerul Rasjid memerintahkan Kapolwil >> Surakarta >>>> Kombes >>>>> Abdul Madjid dan Kapolres Sukoharjo AKBP Handono Warih untuk >> mengusut >>>> tuntas >>>>> kasus sweeping yang disertai perusakan dan penganiayaan itu. >>>>> >>>>> Dia sangat menyesalkan kejadian itu. Sebab, tidak ada satu pun >> pihak yang >>>>> memiliki kewenangan untuk merusak dengan dalih apa pun. "Saya >> sudah >>>>> perintahkan Kapolwil Surakarta dan Kapolres Sukoharjo untuk >> memeriksa dan >>>>> meminta pertanggungjawaban pelakunya. Kalau aksi anarkis semacam >> itu >>>> terus >>>>> dilakukan, hukum menjadi tidak dihargai," tandas Chaerul, Selasa >> (18/10). >>>>> >>>>> Di sisi lain, kata Kapolda, peristiwa itu menjadi pengalaman >> berharga >>>>> sekaligus peringatan bagi semua pihak. >>>>> >>>>> Sejak awal, kepolisian bersama pemerintah daerah di semua >> kota/kabupaten >>>> telah >>>>> mengingatkan para pengelola tempat hiburan dan masyarakat secara >> umum >>>> untuk >>>>> menghormati bulan Ramadan. >>>>> >>>>> Pemilik tempat hiburan juga sudah diimbau untuk menutup atau >>>> setidak-tidaknya >>>>> mengurangi jam buka. Namun pada kenyataannya ada beberapa lokasi >> yang >>>> tetap >>>>> nekat beroperasi.(G11,san,G3-46t) >>>>> >>>>> >>>>> [Non-text portions of this message have been removed] >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> >>>> >> ********************************************************************** >> ***** >>>>> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju >> Indonesia >>>> yg >>>>> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi- >> india.org >>>>> >>>> >> ********************************************************************** >> ***** >>>>> >>>> >> ______________________________________________________________________ >> ____ >>>>> Mohon Perhatian: >>>>> >>>>> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg >>>> otokritik) >>>>> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan >> dikomentari. >>>>> 3. Reading only, http://dear.to/ppi >>>>> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] >>>>> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] >>>>> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] >>>>> >>>>> Yahoo! Groups Links >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> >>>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >> ********************************************************************** >> ***** >>>> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju >> Indonesia yg >>>> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi- >> india.org >>>> >> ********************************************************************** >> ***** >>>> >> ______________________________________________________________________ >> ____ >>>> Mohon Perhatian: >>>> >>>> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg >> otokritik) >>>> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan >> dikomentari. >>>> 3. Reading only, http://dear.to/ppi >>>> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] >>>> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] >>>> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] >>>> >>>> Yahoo! Groups Links >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >> ********************************************************************** >> ***** >>>> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju >> Indonesia yg >>>> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi- >> india.org >>>> >> ********************************************************************** >> ***** >>>> >> ______________________________________________________________________ >> ____ >>>> Mohon Perhatian: >>>> >>>> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg >> otokritik) >>>> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan >> dikomentari. >>>> 3. Reading only, http://dear.to/ppi >>>> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] >>>> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] >>>> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] >>>> >>>> Yahoo! Groups Links >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>> >> >> >> >> >> >> >> >> *************************************************************************** >> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia >> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org >> *************************************************************************** >> __________________________________________________________________________ >> Mohon Perhatian: >> >> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) >> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. >> 3. Reading only, http://dear.to/ppi >> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] >> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] >> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] >> >> Yahoo! Groups Links >> >> >> >> > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > *************************************************************************** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org > *************************************************************************** > __________________________________________________________________________ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Reading only, http://dear.to/ppi > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> DonorsChoose.org helps at-risk students succeed. Fund a student project today! http://us.click.yahoo.com/O4u7KD/FpQLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

