Terimakasih mbah, nambah ilmu. Sepertinya Mbah ingin menunjukkan bhw istilah tersebut sudah dipakai dahulu sebelum Islam ada. Saya kira itu bukan hal yang penting karena saya rasa umat Islampun tahu dan wajib mengimani kitab-kitab suci Injil, taurat, dan Zabur (Rukun Iman) dan percaya bahwa Injil, Zabur, dan Taurat akan berbicara sama tentang ketauhidan.
Yang terpenting adalah apakah manusia percaya ilah-ilah selain Allah SWT? Apakah manusia masih mengidolakan ilah-ilah lain selain Allah? (Ini yang disebut kalimat Tauhid: "Laa ilaaha illa Allah" - Tiada ilah selain Allah) Dalam artikel tsb dijelaskan bahwa bahasa aslinya Injil itu tidak jauh berbeda dengan bahasa Arab (bhs AlQur'an), karena masih serumpun (bhs Aramaic). Tapi faktanya, yang dirujuk oleh Injil-Injil sekarang ini bukanlah dari bahasa Aramaic tsb, tetapi dari bahasa Ibrani (cmiiw). Suatu pengalihbahasaan yang luar biasa. Juga menarik perhatian saya membaca ini: Kelompok Pemuja Nama Yahweh yang sangat alergi nama `Allah' > dalam `Kitab Suci Taurat dan Injil' menerjemahkan Ezr.5:1;6:14 (Alaah > Yisraeel) sebagai `Eloim Israel' dan dalam `Kitab Suci Umat > Perjanjian Tuhan' menerjemahkannya sebagai `Tuhan Israel.' Jadi, > dalam konteks ayat-ayat Ezr.5:1;6:14, sebenarnya para pemuja nama > Yahweh dalam kedua Kitab Suci itu mengakui juga bahwa `Allah adalah > Eloim dan Tuhan Israel.' Masa menerjemahkan pakai istilah alergi sih ya? apalagi itu kan nama Tuhan? Kok alergi dengan nama Tuhannya? Apa para penerjemah itu menerjemahkan menurut nafsu-nafsunya aja? Kalau mereka allergi, apa alasannya? Saya hanya bisa menduga alasannya mungkin karena Yahudi itu terkenal sombong dan ingin meninggikan sukunya sendiri, makanya dia ingin bahasa yang dipakai dalam kitab suci adalah istilahnya juga bukan kata 'Allah' yang bisa di pakai oleh orang Arab juga..:-). Itu baru satu point yang menunjukkan bhw para penerjemah kitab suci Taurat dan Injil itu menerjemahkan mengikuti hawa nafsu. wassalam, --- In [email protected], "RM Danardono HADINOTO" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Ini ada tulisan yang berkaitan thema: > > "...Pada Konsili Efesus (431) wilayah suku Arab Harits dipimpin uskup > bernama `Abd Allah' (Hamba Allah). Inskripsi Zabad (512) > diawali `Bism al-Ilah' (Dalam nama Allah) lengkap dengan tanda salib > diikuti nama-nama Kristen, demikian juga Inskripsi `Umm al-Jimmal' > (abad-6) menyebut `Allahu ghafran' (Allah yang mengampuni). > Inskripsi `Hurran al-Lajja' (568) dan inskripsi lain pra'Islam' dari > lingkungan Kristen menggunakan nama Allah pula. Jadi, umat Yahudi & > Kristen berbahasa Arab sudah menggunakan nama `Allah' jauh sebelum > kelahiran agama Islam, dan ucapan Bismillah sudah digunakan oleh > orang Yahudi berbahasa Arab, lama sebelum ada Islam bahkan pada abad- > 5sM sudah ditulis Ezra dalam kitabnya, dan tentu saja orang Kristen > berbahasa Arab sejak abad-1 juga sudah menggunakannya. Rupanya, > karena ucapan `bismillah' sudah umum diucapkan oleh umat Yahudi dan > Kristen berbahasa Arab sebelum kehadiran agama Islam, waktu penulisan > Al-Quran, ucapan itu digunakan sebagai pembuka setiap Surat/surah. .." > --------- > > Menarik bukan? lengkapnya silakan baca: > > > > BISMILLAH > > Pada kesempatan tanya jawab pada acara ceramah soal `Nama Allah' baru- > baru ini, ada peserta yang bertanya: "Bolehkah umat kristen > mengucapkan Bismillah? Soalnya, bukankah itu ucapannya orang Arab dan > Islam?" (Bismillah dalam bahasa Indonesia adalah `Dalam Nama Allah'). > > Pertanyaan ini timbul dilatar belakangi kekurang-tahuan yang dicampur- > adukkan dengan prasangka dan sikap alergi terhadap semua yang berbau > Arab dan Islam, seakan-akan yang Arab itu pasti Islam dan yang Islam > itu pasti Arab. Kerancuan berfikir demikian seharusnya hilang dari > pemikiran karena Arab tidak identik dengan Islam, dan orang Arab yang > beragama Yahudi dan Kristen sudah jauh ada sebelum adanya agama > Islam, dan bahasa Arab sudah hadir di Timur Tengah jauh sebelum > penulisan Al-Quran. > > Dalam Alkitab Perjanjian Lama, di masa Raja Salomo sudah disebutkan > adanya raja-raja Arab (1Raj.10:15). Dalam kitab Yesaya orang Arab > sebagai pengembara yang berkemah (nomad, Yes.13:20), Arabia > disebutkan dalam Yes.21:13, dan Yeremia menyebut orang Arab yang di > padang gurun (Yer.3:2). Dalam Perjanjian Baru sudah disebutkan bahwa > ada orang Arab hadir dalam peristiwa di hari Pentakosta dan mendengar > kotbah Petrus dalam bahasa Arab (Kis.2:11), demikian juga rasul > Paulus dalam pertobatannya pergi ke tanah Arab dan Siria (Gal.1:17) > dan Hagar (Ibu dari Ismael yang adalah salah satu jalur nenek- moyang > Arab) disebut sebagai gunung Sinai di tanah Arab (Gal.4:25). Semua > yang disebutkan disini terjadi jauh sebelum kehadiran agama Islam di > abad-7M. > > Pada konsili-konsili awal Gereja Kristen mula-mula, sudah ada wakil > orang Arab beragama Kristen dan beberapa uskup berbangsa Arab hadir > disitu. Di tahun 225 terdapat keuskupan di Beth-Katraye di wilayah > Quatar. Kekristenan mengalir ke suku-suku Himyar, Ghasan, Taglib, > Tanukh, Tayy dan Quda'a, jauh sebelum kedatangan agama Islam. Seorang > ratu Arab, Maria namanya, beragama Kristen. Dia pernah mengundang > uskup Musa untuk tinggal di tengah bangsanya (Anton Wessels, Arab dan > Kristen, BPK-GM, 2002, hlm.33, dikutip dari Azis A. Atiya, A History > of Eastern Christianity, London, 1968, hlm.258). > > Sekarang bagaimana dengan ucapan Bismillah yang artinya `Dalam Nama > Allah' itu? Nama Allah itu nama Tuhan siapa dan yang mana? Tuhan > orang Arab atau juga Allah orang Yahudi dan Kristen dalam bahasa > Arab? > > Menarik untuk diketahui bahwa dalam Tenakh Yahudi, kata `Alaah' (hla, > alef-lamed-he) bisa berarti `sumpah' (1Raj.8:31;2Taw.6:22) tetapi > juga menjadi kata dasar dari kata `Eloah' dan `Elohim'. Fakta > menunjukkan juga bahwa kata `Alaah' (hla) dalam kitab Ezra 5:1 > sekalipun ditulis dalam aksara Ibrani dimengerti dalam bahasa Aram > sebagai `Alaah' yang artinya sama dengan El/Elohim/Eloah Ibrani (ayat > itu berbunyi `Bashum Alaah Yisraeel' - Dalam Nama Allah Israel. Dalam > Ezr.6:14 juga ditemukan kalimat `Alaah Yisraeel' lihat Interlinear > Bible dalam PC Study Bible. Bandingkan ini dengan `Elohe Yisrael'). > Perlu diketahui bahwa dalam Tenakh (PL) sebagian kitab Ezra (4:8 > 6:18;7:12-26), Daniel (2:4b 7:28), dan Yeremia (10:11) ditulis > dalam bahasa Aram tetapi dengan aksara Ibrani. > > Jadi nama Allah itu sudah lama dipakai dikalangan Israel yang > berbahasa Aram dimana Ezra menuliskannya dalam suratnya, dan > ucapan `Bashum Alaah' (Ezr.5:1) dalam bahasa Aram yang dalam bahasa > Arab menjadi `Bismillah' sudah lama digunakan oleh orang Yahudi jauh > sebelum ada agama Islam. Kita tahu bahwa bahasa Aram itu salah satu > nenek-moyang bahasa Arab. > > Kelompok Pemuja Nama Yahweh yang sangat alergi nama `Allah' > dalam `Kitab Suci Taurat dan Injil' menerjemahkan Ezr.5:1;6:14 (Alaah > Yisraeel) sebagai `Eloim Israel' dan dalam `Kitab Suci Umat > Perjanjian Tuhan' menerjemahkannya sebagai `Tuhan Israel.' Jadi, > dalam konteks ayat-ayat Ezr.5:1;6:14, sebenarnya para pemuja nama > Yahweh dalam kedua Kitab Suci itu mengakui juga bahwa `Allah adalah > Eloim dan Tuhan Israel.' > > Pada Konsili Efesus (431) wilayah suku Arab Harits dipimpin uskup > bernama `Abd Allah' (Hamba Allah). Inskripsi Zabad (512) > diawali `Bism al-Ilah' (Dalam nama Allah) lengkap dengan tanda salib > diikuti nama-nama Kristen, demikian juga Inskripsi `Umm al-Jimmal' > (abad-6) menyebut `Allahu ghafran' (Allah yang mengampuni). > Inskripsi `Hurran al-Lajja' (568) dan inskripsi lain pra'Islam' dari > lingkungan Kristen menggunakan nama Allah pula. Jadi, umat Yahudi & > Kristen berbahasa Arab sudah menggunakan nama `Allah' jauh sebelum > kelahiran agama Islam, dan ucapan Bismillah sudah digunakan oleh > orang Yahudi berbahasa Arab, lama sebelum ada Islam bahkan pada abad- > 5sM sudah ditulis Ezra dalam kitabnya, dan tentu saja orang Kristen > berbahasa Arab sejak abad-1 juga sudah menggunakannya. Rupanya, > karena ucapan `bismillah' sudah umum diucapkan oleh umat Yahudi dan > Kristen berbahasa Arab sebelum kehadiran agama Islam, waktu penulisan > Al-Quran, ucapan itu digunakan sebagai pembuka setiap Surat/surah. > > Dari hal di atas kita tahu bahwa nama Ilah/Allah dalam bahasa Arab > adalah padanan nama `El/Elohim/Eloah' bahasa Ibrani > dan `Alah/Alaha/Elah/Elaha' dalam bahasa Aram Siria (kata sandang > definitif `ha' dalam bahasa Ibrani tidak biasa digunakan bila > menunjuk pada El/Eloah/Elohim), dan ucapan Bismillah sekedar ucapan > peneguh iman `Dalam Nama Allah.' > > Kita harus sadar adanya kenyataan bahwa sekarang ada 4 (empat) versi > Alkitab dalam bahasa Arab yang digunakan umat Kristen berbahasa Arab > dan ke-empatnya menggunakan `nama Allah,' dan dalam keempat versi > itu, Ezr.5:1 ditulis `Bismillah' juga. Itu tidak berarti bahwa > Alkitab bahasa Arab meniru ucapan dalam Alquran (Dalam Al-Quran > ucapan `Bismillah' menjadi pembuka setiap surat), karena sudah > terbukti umat Yahudi dan Kristen berbahasa Aram/Arab sudah jauh > sebelum Islam menggunakan nama dan ucapan itu. Saat ini bangsa Arab > yang beragama Kristen jumlahnya sekitar 10 juta orang dan semuanya > menggunakan `nama Allah' dan mengucapkan `Bismillah' juga! > > Berdasarkan hal ini, pertanyaan peserta yang disebutkan di awal > artikel ini bisa dijawab bahwa tidak ada salahnya kalau kita > mengucapkan kata `Bismillah' (dengan pengertian Alaah Yisraeel) kalau > berhadapan dengan orang Arab atau yang beragama Islam, dan kalau kita > ditanya mengapa menggunakan ucapan itu, kita dapat menjawab bahwa > dalam Alkitab Perjanjian Lama sudah tertulis ucapan itu dalam dialek > Aram yaitu `Bashum Alaah' (Ezr.5:1, abad-6sM), 13 abad sebelum Al- > Quran ditulis, Satu abad sebelum agama Islam lahir, Inskripsi Zabad > dari kalangan Kristen Arab sudah menuliskan `Bism al-ilah' yang > menunjukkan bahwa secara lisan ucapan itu sudah dipakai oleh umat > Yahudi dan Kristen yang berbahasa Arab jauh sebelum digunakan dalam > Al-Quran. > > Salam kasih dari Redaksi www.yabina.org > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 1.2 million kids a year are victims of human trafficking. Stop slavery. http://us.click.yahoo.com/X3SVTD/izNLAA/E2hLAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

