not exjactly mba, sy happy berada dimana saja di bumi Allah ini, dan akan lebih happy lagi misalnya berada di tanah air dengan situasi yg saya rasakan di lokasi sekarang.. kebetulan saya tidak berdomisili di salah satu negara yg mba C sebutkan, tapi disebuah negara paling aman di dunia saya rasa, karena tindak kejahatan disini nyaris tak terdengar, para penduduk asli dan expatriat hidup berdampingan secara damai, saya tinggal di dalam community yg multinational, ada warga dari ke 5 benua, but we r living in harmony, saling pengertian itu sudah tercipta dengan sendirinya, semua saling menghargai, walaupun ini negara muslim, tapi aturan²nya disesuaikan untuk kepentingan berbagai bangsa, yg non muslim sangat menghormati muslim, dan yg muslim bisa menerima kehadiran non muslim dgn tangan terbuka, tanpa complain.. aturan² yg diberlakukan pemerintah patuh dijalankan, misalnya, yg diizinkan untuk membeli/menyediakan minuman keras itu hanya kepada pemegang license, dan ini hanya diberikan kepada non muslim.., bagi muslim no way!! di bulan² Ramadhan seperti ini keharmonisan dan saling pengertian itu semakin terasa, disiang hari restoran² dan kedai makanan tutup, even di mall², ga terlihat tuh ada non muslim yg objection dan makan di tempat² umum.., tidak seperti di negara kita, peraturan diciptakan untuk dilanggar.., walau sudah dilarang misalnya berjualan disiang hari, tapi masih saja ada yg melakukannya, n anehnya ada pula pembelinya, lebih aneh lagi terkadang pembeli itu muslim, yg seyogianya sedang melakukan ibadah puasa dan 4bidden makan disiang hari..entahlah.. bila musim natal n tahun baru, non muslim yg merayakannya disini, bisa melaksanakannya di rumah², mereka juga menggunakan musik dan singing 2gether, tapi ini ga terjadi setiap minggu, sy ga begitu perhatian pula gimana peribadatan mereka sehari-harinya (saya belum pernah melihat rumah ibadah non muslim disini).., masing² bangsa punya komunitas sendiri dan tidak saling mengusik.. yg non muslim juga kalau berbusana di tempat² umum memahami adat istiadat disini, tidak ada yg spektakuler..semuanya masih dalam rambu² berbusana yg dapat diterima masyarakat paling alim pun.., even saat melakukan aktifitas olahraga di tempat² terbuka, sepeti yg kita ketahui biasanya american, australian, european kalau kita lihat ditempat lain ber olah raga busananya serem menurut ukuran saya..hehehehhe.. di negara Muslim ini kehidupan bisa berjalan dgn damai, meski terdiri dari berbagai bangsa dan agama, kenapa di negara kita yg merupakan satu bangsa tidak bisa damai? apa yg salah? pasti ada sesuatu disana.. tr
Carla Annamarie <[EMAIL PROTECTED]> wrote: actually, mba happy dunk sekarang berdomisili di neg lain (correct me if im wrong) gak kyk indo yang gak ada habisnya masalah...terlebih masalah antar umat beragama spt di indo, anyway, culturenya juga beda..living in abroad di europe, US, canada human behaviournya dalam berinteraksi sama orang lain lbh humane daripada org indo, except di aussie some of australian sometimes mereka masih racist sama kulit berwarna.., saya pernah ngalamin wkt sydney.. beda wkt di US, even wkt itu tinggal di texas yg notabene sedikit bgs pendatang, tp communitynya baik n orang2nya helpful bgt..., even saya punya temen2 org indo yang moslem, mereka diterima dgn baik disana...,gak da masalah pelarangan beribadah... anyway, mba...u re so lucky if u re living in some of the countries i mentioned above..., mba masih bisa beribadah kan disana...? thank god for that... gak spt temen saya yg juga org indo, gerejanya waktu itu di bom, masih inget gereja santa anna di duren sawit jakarta timur indonesia..., kasian yaa..mba, ketakutan melakukan ibadah di negaranya sendiri... itulah bentuk kebiadaban..mba... what a tragedy yaa.., n hal2 spt itu got worse these days... "tr??s?l" ca> To Sent by: [email protected] [EMAIL PROTECTED] cc ups.com Subject Re: [ppiindia] Negara Biadab 10/19/2005 03:23 PM Please respond to [EMAIL PROTECTED] ups.com yang namanya biadab mana ada yg positif mba, pengen denger? pengen baca tepatnya heheheh.. bentuk humanity antar beragama menurut pandangan pribadi saya ya jelas harus saling menghargai hak² azasi, beribadah adalah hak azasi yg paling hakiki bagi manusia yg beragama, jadi perlu di bebaskan untuk melaksanakan peribadatannya sesuai keyakinan masing².. kebebasan melaksanakan ini juga ada aturan mainnya, lihat situasi, kondisi dan lokasi, kalau sampai mengusik ketenangan pihak lain kan perlu di review lagi bentuk kebebasan tsb. gimana seharusnya beribadah yg prosedural, apakah beribadah tidak sebaiknya di lakukan di rumah² peribadatan? bukannya di rumah perserorang, di toko atau di tempat² yg rawan terhadap complain? (maaf mba carla, saya tidak berada di tanah air sudah termasuk lama, jadi sebenarnya tidak begitu paham persisnya apa yg terjadi disana, cuma membaca versi dari kedua belah pihak, tentu semuanya saling bertolak belakang.., saya ga pernah melihat langsung dan mengetahui apa yg sebenarnya terjadi disana, generally..).. begitupun, saya paling tidak mendukung segala bentuk kekerasan, apapun dalilnya, mestinya kan ada dialog, dialog itu penting untuk menciptakan pemahaman.., atau mungkin udah? tapi tidak menemukan solusi? siapa yg dapat memberi saya penjelasan mengenai hal ini? btw, pointnya adalah segala sesuatu itu mesti sesuai prosedur, menuntut hak dan memberi kewajiban itu ada aturan mainnya, kapan dan dimana, yg penting adalah diatas segalanya SALING MENGHARGAI/MENGHORMATI hak azazi itu perlu bagi kemanusiaan, agar tujuan kerukunan antar ummat beragama tercipta, kalau ada yg menyimpang, dialog yg harus lebih diutamakan, untuk menemukan titik masalah..jangan main hantam kromo, ini inhuman sekali, ga sesui dengan prinsip dasar kemanusian negara kita >> KEMANUSIAAN YG ADIL DAN BERADAB. Pemerintah mestinya sebagai PAYUNG RAKYAT, harus tegas dengan segala tindakan dan peraturannya, jangan melempem, giliran ngurusin yg beginian aja kok bisa kecolongan seh, jangan² tindakan menciptakan hukuman tersendiri bagi kalangan tertentu karena sudah disbelief dan disappointed ama yg namanya PEMERINTAH yg mencla mencle. kalau saja semua menyadari bahwa perbedaan itu sebenarnya bisa menimbulkan banyak warna indah bagi kehidupan, pasti ga ada yg namanya saling benci, tersaingi, dan kerusuhan.., banyak yg bisa dilakukan oleh perbedaan untuk menciptakan kehidupan yg damai..pointnya ya itu, balik ke atas >> apapun agamanya, jika ingin melaksanakan kegiatan peribadatan harus melihat situasi, kondisi dan lokasi sekitar, dan bagi pihak yg berbeda agama, kalau memang terlihat kesan ada penyimpangan dr pelaksanaan peribadatan itu, jika keberatan, dibukalah jalan dialog yg kondusif, masa ga ada titik temu seh? Apa seh yg ga bisa dibahas dalam hidup ini? Dengan adanya dialog, InsyaAllah segala ganjelan akan kelihatan, dan dicarilah jalan gimana menghalau ganjelan itu agar kenyamanan hidup bertetangga yg heterogen bisa tercapai..amiinn.. itu aja mba, menurut mba gimana? beri saya contoh yg kongkrit dunk.., biar makin cerah neh hihihiihihih..butek soalnya dr pagi ga ada maenan.. salam, tr Carla Annamarie wrote: daripada ngomongin kebiadaban yang negatif mulu.., bisa kasih contoh gak bentuk humanity antar umat beragama dari perspective..mba? ayo..dunk..jadi pengen denger neh.... "tr??s?l" ca> To Sent by: [email protected] [EMAIL PROTECTED] cc ups.com Subject Re: [ppiindia] Negara Biadab 10/18/2005 11:45 AM Please respond to [EMAIL PROTECTED] ups.com kalo merujuk statement mr preck..termasuk biadablah, kan itu sudah termasuk melanggar warganya melakukan peribadatan, berjilbab juga masuk katagori beribadat, bagian dari syar'i.., si pahlevi itu emang udah diakui kebiadabannya.., si Kemal lagi..diragukan ke muslimannya kalo dia pake melarang wanita berjilbab, asli deh biadab! Ambon wrote: Ketika Kemal Ataturk melakukan reformasi di Turki dilarang wanita memakai jilbab, burkha, cador. Peraturan ini tetap berlaku bagi wanita yang melakukan tugas militer, atau dalam linkungan universitas atau parlamen. Mengenai parlemen sekarang agaknya tidak ada yang mengutik, beberapa anggota parlemen wanita memakai jilbab. Turki adalah negara muslim. Pada tahun 1930-an raja Iran bernama Pahlevi melarang wanita memakai jilbab, burkha, cador dsbnya. Peraturan tsb dicabut ketika Imam Khomeini naik tahta kekauasaan, setelah kembali dari pengansingan di Perancis. Imam Khomeini ke Prancis karena diusir dari pengansinganya di Irak. Baik Turki dibawah Ataturk atau Iran dibawah kekuasaan raja Pahlevi tetap negara Islam sekalipun melarang jilbab, burkha, cador etc. Apakah mereka ini biadab? ----- Original Message ----- From: "trúlÿsøúl" To: Sent: Monday, October 17, 2005 11:35 PM Subject: Re: [ppiindia] Negara Biadab sama biadabnya dengan sebagian negara² sekuler yg melarang warganya yg muslim memakai jilbab, atau berkumpul melakukan ibadah², atau yg suka menghina agama minoritas..atau..atau, seperti yg terjadi France misalnya..dan banyak lagi (lagi males bongkar file..)..:P kebiadaban keknya udah mengglobal.., cian Indo terlambat menerapkannya.. prank! ( suara piring pecah..) :D salam, tr preck_eteck_eteck wrote: Bahwa jika sebuah negara melarang warganegaranya dalam menjalankan ibadah yang diyakininya, dapat dipastikan bahwa negara tersebut adalah negara kaum biadab (apapun agama yang dipeluknya). Jika kaum biadab itu berlaku sewenang-wenang terhadap kelompok keyakinan yang lain, dan kaum yang sekeyakinan dengan kaum biadab itu membiarkannya terjadi, sempurna sudah kebiadaban itu. Mereka yang membiarkan dan tidak berbuat apa-apa terhadap FPI yang selama ini berlaku sewenang-wenang, tidak terkecuali, adalah kaum biadab yang berdiam diri. Preck! *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free. [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free. [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free. [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

