1 saya lewat, dan nomer dua saya setuju. silakan mbak lina dan pak danar.
3. itu kalo tabayun yg model pihak pelaku (subyek) dengan yang dikenaik kebijakan (obyek). bisa vis a vis, satu satu langsung. tapi kan ini basisnya pembicaraan global. orangnya un ada dimana mana dan sedikit dari kita yg punya keterlibatan langsung. justru kalau ada yg terlibat langsung bisa share dari experiencenya. sepertimisalnya ketika membincang harokah, yang anak harokah bisa cerita langsung. so, FPI pun sudah jadi bagian dari masyarakat global. coba tanya ketika kita ngobrolin homo/lesbui, nazi, jil, ahmadiyah, kita pake tabayun ke mereka gak ? paling paling kalau ada yg pernah ketemu mereka, atau baca, kita share apa yg kita tahu ttg mereka. mungkin aku lebih baik gak pake kata tabayun dah, biar gak dikaitkan dengan metode tabayyun ala islam. pake kata klarifikasi aja yak .... 4. kenapa pemahaman harus mearasa teracak acak ? kita sudah punya pemahaman keagamaan tertentu, begitu pula orang lain. lalu kita ketemu permasalahan, kita diskusi, kita berusaha memahami titik tolak padnagan orang lain, kita juga share apa yg kita pahami tentang ajaran kita. dia setuju dan paham oke, dia gak setuu dan tetap dalam pandangannya, ya itu oke juga. batasnya di sini. kenapa harus merasa dikooptasi ? tidak pedakah ? tentu tidak ? tidak terbisa sharing dan menjelaskan ? mungkin. so, kalo merasa deadlock, minta waktu aja buat cari info lebih jelas, kalau merasa siap, ya udah sharing lagi. kira kira kalau saya berprinsip seperti ini. salam, Ari Condro ----- Original Message ----- From: "aris solikhah" <[EMAIL PROTECTED]> 3. Mas Arcon yang baik, Tabayyun di kroskan langsung ke pihaknya langsung. KAlau Non muslim merasa dirugikan oleh FPI oleh suatu sebab, lha yo monggo dicek disana.dan diajak didiskusi. lha ini kita mendiskusikan FPI, sedang orang FPI mboten wonten mriki. Lha pripun niki tho mas. 4. Mas Arcon yang baik, marah, benci, suka dan tidak semua muncul karena suatu pemahaman. Ketika pemahaman agama kita diacak-acak, maka bukan hal terlarang saya jadi sedikit senewen. Malah diperbolehkan. Toh saya tidak pakai golok. Benci dan cinta itu semata semaksimal kita usahakan disandarkan pada aturan Allah. Wallahu'alam. Maaf jika ada kesalahan. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

