Mas Andri,
Sebetulnya Mas Butet Kertaredjasa (tokoh teater), anak Mas bagong Ku
(penari itu),
Pernah membawakan pentas monologue dengan tema yang sama persis Bahkan
judulnya pun sama.
Momennya adalah pada saat perayaan 50 tahun UGM, di Bulaksumur Jogja, th
1999. (6 th yang lalu)
Mungkin saja ini menjadi inspirasi sms tersebut..
Salam, 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of @ndri nugroho
Sent: Wednesday, October 26, 2005 9:00 AM
To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [ppiindia] Iblis Minta Pensiun?

HYPERLINK
"http://www.republika.co.id/kolom.asp?kat_id=19"http://www.republika.co.
id/k
olom.asp?kat_id=19

REPUBLIKA 

Resonansi, Selasa, 25 Oktober 2005
HYPERLINK
"http://www.republika.co.id/kolom_detail.asp?id=218682&kat_id=19";
HYPERLINK
"http://www.republika.co.id/kolom_detail.asp?id=218682&kat_id=19"Iblis
Minta
Pensiun? 
HYPERLINK
"http://www.republika.co.id/kolom_detail.asp?id=218682&kat_id=19";
Oleh : Ahmad Syafii Maarif 

Pada 19 Oktober 2005, pukul 01.57.43 dini hari, saya menerima SMS dari
seorang pengamat sosial politik yang juga pengusaha sukses yang bunyinya
sebagai berikut (bahasa sedikit saya ubah): ''Iblis minta pensiun muda.
Allah bertanya: 'Wahai Iblis, kenapa kau kembali kepada-Ku, padahal
engkau
sendiri yang minta untuk menggoda manusia?' Iblis menjawab: 'Hamba yang
ahli
fikih mencuri dana umat, Mahkamah Agung yang seharusnya adil dan bijak
malah
memeras, terima sogok. Hamba khawatir justru kami yang tergoda oleh
manusia.
Maka kami minta pensiun dini saja'.'' Astaghfirullah al-'adzim. 

Terus terang saja, saya geli tetapi terkagum-kagum membaca SMS yang
cukup
sinis dan tajam dalam menggambarkan kondisi masyarakat kita sekarang
ini.
Luar biasa hebat penciptanya. Sebenarnya, sebagaimana pernah saya
katakan,
kita hampir kehilangan kosa kata untuk melukiskan moral bangsa yang
semakin
memburuk dari hari ke hari. Apalagi aparat penegak hukum telah turut
berperan untuk menjadikan keadaan semakin runyam, sekalipun kita belum
tahu
pasti apakah benar ''orang-orang terhormat'' itu telah menyalahgunakan
posisinya untuk meraup benda haram. 

Kutipan di atas adalah di antara cara kreatif bagaimana rakyat kita yang
punya kepekaan batin menciptakan ungkapan-ungkapan sarkastik karena
sudah
tidak tahan menonton kondisi bangsa ini yang dirusak terus-menerus tanpa
rasa dosa dan malu, sampai-sampai Iblis pun putus asa melihat kelakuan
manusia karena telah mengalahkannya dalam perlombaan berbuat jahat,
sehingga
mohon pensiun muda.

Sarkasme semacam ini akan terus bermunculan setiap saat bilamana belum
juga
terbayang tanda-tanda positif dari pemerintah dan kita semua yang masih
siuman untuk benar-benar berjibaku memperbaiki keadaan yang telah bobrok
ini. Saya tidak tahu lagi apa sebenarnya yang dicari oleh kaum elite
ini.
Ada percaloan untuk mendapatkan dana untuk musibah, ada kerja berebut
proyek
(jika perlu dengan ancaman) dari sejumlah anggota DPR terhadap
dirjen-dirjen
basah agar diberi jatah. 

Beberapa dirjen menyampaikan kepada saya, kelakuan mereka ini sama
sekali
tidak lagi menghiraukan sisi profesionalisme dalam membuat usul minta
proyek. Itulah sebabnya saya pernah menulis, ''Dalam kelakuan, tidak ada
lagi bedanya mereka yang mengaku percaya kepada wahyu dan mereka yang
tidak
hirau kepada agama.'' Semuanya disikat hahis, asal ada peluang untuk
itu. 

Itu belum lagi kita berbicara tentang proses pembuatan undang-undang,
berapa
upeti yang harus dikeluarkan oleh seorang menteri agar anggota DPR yang
terhormat itu menjadi tenang dan enak tidur. Pokoknya minta diberi jatah
untuk dirinya dan untuk partai. Kita bisa membayangkan betapa perihnya
keadaan kita, dan jangan menyesal nanti jika yang tersisa dari harta
negeri
ini tinggal tulang belulang yang berserakan karena dagingnya telah
dilahap
habis. 

Alangkah buruk dan malang nasibmu wahai Indonesiaku. Anak-anakmu sendiri
semakin tidak tahu diri. Filosofi mumpungisme telah menjadi agama
mereka,
sehingga Iblis menjadi tidak tahan dan kemudian minta undur diri karena
sudah kalah bersaing dengan makhluk yang bernama manusia!

SMS di atas sampai kepada saya pada jam-jam menjelang sahur pada bulan
yang
serbasuci ini. Semula saya tidak mau bereaksi karena sudah jenuh
mengkritik,
tetapi saya ulang membacanya, batin saya tergerak lagi untuk
mengulasnya.
Siapa tahu dimulai bulan Ramadhan ini petualangan jahat oleh sejumlah
pihak
yang membuat kondisi bangsa babak belur akan berkurang. Dan tidak
mustahil
para petualang ini juga mahir memberikan ceramah tarawih, menasihati
para
jamaah agar hidup lurus, bermoral, dan jangan mencuri harta negara
karena
dapat berakibat runtuhnya bangsa ini. 

Di sinilah peliknya situasi kita: Terjadi keretakan yang semakin parah
antara kata dan laku. Kata bertutur agar orang berbuat baik, laku
menempuh
jalan menyimpang, semakin lama semakin larut dalam kubangan dosa dan
dusta.
Namun, Alquran masih menghibur kita. Kita salin misalnya makna ayat 53
dari
surat al-Zumar: ''Sampaikan (Muhammad), 'Wahai hamba-hambaku yang telah
melampaui batas atas diri-diri mereka [berkubang dalam dosa dan dusta],
janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah
mengampuni
dosa-dosa semuanya [kecuali dosa syirik, lht. Al-Nisa: 48]. Sesungguhnya
Dia
Maha Pengampun, Penyayang.''

Allah senantiasa membuka pintu tobat bagi mereka yang sungguh-sungguh
menyesali kesalahan dan mau kembali. Dan bangsa yang sedang gerah ini
menanti perubahan sikap itu dari kita semua. Siapa tahu akan ada hikmah
Ramadhan tahun 1426 ini. Semoga.

 


-- 
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Anti-Virus.
Version: 7.0.344 / Virus Database: 267.12.4/146 - Release Date:
21/10/2005
 


[Non-text portions of this message have been removed]




************************************************************************
***
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
************************************************************************
***
________________________________________________________________________
__
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links



 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke